alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Ketika Pemuda Alalak Bersatu

Bencana bisa merusak harta, bahkan merenggut orang tersayang. Tapi bencana juga bisa menyatukan orang banyak untuk bersatu.

— Oleh: MAULANA, Banjarmasin —

SETELAH musibah kebakaran besar di Alalak Selatan RT 03 Banjarmasin Utara, pemuda Alalak Selatan (Al-Sel) membuka posko penerimaan bantuan kebakaran.

Posko didirikan di halaman rumah salah seorang korban kebakaran. Petugasnya bahkan kebanyakan masih pelajar. Dari jenjang SMP, SMA dan SMK.

“Inisiatif bersama kawan-kawan. Kebetulan sama-sama warga asli Alalak Selatan dan masih memiliki hubungan keluarga juga,” kata Vivi Mardiani, salah seorang relawan yang tengah menjaga posko, kemarin (24/11).

Dua hari mendirikan posko, jutaan rupiah sudah bantuan yang diterima dari dermawan. Adapula bantuan pakaian layak pakai, makanan instan dan air mineral. Semua akan dibagikan kepada korban kebakaran.

“Dari pengumpulan kemarin, kami menerima sekitar Rp5,3 juta. Hari ini belum dihitung,” beber Vivi, pelajar kelas IX SMK Unggulan Husada ini.

Disebutkannya, untuk bantuan pakaian sudah banyak. Mereka berharap adanya bantuan seragam sekolah.

“Dari data korban kebakaran, juga ada dua bayi. Tentu kami berharap adanya bantuan pakaian bayi dan popok. Sedangkan pelajar yang menjadi korban kebakaran, ada lima orang. Mereka masih memerlukan bantuan pakaian sekolah dan perlengkapan sekolah,” terangnya.

Saat berbincang dengan penulis, datang relawan BPK Kubah Kuin. Mendorong gerobak, mereka menyerahkan bantuan pakaian, air mineral, dan telor ke Posko Bantuan Al-Sel.

Menyegarkan ingatan, kebakaran itu terjadi pada Sabtu (23/11) jam 8 pagi. Ada 20 rumah yang terbakar, ditambah satu musala. Seorang warga meninggal dunia karena serangan jantung akibat kaget melihat kebakaran. (fud/ema)

Bencana bisa merusak harta, bahkan merenggut orang tersayang. Tapi bencana juga bisa menyatukan orang banyak untuk bersatu.

— Oleh: MAULANA, Banjarmasin —

SETELAH musibah kebakaran besar di Alalak Selatan RT 03 Banjarmasin Utara, pemuda Alalak Selatan (Al-Sel) membuka posko penerimaan bantuan kebakaran.

Posko didirikan di halaman rumah salah seorang korban kebakaran. Petugasnya bahkan kebanyakan masih pelajar. Dari jenjang SMP, SMA dan SMK.

“Inisiatif bersama kawan-kawan. Kebetulan sama-sama warga asli Alalak Selatan dan masih memiliki hubungan keluarga juga,” kata Vivi Mardiani, salah seorang relawan yang tengah menjaga posko, kemarin (24/11).

Dua hari mendirikan posko, jutaan rupiah sudah bantuan yang diterima dari dermawan. Adapula bantuan pakaian layak pakai, makanan instan dan air mineral. Semua akan dibagikan kepada korban kebakaran.

“Dari pengumpulan kemarin, kami menerima sekitar Rp5,3 juta. Hari ini belum dihitung,” beber Vivi, pelajar kelas IX SMK Unggulan Husada ini.

Disebutkannya, untuk bantuan pakaian sudah banyak. Mereka berharap adanya bantuan seragam sekolah.

“Dari data korban kebakaran, juga ada dua bayi. Tentu kami berharap adanya bantuan pakaian bayi dan popok. Sedangkan pelajar yang menjadi korban kebakaran, ada lima orang. Mereka masih memerlukan bantuan pakaian sekolah dan perlengkapan sekolah,” terangnya.

Saat berbincang dengan penulis, datang relawan BPK Kubah Kuin. Mendorong gerobak, mereka menyerahkan bantuan pakaian, air mineral, dan telor ke Posko Bantuan Al-Sel.

Menyegarkan ingatan, kebakaran itu terjadi pada Sabtu (23/11) jam 8 pagi. Ada 20 rumah yang terbakar, ditambah satu musala. Seorang warga meninggal dunia karena serangan jantung akibat kaget melihat kebakaran. (fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/