alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Sudah Ucap Janji Setia, Malah Pergi

BANJARMASIN – Kepergian rising star musim lalu, Yakob Yasa Sayuri membuat geram pencinta sepak bola Barito Putera. Apalagi winger asal Papua ini sempat mengungkapkan tekadnya untuk bertahan jika masih diberi kesempatan.

Faktanya, Barito harus mengikhlaskan Yakob Sayuri karena meninggalkan klub kebanggaan Urang Banua. Memilih mundur usai kontraknya habis. Padahal Yasa didapuk menjadi tulang punggung masa depan The Yellow River. Yasa awalnya masuk dalam daftar 10 pemain lama yang dipertahankan Barito guna mengarungi musim kompetisi 2020.

Kepastian hengkangnya Yasa diketahui dari pernyataan pelatih kepala Barito, Djajang Nurjaman. Djanur menyayangkan keputusan Yasa.

“Yasa sebetulnya masuk dalam rencana kami musim depan. Tapi, dia memilih untuk mengundurkan diri. Sebenarnya kami ingin orbitkan dia. Tapi si pemain memilih pergi,” sesal Djanur.

Yasa telah menyampaikan salam perpisahan melalui pesan singkat WA. Meminta maaf lantaran tidak bisa menjadi bagian dari Barito, serta mengucapkan terima kasih pada klub yang sudah membesarkan namanya ini.

“Sebelumnya saya minta maaf untuk musim ini, tidak perkuat Barito Putera lagi. Terima kasih atas 1 musim yang sangat luar biasa. Terima kasih buat bapak Hasnur yang sudah percaya saya selama 1 musim 2019,” tulis Yasa.

Yasa menjadi rekrutan Barito paling fenomenal sepanjang tahun 2019. Pemain yang awalnya hanya bermain di Liga 3 Regional Papua ini menunjukkan perkembangan luar biasa bersama Barito. Keputusan hengkangnya Yasa cukup mengejutkan, mengingat beberapa waktu lalu si pemain telah berikrar setia.

“Prioritas saya tetap Barito. Memang ada beberapa klub besar Liga 1 yang menghubungi saya. Tapi saya tidak mau seperti kacang lupa kulitnya,” tutur Yasa beberapa waktu lalu.

Melihat statement berbeda, fans Barito pun mempertanyakan sikap profesionalitas pemuda 21 tahun itu. Termasuk akun @memesepakbolabaritoputera. Terlihat sang admin mem-posting ilustrasi kartun yang menuliskan “Nama lu dibesarkan disini”, “Lu jadi starter disini”, “Setelah lu punya kemampuan dan terkenal lu tinggalkan”, “SAKIT !!!”. tulis mereka dalam postingan tersebut.

Netizen pun ramai menyerbu akun @memesepakbolabaritoputera, @psbaritoputeraoffficial hingga akun pribadi sang pemain @yassa_sayuri11. “Kecewa sanak ai, padahal sudah jadi idola” tulis akun @muhammadrais_8 sembari menyebut akun @yassa-sayuri11 di komentarnya.

“Omongan mu gimana bang? Katanya mau stay kok malah keluar? Katanya prioritas Barito” tulis akun @gigih_prkso di akun pribadi Yasa.

Kekecewaan juga disampaikan Ketua Barito Mania, Normansyah yang secara terang-terangan sangat kecewa atas sikap Yasa. “Bersikaplah profesional. Kalau memang mau keluar, silakan. Tapi, keluarlah dengan cara yang baik,” katanya.

“Jangan membuat statement yang menyatakan memprioritaskan Barito karena sudah berjasa, dan tak ingin dibilang kacang lupa kulitnya. Tapi, kenyataannya menelan ludah sendiri,” ungkap Norman, kemarin (9/10).

Radar Banjarmasin mencoba mengonfirmasi statement itu kepada Yasa terkait kabar miring yang menimpanya. Namun, hingga berita diturunkan tak ada respons dari sang pemain.(bir/dye/ema)

BANJARMASIN – Kepergian rising star musim lalu, Yakob Yasa Sayuri membuat geram pencinta sepak bola Barito Putera. Apalagi winger asal Papua ini sempat mengungkapkan tekadnya untuk bertahan jika masih diberi kesempatan.

Faktanya, Barito harus mengikhlaskan Yakob Sayuri karena meninggalkan klub kebanggaan Urang Banua. Memilih mundur usai kontraknya habis. Padahal Yasa didapuk menjadi tulang punggung masa depan The Yellow River. Yasa awalnya masuk dalam daftar 10 pemain lama yang dipertahankan Barito guna mengarungi musim kompetisi 2020.

Kepastian hengkangnya Yasa diketahui dari pernyataan pelatih kepala Barito, Djajang Nurjaman. Djanur menyayangkan keputusan Yasa.

“Yasa sebetulnya masuk dalam rencana kami musim depan. Tapi, dia memilih untuk mengundurkan diri. Sebenarnya kami ingin orbitkan dia. Tapi si pemain memilih pergi,” sesal Djanur.

Yasa telah menyampaikan salam perpisahan melalui pesan singkat WA. Meminta maaf lantaran tidak bisa menjadi bagian dari Barito, serta mengucapkan terima kasih pada klub yang sudah membesarkan namanya ini.

“Sebelumnya saya minta maaf untuk musim ini, tidak perkuat Barito Putera lagi. Terima kasih atas 1 musim yang sangat luar biasa. Terima kasih buat bapak Hasnur yang sudah percaya saya selama 1 musim 2019,” tulis Yasa.

Yasa menjadi rekrutan Barito paling fenomenal sepanjang tahun 2019. Pemain yang awalnya hanya bermain di Liga 3 Regional Papua ini menunjukkan perkembangan luar biasa bersama Barito. Keputusan hengkangnya Yasa cukup mengejutkan, mengingat beberapa waktu lalu si pemain telah berikrar setia.

“Prioritas saya tetap Barito. Memang ada beberapa klub besar Liga 1 yang menghubungi saya. Tapi saya tidak mau seperti kacang lupa kulitnya,” tutur Yasa beberapa waktu lalu.

Melihat statement berbeda, fans Barito pun mempertanyakan sikap profesionalitas pemuda 21 tahun itu. Termasuk akun @memesepakbolabaritoputera. Terlihat sang admin mem-posting ilustrasi kartun yang menuliskan “Nama lu dibesarkan disini”, “Lu jadi starter disini”, “Setelah lu punya kemampuan dan terkenal lu tinggalkan”, “SAKIT !!!”. tulis mereka dalam postingan tersebut.

Netizen pun ramai menyerbu akun @memesepakbolabaritoputera, @psbaritoputeraoffficial hingga akun pribadi sang pemain @yassa_sayuri11. “Kecewa sanak ai, padahal sudah jadi idola” tulis akun @muhammadrais_8 sembari menyebut akun @yassa-sayuri11 di komentarnya.

“Omongan mu gimana bang? Katanya mau stay kok malah keluar? Katanya prioritas Barito” tulis akun @gigih_prkso di akun pribadi Yasa.

Kekecewaan juga disampaikan Ketua Barito Mania, Normansyah yang secara terang-terangan sangat kecewa atas sikap Yasa. “Bersikaplah profesional. Kalau memang mau keluar, silakan. Tapi, keluarlah dengan cara yang baik,” katanya.

“Jangan membuat statement yang menyatakan memprioritaskan Barito karena sudah berjasa, dan tak ingin dibilang kacang lupa kulitnya. Tapi, kenyataannya menelan ludah sendiri,” ungkap Norman, kemarin (9/10).

Radar Banjarmasin mencoba mengonfirmasi statement itu kepada Yasa terkait kabar miring yang menimpanya. Namun, hingga berita diturunkan tak ada respons dari sang pemain.(bir/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/