alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

BAJA dan JADI, Penantang Jalur Independen

BATULICIN – Calon Bupati Tanah Bumbu dari jalur independen Mahyudin mengaku serius menghadapi Pilkada 2020 mendatang. Dia sudah mempersiapkan persyaratan sejak awal Januari 2020 lalu. Hingga kemarin sudah 50 + 1 persen.

“Positif maju. Tanggal 19 Februari 2020 nanti, Tim BAJA (Berkarakter, Amanah, Jujur dan Adil) akan menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Pusat dan KPU Tanbu dengan dokumen sempurna,” ujar Mahyudin kepada Radar Banjarmasin, kemarin. Tim BAJA, kata dia mempekerjakan 30 admin yang sudah mulai bekerja sejak 2 hari lalu.

“Target kami akhir Januari 2020 sudah rampung semua. Alhamdulillah saat ini sudah separuh jalan. Kami akan persiapkan 60 dokumen, masing-masingdokumen berisi 500 lembar fotokopi e-KTP dan surat pernyataan dukungan dari pemilik e-KTP,” jelasnya.

Dikatakannya, masyarakat sangat mendukung. Bahkan, mereka rela menyerahkan fotokopi e-KTP dan surat pernyataan dukungan tanpa meminta imbalan sepeserpun.

“Alhamdulillah masyarakat mendukung sekali, mereka sukarela menyerahkan persyaratan yang kami minta. Kami ingin hilangkan budaya pakai duit. Kami ingin mencoba berdemokrasi yang bersih, baik dan benar,” papar lelaki yang biasa disapa Udin Kocak ini.

Dijelaskannya, pihaknya baru bekerja setelah menunggu terbitnya aturan baru dari KPU Pusat. “Kami tidak mau melanggar aturan. Kami juga tidak mau dirugikan. Kami melihat aturan baru KPU untuku syarat calon independen memang diperberat. Kalau tidak jenius dan punya modal besar bisa susah sendiri. Kalau bicara logika, modal Rp1.5 miliar saja rasanya mustahil. Sudah begitu waktu pendaftaran juga mepet, cuma 4 hari saja mulai 19-23 Februari 2020,” paparnya.

Mahyudin yakin dapat lolos seleksi calon bupati dari jalur independen dan bisa bertarung di Pilkada 2020 mendatang. “Kami siap untuk kalah. Kalau menang, kami ucapkan terima kasih. Tapi kalau kalah alhamdulillah. Kami tidak ingin merepotkan keluarga. Niat kami hanya ingin mencari amal jariyah dan membantu tanpa pamrih,” pungkasnya.

Di Balangan sejauh ini baru ada satu pasangan yang memutuskan untuk maju pada Pilkada melalui jalur independen, yaitu Riza Jihadi – M Arsyad. Riza Jihadi yang merupakan mantan Ketua KPU Kabupaten Balangan dan Provinsi Kalsel ini, saat dikonfirmasi Selasa (7/1) kemarin, menegaskan bahwa pihaknya sudah merampungkan persyaratan untuk calon independen.

“Dari KPU Kabupaten Balangan menetapkan minimal fotokopi KTP pendukung yang harus dikumpul sebanyak 9.060 lembar. Alhamdulillah yang kami kumpulkan sudah lebih dari itu,” bebernya. Diungkapkan Riza, keputusan untuk berjuang secara independen ini diambil saat ia menggelar rapat koordinasi bersama tim perumus.

Keputusan ini, kata dia, juga mendapat dukungan penuh sari para relawan pendukungnya yang menamakan kelompoknya dengan JADI. “Dalam waktu dekat kami akan melakukan tiga deklarasi sekaligus, yaitu deklarasi pasangan JADI, tim pemenangan, dan relawan JADI,” ungkapnya. (kry/why/tof/ema)

BATULICIN – Calon Bupati Tanah Bumbu dari jalur independen Mahyudin mengaku serius menghadapi Pilkada 2020 mendatang. Dia sudah mempersiapkan persyaratan sejak awal Januari 2020 lalu. Hingga kemarin sudah 50 + 1 persen.

“Positif maju. Tanggal 19 Februari 2020 nanti, Tim BAJA (Berkarakter, Amanah, Jujur dan Adil) akan menyerahkan berkas pendaftaran ke KPU Pusat dan KPU Tanbu dengan dokumen sempurna,” ujar Mahyudin kepada Radar Banjarmasin, kemarin. Tim BAJA, kata dia mempekerjakan 30 admin yang sudah mulai bekerja sejak 2 hari lalu.

“Target kami akhir Januari 2020 sudah rampung semua. Alhamdulillah saat ini sudah separuh jalan. Kami akan persiapkan 60 dokumen, masing-masingdokumen berisi 500 lembar fotokopi e-KTP dan surat pernyataan dukungan dari pemilik e-KTP,” jelasnya.

Dikatakannya, masyarakat sangat mendukung. Bahkan, mereka rela menyerahkan fotokopi e-KTP dan surat pernyataan dukungan tanpa meminta imbalan sepeserpun.

“Alhamdulillah masyarakat mendukung sekali, mereka sukarela menyerahkan persyaratan yang kami minta. Kami ingin hilangkan budaya pakai duit. Kami ingin mencoba berdemokrasi yang bersih, baik dan benar,” papar lelaki yang biasa disapa Udin Kocak ini.

Dijelaskannya, pihaknya baru bekerja setelah menunggu terbitnya aturan baru dari KPU Pusat. “Kami tidak mau melanggar aturan. Kami juga tidak mau dirugikan. Kami melihat aturan baru KPU untuku syarat calon independen memang diperberat. Kalau tidak jenius dan punya modal besar bisa susah sendiri. Kalau bicara logika, modal Rp1.5 miliar saja rasanya mustahil. Sudah begitu waktu pendaftaran juga mepet, cuma 4 hari saja mulai 19-23 Februari 2020,” paparnya.

Mahyudin yakin dapat lolos seleksi calon bupati dari jalur independen dan bisa bertarung di Pilkada 2020 mendatang. “Kami siap untuk kalah. Kalau menang, kami ucapkan terima kasih. Tapi kalau kalah alhamdulillah. Kami tidak ingin merepotkan keluarga. Niat kami hanya ingin mencari amal jariyah dan membantu tanpa pamrih,” pungkasnya.

Di Balangan sejauh ini baru ada satu pasangan yang memutuskan untuk maju pada Pilkada melalui jalur independen, yaitu Riza Jihadi – M Arsyad. Riza Jihadi yang merupakan mantan Ketua KPU Kabupaten Balangan dan Provinsi Kalsel ini, saat dikonfirmasi Selasa (7/1) kemarin, menegaskan bahwa pihaknya sudah merampungkan persyaratan untuk calon independen.

“Dari KPU Kabupaten Balangan menetapkan minimal fotokopi KTP pendukung yang harus dikumpul sebanyak 9.060 lembar. Alhamdulillah yang kami kumpulkan sudah lebih dari itu,” bebernya. Diungkapkan Riza, keputusan untuk berjuang secara independen ini diambil saat ia menggelar rapat koordinasi bersama tim perumus.

Keputusan ini, kata dia, juga mendapat dukungan penuh sari para relawan pendukungnya yang menamakan kelompoknya dengan JADI. “Dalam waktu dekat kami akan melakukan tiga deklarasi sekaligus, yaitu deklarasi pasangan JADI, tim pemenangan, dan relawan JADI,” ungkapnya. (kry/why/tof/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/