alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Paman Birin Terus Dorong Kemajuan Sektor Pertanian Kalsel

TAPIN – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor terus memberikan perhatian dan motivasi bagi kemajuan sektor pembangunan pertanian di Banua. Salah satunya dengan memberikan perhatian khusus terhadap Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) dari Kementerian Pertanian.

” Paman Birin (panggilan Sahbirin Noor) tidak hanya turut memperjuangkan bantuan untuk peningkatan produksi pertanian ke pusat. Beliau juga memberikan keteladanan nyata bersama rakyat memanfaatkan lahan rawa untuk pertanian, ” papar Sekda Provinsi Kalsel H Abdul Haris Makkie.

Perhatian Paman Birin bagi kemajuan pertanian di daerah disampaikan Abdul Haris saat mewakili Gubernur Kalsel pada Penanaman Padi dengan Cara Tugal di Lahan Serasi Desa Raya Belanti Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin, Sabtu (16/11).

Paman Birin, lanjut Haris giat mendorong seluruh insan pertanian bersinergi menyukseskan Program Serasi. Pasalnya, Program Serasi terbukti bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat petani.

Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, implementasi program Serasi mencapai 250.000 hektare. Angka itu tersebar di sejumlah Kabupaten dengan rincian Tapin 35.000 hektare, Hulu Sungai Utara 20.000 hektare, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan 30.000 hektare. Kabupaten Tanah Laut seluas 30.000 hektare, Kabupaten Banjar seluas 35.000 hektare dan Barito Kuala seluas 100.000 hektare.

Bantuan Serasi untuk Kalsel tidak lepas dari usaha Paman Birin, yang ulet melakukan jemput bola dengan meyakinkan pemerintah. Gubernur melalui forum- forum resmi kementerian terkait, menyampaikan kerja keras Kalsel untuk terus memanfaatkan lahan rawa untuk pertanian. “Bahkan Paman Birin sering turun langsung ke sawah bersama petani untuk melakukan penanaman maupun panen padi,” ucap Sekda.

Dipaparkan Sekda Haris, hingga saat ini sektor pertanian di Kalsel merupakan sektor penyunbang PDRB terbesar kedua setelah sektor pertambangan. Kalsel berusaha mempertahankan statusnya sebagai salah satu provinsi penyangga beras nasional. “Kita bersyukur, kita dapat terus menjadi satu dari 10 provinsi di Indonesia untuk penyangga beras nasional, dan ke depan kita siap untuk menjadi penyangga beras Ibu Kota baru,” ucap Haris melanjutkan naskah pidato Paman Birin.

Selain menjadi sektor andalan, pertanian juga merupakan salah satu sumber daya terbarukan yang dipersiapkan untuk jadi tonggak perekonomian Kalsel yang selama ini masih didominasi oleh sektor pertambangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov Kalsel Syamsir Rahman menjelaskan, Program Serasi yang menyasar peningkatan indeks pertanaman (IP) dan produktivitas pertanaman padi di lahan rawa Kalimantan Selatan berjalan dengan sukses.

“Untuk mempercepat pengolahan lahan agar bisa selesai pada tahap awal, kita telah mengerahkan alat dan mesin pertanian (Alsintan). Kita juga mengusulkan lagi tambahan 50 unit excavator dan 284 unit traktor roda empat ke Kementerian Pertanian (Kementan),” ujarnya.

Selain itu, Dinas TPH Ptov Kalsel juga melatih calon operator seperti operator combine harvester (mesin pemanen) secara bertahap, untuk kelancaran operasional di lapangan.

Ditambahkan Syamsir, petani bersama penyuluh dan perangkat lain seperti TNI, terus bergerak berpacu dengan waktu untuk menuntaskan pengolahan Serasi di berbagai daerah di Kalsel.

Dalam Program Serasi di Kalsel, kawasan rawa yang potensial dapat ditanami dua kali setahun dengan dua jenis varietas yakni unggul dan lokal. Diharapkan Indeks Pertanaman naik dari 100 ke 200, bahkan ke IP 300 jika menghitung budidaya hortikultura.Beberapa kawasan lahan rawa yang potensial yakni Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah(HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Tabalong.

Di hari yang sama, Sekdaprov Kalsel juga menghadiri dan membuka Pekan Daerah I Kontak Tani Nelayan Andalan.

Melalui Peda I KTNA ini, Abdul Haris menyampaikan pesan Paman Birin agar para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga mendapat wawasan, pengetahuan dan pengalaman baru, serta berkesempatan untuk menjadi wakil Kalsel di tingkat nasional pada Penas KTNA yang akan diselenggarakan di Prov Sumbar. (rny/dev/ran/ema)

TAPIN – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor terus memberikan perhatian dan motivasi bagi kemajuan sektor pembangunan pertanian di Banua. Salah satunya dengan memberikan perhatian khusus terhadap Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) dari Kementerian Pertanian.

” Paman Birin (panggilan Sahbirin Noor) tidak hanya turut memperjuangkan bantuan untuk peningkatan produksi pertanian ke pusat. Beliau juga memberikan keteladanan nyata bersama rakyat memanfaatkan lahan rawa untuk pertanian, ” papar Sekda Provinsi Kalsel H Abdul Haris Makkie.

Perhatian Paman Birin bagi kemajuan pertanian di daerah disampaikan Abdul Haris saat mewakili Gubernur Kalsel pada Penanaman Padi dengan Cara Tugal di Lahan Serasi Desa Raya Belanti Kecamatan Binuang Kabupaten Tapin, Sabtu (16/11).

Paman Birin, lanjut Haris giat mendorong seluruh insan pertanian bersinergi menyukseskan Program Serasi. Pasalnya, Program Serasi terbukti bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat petani.

Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, implementasi program Serasi mencapai 250.000 hektare. Angka itu tersebar di sejumlah Kabupaten dengan rincian Tapin 35.000 hektare, Hulu Sungai Utara 20.000 hektare, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan 30.000 hektare. Kabupaten Tanah Laut seluas 30.000 hektare, Kabupaten Banjar seluas 35.000 hektare dan Barito Kuala seluas 100.000 hektare.

Bantuan Serasi untuk Kalsel tidak lepas dari usaha Paman Birin, yang ulet melakukan jemput bola dengan meyakinkan pemerintah. Gubernur melalui forum- forum resmi kementerian terkait, menyampaikan kerja keras Kalsel untuk terus memanfaatkan lahan rawa untuk pertanian. “Bahkan Paman Birin sering turun langsung ke sawah bersama petani untuk melakukan penanaman maupun panen padi,” ucap Sekda.

Dipaparkan Sekda Haris, hingga saat ini sektor pertanian di Kalsel merupakan sektor penyunbang PDRB terbesar kedua setelah sektor pertambangan. Kalsel berusaha mempertahankan statusnya sebagai salah satu provinsi penyangga beras nasional. “Kita bersyukur, kita dapat terus menjadi satu dari 10 provinsi di Indonesia untuk penyangga beras nasional, dan ke depan kita siap untuk menjadi penyangga beras Ibu Kota baru,” ucap Haris melanjutkan naskah pidato Paman Birin.

Selain menjadi sektor andalan, pertanian juga merupakan salah satu sumber daya terbarukan yang dipersiapkan untuk jadi tonggak perekonomian Kalsel yang selama ini masih didominasi oleh sektor pertambangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov Kalsel Syamsir Rahman menjelaskan, Program Serasi yang menyasar peningkatan indeks pertanaman (IP) dan produktivitas pertanaman padi di lahan rawa Kalimantan Selatan berjalan dengan sukses.

“Untuk mempercepat pengolahan lahan agar bisa selesai pada tahap awal, kita telah mengerahkan alat dan mesin pertanian (Alsintan). Kita juga mengusulkan lagi tambahan 50 unit excavator dan 284 unit traktor roda empat ke Kementerian Pertanian (Kementan),” ujarnya.

Selain itu, Dinas TPH Ptov Kalsel juga melatih calon operator seperti operator combine harvester (mesin pemanen) secara bertahap, untuk kelancaran operasional di lapangan.

Ditambahkan Syamsir, petani bersama penyuluh dan perangkat lain seperti TNI, terus bergerak berpacu dengan waktu untuk menuntaskan pengolahan Serasi di berbagai daerah di Kalsel.

Dalam Program Serasi di Kalsel, kawasan rawa yang potensial dapat ditanami dua kali setahun dengan dua jenis varietas yakni unggul dan lokal. Diharapkan Indeks Pertanaman naik dari 100 ke 200, bahkan ke IP 300 jika menghitung budidaya hortikultura.Beberapa kawasan lahan rawa yang potensial yakni Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS), Hulu Sungai Tengah(HST), Hulu Sungai Utara (HSU), Balangan dan Tabalong.

Di hari yang sama, Sekdaprov Kalsel juga menghadiri dan membuka Pekan Daerah I Kontak Tani Nelayan Andalan.

Melalui Peda I KTNA ini, Abdul Haris menyampaikan pesan Paman Birin agar para peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik, sehingga mendapat wawasan, pengetahuan dan pengalaman baru, serta berkesempatan untuk menjadi wakil Kalsel di tingkat nasional pada Penas KTNA yang akan diselenggarakan di Prov Sumbar. (rny/dev/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/