alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Sunday, 29 May 2022

1.604 Anak Jadi Sasaran BIAS

BATULICIN – Selama bulan November, Puskesmas Batulicin telah menjadwalkan pelaksanaan BIAS DT & TD untuk 14 sekolah yang ada di wilayah kerjanya. Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) adalah imunisasi lanjutan yang diberikan pada anak usia Sekolah Dasar (SD) yang dilaksanakan pada bulan Agustus dan November. 

Menurut Yunida Atikah selaku Koordinator Imunisasi Puskesmas Batulicin, pemberian imunisasi lanjutan pada program BIAS DT dan Td bertujuan untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit Difteri dan Tetanus.

“Adapun jumlah sasaran imunisasi pada BIAS DT & Td di wilayah kerja Puskesmas Batulicin sebanyak 1.604 orang yang berasal dari 14 SD/MI sederajat,” katanya, Sabtu (23/11).

Atikah mengungkapkan, ada beberapa kendala yang biasa dihadapi petugas saat pelaksanaan BIAS di sekolah. Yaitu adanya siswa yang takut dan menangis diimunisasi. Lalu ada pula beberapa siswa yang tidak masuk saat pelaksanaan imunisasi dilaksanakan, sehingga siswa tersebut tidak mendapatkan imunisasi DT & TD.

“Sementara untuk siswa yang belum diimunisasi akan dijadwalkan sweeping oleh petugas sehingga diharapkan semua anak yang menjadi sasaran program BIAS dapat menerima imunisasi DT & Td,” pungkasnya. (kry/ram/ema)

BATULICIN – Selama bulan November, Puskesmas Batulicin telah menjadwalkan pelaksanaan BIAS DT & TD untuk 14 sekolah yang ada di wilayah kerjanya. Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) adalah imunisasi lanjutan yang diberikan pada anak usia Sekolah Dasar (SD) yang dilaksanakan pada bulan Agustus dan November. 

Menurut Yunida Atikah selaku Koordinator Imunisasi Puskesmas Batulicin, pemberian imunisasi lanjutan pada program BIAS DT dan Td bertujuan untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit Difteri dan Tetanus.

“Adapun jumlah sasaran imunisasi pada BIAS DT & Td di wilayah kerja Puskesmas Batulicin sebanyak 1.604 orang yang berasal dari 14 SD/MI sederajat,” katanya, Sabtu (23/11).

Atikah mengungkapkan, ada beberapa kendala yang biasa dihadapi petugas saat pelaksanaan BIAS di sekolah. Yaitu adanya siswa yang takut dan menangis diimunisasi. Lalu ada pula beberapa siswa yang tidak masuk saat pelaksanaan imunisasi dilaksanakan, sehingga siswa tersebut tidak mendapatkan imunisasi DT & TD.

“Sementara untuk siswa yang belum diimunisasi akan dijadwalkan sweeping oleh petugas sehingga diharapkan semua anak yang menjadi sasaran program BIAS dapat menerima imunisasi DT & Td,” pungkasnya. (kry/ram/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/