alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Arungi Pilkada Banjarbaru, Mantan Senator Gandeng Dokter, Jadi Poros Keempat

BANJARBARU – Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru kembali muncul. Kali ini, mantan Anggota DPD RI tiga periode, Sofwat Hadi memutuskan maju di Pilwali Banjarbaru 2020 mendatang.

Mantan senator di periode 2004, 2009 dan 2014 ini memilih Dokter Abdul Halim sebagai wakilnya. Kesepakatan antara Sofwat & Halim terpantau beberapa hari lalu, dalam sebuah pertemuan di rumah makan.

Sofwat yang juga pensiunan perwira menengah Polri ini ketika dikonfirmasi membenarkan ihwal pencalonannya. Bahkan ia sangat yakin bersama wakilnya akan jadi pasangan yang bisa mengimbangi bahkan melewati pasangan-pasangan bacalon yang sudah ada.

“Iya, ulun (saya, red) maju di Pilwali Kota Banjarbaru dengan dokter Abdul Halim. Saya juga sudah menjajaki dengan parpol, termasuk mendaftar di PKS juga,” katanya.

Soal pasangannya, mantan senator berusia 69 tahun ini menilai jika Halim merupakan tokoh masyarakat di Banjarbaru. “Beliau tokoh masyarakat di Banjarbaru, jadi saya kira tepat.”

Ditanya alasan terbesarnya, Sofwat menjawab kalau pasangannya hadir sebagai alternatif. Sebab nilainya pasangan yang muncul terkesan hanya dari unsur dua parpol saja.

“Saya memberikan alternatif lain kepada para pemilih, karena yang muncul 2 pasangan tersebut para ketua partai yang hanya 2 partai saja. Padahal masih banyak partai yg belum mencalonkan pasangan calonnya,” jawabnya.

Selain membidik PKS, Sofwat juga mengincar Gerindra yang memiliki 6 kursi di Banjarbaru. Meskipun sebelumnya Ketua Gerindra Banjarbaru pernah menyatakan, peluang calon lain di luar petahana untuk partainya tinggal 20 persen.

“Saya mengharap dapat dukungan dari Gerindra, karena Gerindra partai yang besar dan logika politiknya, tidak mungkin Gerindra mencalonkan pasangan dari ketua partai lain,” tandasnya.

Bagaimana dengan partai lainnya? “Tentu saya akan bidik parpol lain, tapi selain Golkar dan PPP,” ujar Sofwat yang juga memastikan, pihaknya tidak akan maju melalui jalur independen.

“Kami ini calon independen yang maju lewat jalur parpol,” tandasnya.

Sementara itu, Halim ketika dikonfirmasi Radar Banjarmasin mengenai kesepakatannya dengan Sofwat Hadi, membenarkan.

“Iya bersama pak Sofwat. Insya Allah kita siap berpasangan. Kita akan memilih jalur Parpol, saya pribadi sudah mendaftar di PKS dan Gerindra serta Nasdem,” katanya. (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru kembali muncul. Kali ini, mantan Anggota DPD RI tiga periode, Sofwat Hadi memutuskan maju di Pilwali Banjarbaru 2020 mendatang.

Mantan senator di periode 2004, 2009 dan 2014 ini memilih Dokter Abdul Halim sebagai wakilnya. Kesepakatan antara Sofwat & Halim terpantau beberapa hari lalu, dalam sebuah pertemuan di rumah makan.

Sofwat yang juga pensiunan perwira menengah Polri ini ketika dikonfirmasi membenarkan ihwal pencalonannya. Bahkan ia sangat yakin bersama wakilnya akan jadi pasangan yang bisa mengimbangi bahkan melewati pasangan-pasangan bacalon yang sudah ada.

“Iya, ulun (saya, red) maju di Pilwali Kota Banjarbaru dengan dokter Abdul Halim. Saya juga sudah menjajaki dengan parpol, termasuk mendaftar di PKS juga,” katanya.

Soal pasangannya, mantan senator berusia 69 tahun ini menilai jika Halim merupakan tokoh masyarakat di Banjarbaru. “Beliau tokoh masyarakat di Banjarbaru, jadi saya kira tepat.”

Ditanya alasan terbesarnya, Sofwat menjawab kalau pasangannya hadir sebagai alternatif. Sebab nilainya pasangan yang muncul terkesan hanya dari unsur dua parpol saja.

“Saya memberikan alternatif lain kepada para pemilih, karena yang muncul 2 pasangan tersebut para ketua partai yang hanya 2 partai saja. Padahal masih banyak partai yg belum mencalonkan pasangan calonnya,” jawabnya.

Selain membidik PKS, Sofwat juga mengincar Gerindra yang memiliki 6 kursi di Banjarbaru. Meskipun sebelumnya Ketua Gerindra Banjarbaru pernah menyatakan, peluang calon lain di luar petahana untuk partainya tinggal 20 persen.

“Saya mengharap dapat dukungan dari Gerindra, karena Gerindra partai yang besar dan logika politiknya, tidak mungkin Gerindra mencalonkan pasangan dari ketua partai lain,” tandasnya.

Bagaimana dengan partai lainnya? “Tentu saya akan bidik parpol lain, tapi selain Golkar dan PPP,” ujar Sofwat yang juga memastikan, pihaknya tidak akan maju melalui jalur independen.

“Kami ini calon independen yang maju lewat jalur parpol,” tandasnya.

Sementara itu, Halim ketika dikonfirmasi Radar Banjarmasin mengenai kesepakatannya dengan Sofwat Hadi, membenarkan.

“Iya bersama pak Sofwat. Insya Allah kita siap berpasangan. Kita akan memilih jalur Parpol, saya pribadi sudah mendaftar di PKS dan Gerindra serta Nasdem,” katanya. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/