alexametrics
26.3 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Balangan Tetapkan Siaga Darurat Bencana

PARINGIN – Pemkab Balangan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Selasa (14/1) kemarin mengadakan rapat koordinasi penetapan status siaga darurat bencana banjir akibat hujan deras, tanah longsor, angin puting beliung, luapan air sungai di Kabupaten Balangan tahun 2020.

Bertempat di aula Benteng Tundakan Setdakab Balangan, Rakor ini dibuka langsung oleh Bupati Balangan Ansharuddin dan dipimpin oleh Kepala BPBD Balangan Alive Joesfah Love, bersama Wakapolres Balangan dan perwakilan Kodim 1001/Amuntai-Balangan.

Dalam sambutannya Ansharuddin mengingatkan, agar tim gabungan BPBD Balangan selalu siaga dalam melakukan gerakan penanggulangan bencana alam, termasuk di luar Balangan.

“Ini mengingat potensi banjir akibat hujan deras, tanah longsor, puting beliung, luapan air sungai bisa terjadi di Kabupaten Balangan,” ujarnya.

“Secepatnya dirikan Posko siaga bencana di beberapa titik. Karena bencana bisa terjadi di mana dan kapan saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Balangan Alive Joesfah Love mengungkapkan, sesuai arahan bupati, pihaknya akan mendirikan Posko utama di Masjid Al Akbar Balangan, dan Posko cabang di setiap kecamatan.

“Status siaga ini akan kita tetapkan selama tiga bulan. Kalau memang masih dalam suasana siaga maka akan kita perpanjang lagi,” katanya.

Dikatakan Alive, wilayah yang rentan bencana di Kabupaten Balangan sendiri yaitu di Kecamatan Juai, Lampihong dan Halong, terutama bencana banjir dan longsor. (why/ema)

PARINGIN – Pemkab Balangan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Selasa (14/1) kemarin mengadakan rapat koordinasi penetapan status siaga darurat bencana banjir akibat hujan deras, tanah longsor, angin puting beliung, luapan air sungai di Kabupaten Balangan tahun 2020.

Bertempat di aula Benteng Tundakan Setdakab Balangan, Rakor ini dibuka langsung oleh Bupati Balangan Ansharuddin dan dipimpin oleh Kepala BPBD Balangan Alive Joesfah Love, bersama Wakapolres Balangan dan perwakilan Kodim 1001/Amuntai-Balangan.

Dalam sambutannya Ansharuddin mengingatkan, agar tim gabungan BPBD Balangan selalu siaga dalam melakukan gerakan penanggulangan bencana alam, termasuk di luar Balangan.

“Ini mengingat potensi banjir akibat hujan deras, tanah longsor, puting beliung, luapan air sungai bisa terjadi di Kabupaten Balangan,” ujarnya.

“Secepatnya dirikan Posko siaga bencana di beberapa titik. Karena bencana bisa terjadi di mana dan kapan saja,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Balangan Alive Joesfah Love mengungkapkan, sesuai arahan bupati, pihaknya akan mendirikan Posko utama di Masjid Al Akbar Balangan, dan Posko cabang di setiap kecamatan.

“Status siaga ini akan kita tetapkan selama tiga bulan. Kalau memang masih dalam suasana siaga maka akan kita perpanjang lagi,” katanya.

Dikatakan Alive, wilayah yang rentan bencana di Kabupaten Balangan sendiri yaitu di Kecamatan Juai, Lampihong dan Halong, terutama bencana banjir dan longsor. (why/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/