alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 24 May 2022

Ditawari Gerindra Maju Gubernur, Rosehan Tunggu Instruksi PDIP

BANJARMASIN – Rosehan Noor Bahri rupanya benar-benar mengincar posisi Wakil Gubernur Kalsel. Mantan wagub era Rudy Ariffin ini mendaftar ke DPD Gerindra Kalsel sebagai calon Wakil Gubernur Kalsel pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 mendatang, kemarin.

Anggota DPRD Kalsel dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini datang bersama tiga orang kader partai. Dia disambut hangat di DPD Gerindra Kalsel. Ketua DPD Gerindra H Abidin bahkan memotivasi Rosehan untuk mendaftar ke posisi gubernur.

“Pimpinan waktu itu ngomong, Pak Rosehan kan sudah pernah jadi wagub masa mendaftar sebagai cawagub lagi, gubernur dong,” ucap Sekretaris DPD Gerindra Kalsel, Ilham Noor mengutip H Abidin saat itu.

Sayangnya Ilham tak memastikan apakah permintaan H Abidin kepada Rosehan menjadi sinyal kemungkinan Gerindra dan PDIP akan berkoalisi dalam Pilgub mendatang untuk menantang petahana.

Yang jelas, lanjut mantan anggota DPRD Provinsi Kalsel, peride 2014-2019 ini, Gerindra Kalsel mendorong putra putri Banua menjadi gubernur dan wakil gubernur dalam pertarungan politik pilkada serentak 2020 di Kalsel. Sampai saat ini sudah ada lima orang yang mendaftar, Gusti Iskandar, Sahbirin Noor, Sofwat Hadi, Denny Indrayana dan Rosehan NB.

“Kita tunggu saja 15 Oktober ini, siapa yang akan mengembalikan berkas, kemudian diverifikasi kelengkapannya, jika sudah selesai, akan diserahkan ke DPP,” ujarnya.

Kepada Radar Banjarmasin, Rosehan mengaku tak menduga bakal ditawari untuk melamar menjadi bakal calon gubernur (cagub). “Waktu itu ketua berkata kepada saya, kalau melamar wagub tidak kami terima, tapi kalau gubernur akan diterima,” ucapnya.

Tawaran Ketua Gerindra Kalsel yang tak lain masih kerabat dekatnya itu, disambut baik oleh Rosehan. Tapi dia belum bisa memastikan posisi mana yang akan dilamar. Namun ketika mendaftar di PDIP, Rosehan mengaku mendaftar sebagai gubernur dan wagub. Karena yang menentukan semuanya dari pusat.

Sebagai kader partai PDIP dia harus tetap bersikap profesional. Apa yang di bincangkan dengan Ketua DPD Gerindra Kalsel sudah dilaporkan kepada Ketua DPW PDIP H Mardani Maming. Politik itu dinamis, setiap detik bisa berubah di waktu terakhir,” pungkasnya. (gmp/ran/ema)

BANJARMASIN – Rosehan Noor Bahri rupanya benar-benar mengincar posisi Wakil Gubernur Kalsel. Mantan wagub era Rudy Ariffin ini mendaftar ke DPD Gerindra Kalsel sebagai calon Wakil Gubernur Kalsel pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 mendatang, kemarin.

Anggota DPRD Kalsel dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini datang bersama tiga orang kader partai. Dia disambut hangat di DPD Gerindra Kalsel. Ketua DPD Gerindra H Abidin bahkan memotivasi Rosehan untuk mendaftar ke posisi gubernur.

“Pimpinan waktu itu ngomong, Pak Rosehan kan sudah pernah jadi wagub masa mendaftar sebagai cawagub lagi, gubernur dong,” ucap Sekretaris DPD Gerindra Kalsel, Ilham Noor mengutip H Abidin saat itu.

Sayangnya Ilham tak memastikan apakah permintaan H Abidin kepada Rosehan menjadi sinyal kemungkinan Gerindra dan PDIP akan berkoalisi dalam Pilgub mendatang untuk menantang petahana.

Yang jelas, lanjut mantan anggota DPRD Provinsi Kalsel, peride 2014-2019 ini, Gerindra Kalsel mendorong putra putri Banua menjadi gubernur dan wakil gubernur dalam pertarungan politik pilkada serentak 2020 di Kalsel. Sampai saat ini sudah ada lima orang yang mendaftar, Gusti Iskandar, Sahbirin Noor, Sofwat Hadi, Denny Indrayana dan Rosehan NB.

“Kita tunggu saja 15 Oktober ini, siapa yang akan mengembalikan berkas, kemudian diverifikasi kelengkapannya, jika sudah selesai, akan diserahkan ke DPP,” ujarnya.

Kepada Radar Banjarmasin, Rosehan mengaku tak menduga bakal ditawari untuk melamar menjadi bakal calon gubernur (cagub). “Waktu itu ketua berkata kepada saya, kalau melamar wagub tidak kami terima, tapi kalau gubernur akan diterima,” ucapnya.

Tawaran Ketua Gerindra Kalsel yang tak lain masih kerabat dekatnya itu, disambut baik oleh Rosehan. Tapi dia belum bisa memastikan posisi mana yang akan dilamar. Namun ketika mendaftar di PDIP, Rosehan mengaku mendaftar sebagai gubernur dan wagub. Karena yang menentukan semuanya dari pusat.

Sebagai kader partai PDIP dia harus tetap bersikap profesional. Apa yang di bincangkan dengan Ketua DPD Gerindra Kalsel sudah dilaporkan kepada Ketua DPW PDIP H Mardani Maming. Politik itu dinamis, setiap detik bisa berubah di waktu terakhir,” pungkasnya. (gmp/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/