alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Pencanangan Gerakan Pilah Sampah Dari Rumah

PARINGIN – Untuk mengurangi volume sampah yang sampai di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Balangan, Kamis (21/11) melaksanakan kegiatan pencanangan Pilah Sampah Dari Rumah.

Berlangsung di Terminal Paringin, kegiatan yang diikuti oleh sejumlah pelajar dan masyarakat setempat ini, dihadiri oleh Bupati Balangan Ansharuddin, Kepala Dinas LH dan sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkab Balangan lainnya.

Bupati Balangan Ansharuddin menyampaikan rasa syukurnya, karena Dinas Lingkungan Hidup telah mengkoordinasikan kegiatan gerakan pilah sampah tersebut untuk direalisasikan pada masing-masing warga, utamanya warga yang terbiasa membuang sampah plastik sembarangan.

Diungkapkannya, beberapa tahun terakhir perhatian nasional dan internasional tertuju pada permasalahan sampah plastik dan potensi dampak buruknya terhadap manusia dan satwa.

Hal ini, lanjutnya, sejalan dengan kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah, yang menargetkan pengurangan sampah hingga 30 % dan penanganan sampah hingga 70 % pada tahun 2025.

“Untuk menjaga momentum dan semangat masyarakat dalam hal tersebut, maka harus kita tekadkan untuk membangun gerakan yang massif, sistematis dan konsisten yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, secara luas dan terus-menerus, yaitu gerakan pilah sampah dari rumah,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengajak masyarakat untuk membiasakan diri dari rumah memilah mana sampah yang bisa didaur ulang, mana sampah yang bisa dikomposkan, dan mana residu atau sampah yang tidak bisa dimanfaatkan.

“Jadi, nantinya jumlah sampah yang dikirim ke tempat pemrosesan akhir (TPA) harus turun hingga 30 persen, karena yang 30 persen itu didaur ulang dan/atau dikomposkan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Abdul Musa mengharapkan dengan adanya gerakan ini pola pikir masyarakat Kabupaten Balangan akan berubah, untuk mengurangi sampah ini.

“Kedepannya kita instruksikan kepada kepala dinas, pimpinan perusahaan serta sekolah-sekolah apabila kegiatan rapat dan hal-hal lainnya yang tidak boleh lagi menggunakan botol minuman plastik dan sebagainya, sehingga mulai ke depan kita akan melakukan aksi,” ucap Musa.

Di penghujung acara, Bupati Balangan Ansharuddin secara simbolis menerima bantuan satu armada pengangkut sampah, dari PT Adaro Indonesia dan rekan kerja. Serta pembagian tumbler gratis kepada masyarakat hanya dengan menukarkan lima botol bekas. (why/ema)

PARINGIN – Untuk mengurangi volume sampah yang sampai di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Balangan, Kamis (21/11) melaksanakan kegiatan pencanangan Pilah Sampah Dari Rumah.

Berlangsung di Terminal Paringin, kegiatan yang diikuti oleh sejumlah pelajar dan masyarakat setempat ini, dihadiri oleh Bupati Balangan Ansharuddin, Kepala Dinas LH dan sejumlah kepala SKPD lingkup Pemkab Balangan lainnya.

Bupati Balangan Ansharuddin menyampaikan rasa syukurnya, karena Dinas Lingkungan Hidup telah mengkoordinasikan kegiatan gerakan pilah sampah tersebut untuk direalisasikan pada masing-masing warga, utamanya warga yang terbiasa membuang sampah plastik sembarangan.

Diungkapkannya, beberapa tahun terakhir perhatian nasional dan internasional tertuju pada permasalahan sampah plastik dan potensi dampak buruknya terhadap manusia dan satwa.

Hal ini, lanjutnya, sejalan dengan kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah, yang menargetkan pengurangan sampah hingga 30 % dan penanganan sampah hingga 70 % pada tahun 2025.

“Untuk menjaga momentum dan semangat masyarakat dalam hal tersebut, maka harus kita tekadkan untuk membangun gerakan yang massif, sistematis dan konsisten yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, secara luas dan terus-menerus, yaitu gerakan pilah sampah dari rumah,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengajak masyarakat untuk membiasakan diri dari rumah memilah mana sampah yang bisa didaur ulang, mana sampah yang bisa dikomposkan, dan mana residu atau sampah yang tidak bisa dimanfaatkan.

“Jadi, nantinya jumlah sampah yang dikirim ke tempat pemrosesan akhir (TPA) harus turun hingga 30 persen, karena yang 30 persen itu didaur ulang dan/atau dikomposkan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Abdul Musa mengharapkan dengan adanya gerakan ini pola pikir masyarakat Kabupaten Balangan akan berubah, untuk mengurangi sampah ini.

“Kedepannya kita instruksikan kepada kepala dinas, pimpinan perusahaan serta sekolah-sekolah apabila kegiatan rapat dan hal-hal lainnya yang tidak boleh lagi menggunakan botol minuman plastik dan sebagainya, sehingga mulai ke depan kita akan melakukan aksi,” ucap Musa.

Di penghujung acara, Bupati Balangan Ansharuddin secara simbolis menerima bantuan satu armada pengangkut sampah, dari PT Adaro Indonesia dan rekan kerja. Serta pembagian tumbler gratis kepada masyarakat hanya dengan menukarkan lima botol bekas. (why/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/