alexametrics
31.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Street Soccer Potensial Prestasi

BANJARMASIN – Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Yuyu Rahmad Mulyana menyatakan olahraga street soccer layak untuk dikembangkan di Kalsel.

Selain mudah untuk diperagakan, jenjang prestasi cabang olahraga (cabor) mirip futsal ini juga jelas. Banyak agenda kejuaraan nasional bahkan internasional untuk mewadahi bakat dan prestasi para pemain street soccer. 

Hal inilah yang kemudian mendorong Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kalsel dan Dispora Kalsel menggelar turnamen street soccer di Borneo Indoor Futsal, Banjarmasin, 20-23 November ini. Khusus pada event perdana ini, pesertanya adalah para pelajar SD dan SMP se-Kalsel.

“Untuk kategori SD ada 28 tim, sedangkan SMP 32 tim. Kami tidak menyangka pesertanya bisa sebanyak ini, padahal street soccer boleh dibilang belum sepopuler futsal atau sepak bola,” ungkap Yuyu.

Ditambahkan Yuyu, melalui kejuaraan ini diharapkan akan semakin mempopulerkan cabor street soccer di Kalsel.

“Dengan demikian, ke depan akan semakin marak kejuaraan street soccer di Kalsel. Sehingga, apabila ada ajang nasional maupun internasional, Kalsel tak kesulitan dalam mencari atlet street soccer,” sebutnya.

Sementara itu, Ilham, salah satu pemain street soccer mengaku senang. “Cara mainnya tidak susah dan mirip main futsal. Bedanya, street soccer terdiri dari tiga pemain inti dan satu orang penjaga gawang. Lapangannya juga lebih kecil daripada futsal, sehingga menuntut pemain bergerak lebih lincah dan efektif,” ujar Ilham.

Senada, Zainal, salah satu pelatih tim street soccer sebuah SMP di Banjarbaru mengaku senang ada event ini. “Kalau bisa dijadikan event tahunan dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi,” tandasnya.(oza/ema)

BANJARMASIN – Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Yuyu Rahmad Mulyana menyatakan olahraga street soccer layak untuk dikembangkan di Kalsel.

Selain mudah untuk diperagakan, jenjang prestasi cabang olahraga (cabor) mirip futsal ini juga jelas. Banyak agenda kejuaraan nasional bahkan internasional untuk mewadahi bakat dan prestasi para pemain street soccer. 

Hal inilah yang kemudian mendorong Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi) Kalsel dan Dispora Kalsel menggelar turnamen street soccer di Borneo Indoor Futsal, Banjarmasin, 20-23 November ini. Khusus pada event perdana ini, pesertanya adalah para pelajar SD dan SMP se-Kalsel.

“Untuk kategori SD ada 28 tim, sedangkan SMP 32 tim. Kami tidak menyangka pesertanya bisa sebanyak ini, padahal street soccer boleh dibilang belum sepopuler futsal atau sepak bola,” ungkap Yuyu.

Ditambahkan Yuyu, melalui kejuaraan ini diharapkan akan semakin mempopulerkan cabor street soccer di Kalsel.

“Dengan demikian, ke depan akan semakin marak kejuaraan street soccer di Kalsel. Sehingga, apabila ada ajang nasional maupun internasional, Kalsel tak kesulitan dalam mencari atlet street soccer,” sebutnya.

Sementara itu, Ilham, salah satu pemain street soccer mengaku senang. “Cara mainnya tidak susah dan mirip main futsal. Bedanya, street soccer terdiri dari tiga pemain inti dan satu orang penjaga gawang. Lapangannya juga lebih kecil daripada futsal, sehingga menuntut pemain bergerak lebih lincah dan efektif,” ujar Ilham.

Senada, Zainal, salah satu pelatih tim street soccer sebuah SMP di Banjarbaru mengaku senang ada event ini. “Kalau bisa dijadikan event tahunan dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi,” tandasnya.(oza/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/