alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Bangun Dua Jembatan untuk Kelancaran Haul

MARTAPURA – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel saat ini sedang membangun dua jembatan di Martapura. Di mana, keduanya berada di titik perlintasan jemaah haul Guru Sekumpul.

Lokasi persis kedua jembatan tersebut yakni berada di Bincau dan di Jalan Pendidikan, Sekumpul Martapura. Jika pembangunan dua jembatan itu rampung, maka nantinya bisa sedikit mengurangi kemacetan yang seringkali terjadi pada puncak haul Guru Sekumpul.

Kabid Bina Marga PUPR Kalsel Yasin Toyib mengatakan, dua jembatan yang mereka bangun itu nantinya memiliki lebar sembilan meter. Sehingga, mobil yang melintas bisa berselisih jalan.

“Sebelumnya lebarnya cuma tiga meter, jadi mobil harus bergantian kalau lewat. Itu yang membuat macet setiap kali haul Guru Sekumpul. Tapi, setelah jembatan kami lebarkan maka kemacetan kemungkinan dapat berkurang,” katanya.

Dia mengungkapkan, proyek pembangunan kedua jembatan tersebut sudah mulai dilaksanakan pada akhir Mei 2019. “Saat ini pekerjaan sudah hampir rampung, kemungkinan pada bulan Desember sudah bisa dilewati,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Yasin ini berharap, dengan rampungnya pembangunan jembatan di Bincau dan di Jalan Pendidikan, kemacetan pada puncak haul Guru Sekumpul benar-benar dapat berkurang.

“Karena kami sengaja melebarkan dua jembatan ini memang khusus untuk kelancaran haul,” pungkasnya. (ris/ram/ema)

MARTAPURA – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel saat ini sedang membangun dua jembatan di Martapura. Di mana, keduanya berada di titik perlintasan jemaah haul Guru Sekumpul.

Lokasi persis kedua jembatan tersebut yakni berada di Bincau dan di Jalan Pendidikan, Sekumpul Martapura. Jika pembangunan dua jembatan itu rampung, maka nantinya bisa sedikit mengurangi kemacetan yang seringkali terjadi pada puncak haul Guru Sekumpul.

Kabid Bina Marga PUPR Kalsel Yasin Toyib mengatakan, dua jembatan yang mereka bangun itu nantinya memiliki lebar sembilan meter. Sehingga, mobil yang melintas bisa berselisih jalan.

“Sebelumnya lebarnya cuma tiga meter, jadi mobil harus bergantian kalau lewat. Itu yang membuat macet setiap kali haul Guru Sekumpul. Tapi, setelah jembatan kami lebarkan maka kemacetan kemungkinan dapat berkurang,” katanya.

Dia mengungkapkan, proyek pembangunan kedua jembatan tersebut sudah mulai dilaksanakan pada akhir Mei 2019. “Saat ini pekerjaan sudah hampir rampung, kemungkinan pada bulan Desember sudah bisa dilewati,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa Yasin ini berharap, dengan rampungnya pembangunan jembatan di Bincau dan di Jalan Pendidikan, kemacetan pada puncak haul Guru Sekumpul benar-benar dapat berkurang.

“Karena kami sengaja melebarkan dua jembatan ini memang khusus untuk kelancaran haul,” pungkasnya. (ris/ram/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/