alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Program Kotaku Memanusiakan Manusia

PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta mendukung sepenuhnya program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh), lantaran program ini memanusiakan manusia. Hal ini disampaikan oleh dirinya disampaikan saat membuka kegiatan Workshop Program Kotaku National Slum Upgrading Program (NSUP) Kabupaten Tala di Hotel Sinar, Selasa (26/11).

Pasalnya, kota yang tertata dengan baik akan menjamin ketersediaan fasilitas pokok untuk warga yang tinggal di sebuah wilayah. Jika sudah tertata keperluan untuk air bersih, jalan, listrik, sanitasi yang baik akan memudahkan warga untuk menjalankan roda kehidupan. Hal ini sesuai dengan visi dan misi ingin membina desa dan menata kota.

“Saya sambut baik program ini, ini program gotong royong pusat, provinsi dan kabupaten, gotong royong yang baik untuk memberikan pelayanan yang baik pada rakyat kita dan memberikan hak-hak rakyat kita,” ujarnya.

Melalui program Kotaku, Sukamta berpesan, bahwa program ini bukan hanya milik Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tetapi semua pihak bisa turut ambil andil berpartisipasi, memberikan dukungan. Sehingga kota betul-betul tertata, terkendali dengan baik.

“Terimakasih untuk semua yang sudah terlibat, semoga dengan adanya workshop ini program pengelolaan kota ini bisa lebih bermanfaat lagi,” ujar Sukamta.

Program Kotaku ini dilaksanakan di 34 provinsi, yang tersebar di 271 kabupaten dan kota, merupakan satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia.

Kegiatan workshop ini juga diisi dengan testimoni dari Desa Panjaratan terkait pengelolaan bank sampah, serta materi dari Kepala Bappeda Andris Evony tentang Kebijakan Daerah dalam Penanganan Kumuh. Kegiatan ini diikuti 60 orang peserta diantaranya terdiri dari kepala desa se-Kecamatan Pelaihari, Satker Pembangunan Infrastruktur Pemukiman (PIP), Tim Koordinator Kota (Korkot) serta Asisten Kota (Askot) Mandiri. (ard/bin/ema)

PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala) Sukamta mendukung sepenuhnya program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh), lantaran program ini memanusiakan manusia. Hal ini disampaikan oleh dirinya disampaikan saat membuka kegiatan Workshop Program Kotaku National Slum Upgrading Program (NSUP) Kabupaten Tala di Hotel Sinar, Selasa (26/11).

Pasalnya, kota yang tertata dengan baik akan menjamin ketersediaan fasilitas pokok untuk warga yang tinggal di sebuah wilayah. Jika sudah tertata keperluan untuk air bersih, jalan, listrik, sanitasi yang baik akan memudahkan warga untuk menjalankan roda kehidupan. Hal ini sesuai dengan visi dan misi ingin membina desa dan menata kota.

“Saya sambut baik program ini, ini program gotong royong pusat, provinsi dan kabupaten, gotong royong yang baik untuk memberikan pelayanan yang baik pada rakyat kita dan memberikan hak-hak rakyat kita,” ujarnya.

Melalui program Kotaku, Sukamta berpesan, bahwa program ini bukan hanya milik Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tetapi semua pihak bisa turut ambil andil berpartisipasi, memberikan dukungan. Sehingga kota betul-betul tertata, terkendali dengan baik.

“Terimakasih untuk semua yang sudah terlibat, semoga dengan adanya workshop ini program pengelolaan kota ini bisa lebih bermanfaat lagi,” ujar Sukamta.

Program Kotaku ini dilaksanakan di 34 provinsi, yang tersebar di 271 kabupaten dan kota, merupakan satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia.

Kegiatan workshop ini juga diisi dengan testimoni dari Desa Panjaratan terkait pengelolaan bank sampah, serta materi dari Kepala Bappeda Andris Evony tentang Kebijakan Daerah dalam Penanganan Kumuh. Kegiatan ini diikuti 60 orang peserta diantaranya terdiri dari kepala desa se-Kecamatan Pelaihari, Satker Pembangunan Infrastruktur Pemukiman (PIP), Tim Koordinator Kota (Korkot) serta Asisten Kota (Askot) Mandiri. (ard/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/