alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Sunday, 29 May 2022

Perantau Banjar Meriahkan Kongres Budaya

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar Kongres Budaya Banjar (KBB) di tahun 2019 ini. Sedikitnya bakal dihadiri 500 warga Banua yang menetap di berbagai provinsi di Indonesia. Bahkan kabarnya juga akan hadir warga Banua yang tinggal di luar negeri, seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darusalam.

“Bukan yang madam di berbagai provinsi saja yang hadir, tapi dari luar negeri juga hadir. Diprediksi jumlah undangan yang hadir 500 orang, itu belum ditambah yang di Kalsel,” ungkap Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, H Akhmad Subakti, kemarin (28/11) siang.

Tujuan digelarnya KBB untuk mempererat jalinan silaturahmi dengan seluruh warga Kalsel yang merantau di kampung orang. Sekaligus bisa membantu Visit Kalsel 2020 yang tengah digaungkan pemerintah daerah.

“Melalui tokoh masyarakat kita di luar sana bisa membantu mempromosikan pariwisata dan juga usaha kecil menengah (UKM) yang ada di Kalsel,” terangnya.

Subakti menyebut, panitia pelaksana sudah jauh hari menyiapkan acara yang digelar setiap tiga tahun ini. Pelaksanaannya selama empat hari, dari 28 November – 1 Desember 2019 di Banjarmasin. “Sudah dua bulan lalu kita persiapan, persiapan khususnya 15 hari terakhir,” ujarnya.

Sekretaris Kerukunan Kulawarga Banjar Sumatra Utara, Muhammad Said memastikan kehadirannya pada KBB ke 5 ini. Dari ratusan ribu bubuhan Banjar (sebutan warga Banua di perantauan Sumut) tak semuanya datang, hanya beberapa orang yang akan mewakili. “Perwakilan dari Sumut lima orang yang akan hadir pada kongres tersebut,” ujarnya. (gmp/ema)

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar Kongres Budaya Banjar (KBB) di tahun 2019 ini. Sedikitnya bakal dihadiri 500 warga Banua yang menetap di berbagai provinsi di Indonesia. Bahkan kabarnya juga akan hadir warga Banua yang tinggal di luar negeri, seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darusalam.

“Bukan yang madam di berbagai provinsi saja yang hadir, tapi dari luar negeri juga hadir. Diprediksi jumlah undangan yang hadir 500 orang, itu belum ditambah yang di Kalsel,” ungkap Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, H Akhmad Subakti, kemarin (28/11) siang.

Tujuan digelarnya KBB untuk mempererat jalinan silaturahmi dengan seluruh warga Kalsel yang merantau di kampung orang. Sekaligus bisa membantu Visit Kalsel 2020 yang tengah digaungkan pemerintah daerah.

“Melalui tokoh masyarakat kita di luar sana bisa membantu mempromosikan pariwisata dan juga usaha kecil menengah (UKM) yang ada di Kalsel,” terangnya.

Subakti menyebut, panitia pelaksana sudah jauh hari menyiapkan acara yang digelar setiap tiga tahun ini. Pelaksanaannya selama empat hari, dari 28 November – 1 Desember 2019 di Banjarmasin. “Sudah dua bulan lalu kita persiapan, persiapan khususnya 15 hari terakhir,” ujarnya.

Sekretaris Kerukunan Kulawarga Banjar Sumatra Utara, Muhammad Said memastikan kehadirannya pada KBB ke 5 ini. Dari ratusan ribu bubuhan Banjar (sebutan warga Banua di perantauan Sumut) tak semuanya datang, hanya beberapa orang yang akan mewakili. “Perwakilan dari Sumut lima orang yang akan hadir pada kongres tersebut,” ujarnya. (gmp/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/