alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Wednesday, 25 May 2022

5 Tersangka Curanmor Dibekuk, Termasuk Pasutri Pengganda Kunci Motor

BANJARMASIN – Pengungkapan tiga kasus curanmor dirilis Polresta Banjarmasin kemarin (25/11) sore. Polisi menangkap lima tersangka. Dua diantaranya pasangan suami istri.

Pasangan itu nekat bersekongkol untuk mencuri motor keluarganya sendiri di Jalan Air Mantan, Banjarmasin Barat.

Mereka adalah Zulfikar Maghribi alias Izul Balack (22) dan Desi Eka Pristiwi alias Rena (28) yang tinggal di Jalan Belitung Darat.

Disela rilis, Izul mengatakan, sang istri bertugas mengawasi lokasi, sedangkan dialah yang mengeksekusi motor tersebut.

Modusnya, pura-pura berkunjung untuk silaturahmi. Meminjam motor yang ditarget, lalu menggandakan kunci motor tersebut.

“Istri saya ajak mencuri motor bibinya. Cuma itu. Sedangkan dua pencurian lainnya saya beraksi sendiri. Modusnya sama, tapi saya mencuri motor milik teman,” akunya.

Menurutnya, modus ini mudah dilancarkan. Tak perlu repot mengendap-endap, cukup menunggu kelengahan korban. Apalagi mereka orang dekat juga.

Masalah ekonomi menjadi alasannya. Dalihnya, uang hasil berdagang pentol tak cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

“Sehari hanya dapat untung Rp50 ribu. Karena cuma menjualkan pentol milik orang lain,” tambahnya.

Dua pencurian lainnya berlokasi di Teluk Tiram dan Sungai Andai. Polisi juga turut mengamankan sang penadah atas nama Surya.

Kendaraan curian kemudian digadaikan dalam waktu tak menentu. Tujuannya, agar mudah mencari peminat. “Kalau dijual, tak ada yang mau. Jadi digadaikan saja Rp2 juta,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi mengatakan, kasus curanmor lumayan meningkat. “Beberapa terjadi karena kelalaian. Seperti kunci motor yang lupa dicabut. Pencuri pun mendapat kesempatan untuk beraksi,” ujarnya.

Dia mengimbau warga untuk lebih waspada. “Semua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” imbuhnya. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Pengungkapan tiga kasus curanmor dirilis Polresta Banjarmasin kemarin (25/11) sore. Polisi menangkap lima tersangka. Dua diantaranya pasangan suami istri.

Pasangan itu nekat bersekongkol untuk mencuri motor keluarganya sendiri di Jalan Air Mantan, Banjarmasin Barat.

Mereka adalah Zulfikar Maghribi alias Izul Balack (22) dan Desi Eka Pristiwi alias Rena (28) yang tinggal di Jalan Belitung Darat.

Disela rilis, Izul mengatakan, sang istri bertugas mengawasi lokasi, sedangkan dialah yang mengeksekusi motor tersebut.

Modusnya, pura-pura berkunjung untuk silaturahmi. Meminjam motor yang ditarget, lalu menggandakan kunci motor tersebut.

“Istri saya ajak mencuri motor bibinya. Cuma itu. Sedangkan dua pencurian lainnya saya beraksi sendiri. Modusnya sama, tapi saya mencuri motor milik teman,” akunya.

Menurutnya, modus ini mudah dilancarkan. Tak perlu repot mengendap-endap, cukup menunggu kelengahan korban. Apalagi mereka orang dekat juga.

Masalah ekonomi menjadi alasannya. Dalihnya, uang hasil berdagang pentol tak cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

“Sehari hanya dapat untung Rp50 ribu. Karena cuma menjualkan pentol milik orang lain,” tambahnya.

Dua pencurian lainnya berlokasi di Teluk Tiram dan Sungai Andai. Polisi juga turut mengamankan sang penadah atas nama Surya.

Kendaraan curian kemudian digadaikan dalam waktu tak menentu. Tujuannya, agar mudah mencari peminat. “Kalau dijual, tak ada yang mau. Jadi digadaikan saja Rp2 juta,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi mengatakan, kasus curanmor lumayan meningkat. “Beberapa terjadi karena kelalaian. Seperti kunci motor yang lupa dicabut. Pencuri pun mendapat kesempatan untuk beraksi,” ujarnya.

Dia mengimbau warga untuk lebih waspada. “Semua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara,” imbuhnya. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/