alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Di Siring, 40 Sekolah Pamerkan Busana Daur Ulang

SEBANYAK 40 sekolah Adiwiyata mengikuti diseminasi Gebyar Sekolah Model di Siring RE Martadinata, seberang Balai Kota Banjarmasin, kemarin (18/11).

Kegiatan ini hasil kerja sama Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalsel dengan Dinas Pendidikan Banjarmasin.

“Mereka akan mengikuti diseminasi dan bazaar sekolah. Belajar berkebun sayur tanpa zat kimia. Dalam istilah berbeda yaitu sayur organik,” kata ketua pelaksana, Rakhmadi.

Rakhmadi yang juga Kepala SDN Pengambangan 5 ini menambahkan, selama dua hari kegiatan, akan dimeriahkan dengan pentas seni pelajar.

“Juga ada lomba yang diikuti 18 sekolah model. Masing-masing diberi kesempatan tampil. Sepuluh dari SD, lima dari SMP dan tiga dari SMA,” sebutnya.

Sementara itu, Kasi Pemetaan Mutu dan Supervisi LPMP Kalsel Arif Sri Wiyana mengapresiasi diseminasi ini. Bukan hanya Banjarmasin, 12 kabupaten dan kota lainnya juga akan menggelar kegiatan serupa. “Semoga bermanfaat. Bisa meningkatkan mutu pendidikan daerah di Kalsel,” kata Arif.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina berpesan, agar sekolah terus berinovasi untuk meningkatkan mutu pendidikannya. “Saya berharap, acara ini tidak hanya disaksikan para insan pendidikan, tapi semua warga kota,” tukasnya.

Nah, dari stan SDN Pengambangan 5, ada yang menarik. Seperti penampilan busana dari sampah daur ulang yang dipamerkan oleh pelajar.

“Pembuatan busana ini kurang lebih dua pekan. Ditemani guru di sekolah,” kata Lita, salah satu orang tua murid. (hid/fud/ema)

SEBANYAK 40 sekolah Adiwiyata mengikuti diseminasi Gebyar Sekolah Model di Siring RE Martadinata, seberang Balai Kota Banjarmasin, kemarin (18/11).

Kegiatan ini hasil kerja sama Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalsel dengan Dinas Pendidikan Banjarmasin.

“Mereka akan mengikuti diseminasi dan bazaar sekolah. Belajar berkebun sayur tanpa zat kimia. Dalam istilah berbeda yaitu sayur organik,” kata ketua pelaksana, Rakhmadi.

Rakhmadi yang juga Kepala SDN Pengambangan 5 ini menambahkan, selama dua hari kegiatan, akan dimeriahkan dengan pentas seni pelajar.

“Juga ada lomba yang diikuti 18 sekolah model. Masing-masing diberi kesempatan tampil. Sepuluh dari SD, lima dari SMP dan tiga dari SMA,” sebutnya.

Sementara itu, Kasi Pemetaan Mutu dan Supervisi LPMP Kalsel Arif Sri Wiyana mengapresiasi diseminasi ini. Bukan hanya Banjarmasin, 12 kabupaten dan kota lainnya juga akan menggelar kegiatan serupa. “Semoga bermanfaat. Bisa meningkatkan mutu pendidikan daerah di Kalsel,” kata Arif.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina berpesan, agar sekolah terus berinovasi untuk meningkatkan mutu pendidikannya. “Saya berharap, acara ini tidak hanya disaksikan para insan pendidikan, tapi semua warga kota,” tukasnya.

Nah, dari stan SDN Pengambangan 5, ada yang menarik. Seperti penampilan busana dari sampah daur ulang yang dipamerkan oleh pelajar.

“Pembuatan busana ini kurang lebih dua pekan. Ditemani guru di sekolah,” kata Lita, salah satu orang tua murid. (hid/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/