alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Mobil Perusahaan Digadaikan, Sopir Disanksi Pidana Penggelapan

TANJUNG – Jangan ditiru kejadian berikut ini ketika anda bekerja di perusahaan. Yaitu, menggadaikan mobil perusahaan tanpa sepengetahuan atasan.

Kisah ini terjadi di Desa Wirang, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong. Seorang karyawan PT Ciracap Sumber Prima, Budi Yanto yang berusia 37 tahun menjual mobil perusahaannya itu.

Mobil jenis Mitsubisi Strata nomor polisi B 9017 DH itu digadaikan ketika bertugas ke luar daerah, tepatnya di Batu Kajang, Kalimantan Timur dengan tebusan uang Rp20juta.

Seketika tahu mobil dinas tak juga kelihatan beroperasional, sang atasan, Tomleha, menanyakan keberadaan kepada sang sopir. Takut ketahuan perbuatannya, Budi mengaku mobil sedang rusak dan proses diperbaiki. 

Tidak percaya begitu saja, pria yang tinggal di Haruai itu diminta menujukkan keberadaan mobil tersebut. Ternyata, tidak dalam keadaan rusak, namun digadaikan.

Sakit hati merasa ditipu, Tomleha langsung melaporkan pelaku ke Polsek Haruai untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Oleh polisi, Budi dijatuhi sanksi tindak pidana penggelapan. 

Kapolsek Haruai Iptu Sutargo membenarkan peristiwa itu. “Barusan tadi malam dapat barang buktinya, mobil,” katanya, Sabtu (9/11/19).(ibn/ema)

TANJUNG – Jangan ditiru kejadian berikut ini ketika anda bekerja di perusahaan. Yaitu, menggadaikan mobil perusahaan tanpa sepengetahuan atasan.

Kisah ini terjadi di Desa Wirang, Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong. Seorang karyawan PT Ciracap Sumber Prima, Budi Yanto yang berusia 37 tahun menjual mobil perusahaannya itu.

Mobil jenis Mitsubisi Strata nomor polisi B 9017 DH itu digadaikan ketika bertugas ke luar daerah, tepatnya di Batu Kajang, Kalimantan Timur dengan tebusan uang Rp20juta.

Seketika tahu mobil dinas tak juga kelihatan beroperasional, sang atasan, Tomleha, menanyakan keberadaan kepada sang sopir. Takut ketahuan perbuatannya, Budi mengaku mobil sedang rusak dan proses diperbaiki. 

Tidak percaya begitu saja, pria yang tinggal di Haruai itu diminta menujukkan keberadaan mobil tersebut. Ternyata, tidak dalam keadaan rusak, namun digadaikan.

Sakit hati merasa ditipu, Tomleha langsung melaporkan pelaku ke Polsek Haruai untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Oleh polisi, Budi dijatuhi sanksi tindak pidana penggelapan. 

Kapolsek Haruai Iptu Sutargo membenarkan peristiwa itu. “Barusan tadi malam dapat barang buktinya, mobil,” katanya, Sabtu (9/11/19).(ibn/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

Pikap Tabrak Pohon, Sopir Terjepit

BPK adalah Aset Kota

Keluarga Sudah Ikhlas

Izin Kafe, Isi Karaoke

Dompet dan Handphone Sasaran Copet

/