alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

GEGER..! Warga Sungai Baru Menghilang Saat Hendak Salat Jumat

BANJARMASIN – Warga Sungai Baru gempar. Jumat (22/11), Gusti Hamidan (41) warga Jalan Sungai Baru Gang Simpang Sungai diduga tenggelam di Sungai Martapura.

Tak ada saksi yang melihat langsung dia tercebur. Tapi keluarga menemukan pakaian, sendal, peralatan mandi, dan sepedanya di siring. Diperkirakan, ia pergi ke sungai pada pukul 10.30 Wita.

Ayahnya, Gusti Abdul Syukur (83) mengungkapkan, keluarga masih berusaha mencarinya dari rumah saudara terdekat hingga yang agak jauh, tapi hasilnya nihil.

“Kami bingung juga. Apakah anak saya memang tenggelam di sungai? Kami berharap jika memang tenggelam, segera timbul dari dalam air,” ucap Syukur.

Keluarga pun berkumpul di rumah Syukur. Semua ikut kesana-kemari demi mencarinya. Hamidan saat ini bekerja serabutan dan belum berkeluarga.

“Memang setiap hari Jumat, Hamidan mandi dan mencuci pakaiannya di sungai. Tadi turun mengayuh sepeda. Hanya melilitkan handuk dan sarung. Dia juga hanya mengenakan celana dalam,” tambahnya.

Sampai jam dua siang tak kunjung muncul, Syukur pun cemas. Karena pada jam segitu lah ia biasanya pulang ke rumah. “Sudah kebiasaannya mandi di sungai lalu pergi salat Jumat,” tambahnya.

Setelah dicari-cari ke siring, hanya ditemukan peralatan mandi dan pakaian yang sudah bersih dicuci dan dijemur.

“Sepedanya ditemukan di siring juga. Sementara tak ada yang melihat langsung dia tercebur. Padahal ia mahir berenang,” tukasnya.

Sesaat itulah warga sekitar mendadak heboh. Warga juga membantu mencari Hamidan di tempat ia biasa bersantai. Tapi hingga berita ini ditulis, masih nihil.

Di lokasi, sejumlah relawan emergency, BPBD, dan personel Satpolair Polresta Banjarmasin menyisir Sungai Martapura untuk pencarian. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Warga Sungai Baru gempar. Jumat (22/11), Gusti Hamidan (41) warga Jalan Sungai Baru Gang Simpang Sungai diduga tenggelam di Sungai Martapura.

Tak ada saksi yang melihat langsung dia tercebur. Tapi keluarga menemukan pakaian, sendal, peralatan mandi, dan sepedanya di siring. Diperkirakan, ia pergi ke sungai pada pukul 10.30 Wita.

Ayahnya, Gusti Abdul Syukur (83) mengungkapkan, keluarga masih berusaha mencarinya dari rumah saudara terdekat hingga yang agak jauh, tapi hasilnya nihil.

“Kami bingung juga. Apakah anak saya memang tenggelam di sungai? Kami berharap jika memang tenggelam, segera timbul dari dalam air,” ucap Syukur.

Keluarga pun berkumpul di rumah Syukur. Semua ikut kesana-kemari demi mencarinya. Hamidan saat ini bekerja serabutan dan belum berkeluarga.

“Memang setiap hari Jumat, Hamidan mandi dan mencuci pakaiannya di sungai. Tadi turun mengayuh sepeda. Hanya melilitkan handuk dan sarung. Dia juga hanya mengenakan celana dalam,” tambahnya.

Sampai jam dua siang tak kunjung muncul, Syukur pun cemas. Karena pada jam segitu lah ia biasanya pulang ke rumah. “Sudah kebiasaannya mandi di sungai lalu pergi salat Jumat,” tambahnya.

Setelah dicari-cari ke siring, hanya ditemukan peralatan mandi dan pakaian yang sudah bersih dicuci dan dijemur.

“Sepedanya ditemukan di siring juga. Sementara tak ada yang melihat langsung dia tercebur. Padahal ia mahir berenang,” tukasnya.

Sesaat itulah warga sekitar mendadak heboh. Warga juga membantu mencari Hamidan di tempat ia biasa bersantai. Tapi hingga berita ini ditulis, masih nihil.

Di lokasi, sejumlah relawan emergency, BPBD, dan personel Satpolair Polresta Banjarmasin menyisir Sungai Martapura untuk pencarian. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/