alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Nenek Berusia Seabad Ikut Baayun

SEBANYAK 820 peserta mengikuti tradisi Baayun Maulid di halaman Masjid Sultan Suriansyah di Jalan Kuin Utara, kemarin (17/11).

Baayun Maulid sudah menjadi tradisi pada bulan Rabiul Awal. Menyambut 12 Rabiul Awal, hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Jika Baayun Maulid sebelumnya digelar di Kubah Basirih ada peserta tertua dengan umur 70 tahun, maka pada Baayun Maulid kemarin, ada peserta yang umurnya hampir seabad.

Beliau adalah Hj Jumah yang sudah berumur 94 tahun. Hj Jumah diantar anaknya Faridah. Menurut Faridah, keikutsertaan orang tuanya memang sudah diniatkan sejak lama atas permintaan Hj Jumah sendiri.

“Ibu memang ingin ikut Baayun Maulid, lama sudah beliau niatkan hendak ikut. Mengabulkan permintaan beliau, makanya saya daftarkan kemarin bersama panitia,” ceritanya.

Adapun dari pihak panitia Baayun Maulid, Muhammad Nur Yasin menambahkan, Baayun Maulid di tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini pesertanya lebih sedikit. Kalau tahun sebelumnya kurang lebih seribu peserta. Tahun ini peserta dibatasi karena tempat lokasi baayun yang kurang memadai,” jelasnya.

Selain itu, ia menyampaikan, tahun ini juga ada doorprize bagi peserta yang ikut Baayun Maulid di masjid bersejarah tersebut.

“Baayun Maulid semakin semarak, karena pihak panitia menyiapkan beberapa doorprize dengan hadiah utama satu tiket umrah dan satu buah sepeda motor,” tutupnya. (hid/fud/ema)

SEBANYAK 820 peserta mengikuti tradisi Baayun Maulid di halaman Masjid Sultan Suriansyah di Jalan Kuin Utara, kemarin (17/11).

Baayun Maulid sudah menjadi tradisi pada bulan Rabiul Awal. Menyambut 12 Rabiul Awal, hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Jika Baayun Maulid sebelumnya digelar di Kubah Basirih ada peserta tertua dengan umur 70 tahun, maka pada Baayun Maulid kemarin, ada peserta yang umurnya hampir seabad.

Beliau adalah Hj Jumah yang sudah berumur 94 tahun. Hj Jumah diantar anaknya Faridah. Menurut Faridah, keikutsertaan orang tuanya memang sudah diniatkan sejak lama atas permintaan Hj Jumah sendiri.

“Ibu memang ingin ikut Baayun Maulid, lama sudah beliau niatkan hendak ikut. Mengabulkan permintaan beliau, makanya saya daftarkan kemarin bersama panitia,” ceritanya.

Adapun dari pihak panitia Baayun Maulid, Muhammad Nur Yasin menambahkan, Baayun Maulid di tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya.

“Tahun ini pesertanya lebih sedikit. Kalau tahun sebelumnya kurang lebih seribu peserta. Tahun ini peserta dibatasi karena tempat lokasi baayun yang kurang memadai,” jelasnya.

Selain itu, ia menyampaikan, tahun ini juga ada doorprize bagi peserta yang ikut Baayun Maulid di masjid bersejarah tersebut.

“Baayun Maulid semakin semarak, karena pihak panitia menyiapkan beberapa doorprize dengan hadiah utama satu tiket umrah dan satu buah sepeda motor,” tutupnya. (hid/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/