alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Pamit Jenguk Orang Tua, Ternyata Warga HSS ini Gantung Diri

KANDANGAN – Warga Desa Tambangan, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten HSS, dihebohkan dengan kasus seorang perempuan bernama Jaleha (47) gantung diri, Jumat (8/11) sore sekitar pukul 17.30 Wita, di rumahnya.

Dari informasi dihimpun, kejadian tragis ini berawal saat korban meminta izin kepada suaminya untuk menemui orang tuanya yang berada tidak jauh dari rumah korban. Sesampainya di rumah orang tuanya, tidak begitu lama korban menuju rumah kosong yang lokasinya tepat berada di belakang rumah orang tua korban.

Salah satu kerabat sempat melihat korban menuju rumah kosong tersebut. Namun tidak curiga korban akan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kecurigan baru muncul ketika korban tidak kunjung keluar dari rumah kosong tersebut.

Memastikan korban tidak terjadi apa-apa, apalagi korban memiliki riwayat penyakit keras yang belum sembuh-sembuh, meski sudah pernah berobat. Kerabat korban mendatangi rumah kosong tersebut.

Namun, alangkah terkejutnya kerabat korban mengetahui korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan tali jemuran. Ia pun langsung memberitahukan kepada suami korban, dibantu warga korban langsung diturunkan. Tetapi sayang nyawanya tidak tertolong. Korban meninggal dunia.

Kapolres HSS, AKBP Dedy Eka Jaya melalui Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Polsek Daha Selatan Ipda Syarifudin saat dikonfirmasi membenarkan ada seorang perempuan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Untuk penyebab pastinya, Syarifudin belum bisa memastikan karena masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. “Diduga penyebab korban gantung diri karena penyakit dideritanya tidak kunjung sembuh,” ujarnya.

Pihak keluarga korban menerima kematian korban dan menolak dilakukan Visum et repertum (VeR). (shn/bin/ema)

KANDANGAN – Warga Desa Tambangan, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten HSS, dihebohkan dengan kasus seorang perempuan bernama Jaleha (47) gantung diri, Jumat (8/11) sore sekitar pukul 17.30 Wita, di rumahnya.

Dari informasi dihimpun, kejadian tragis ini berawal saat korban meminta izin kepada suaminya untuk menemui orang tuanya yang berada tidak jauh dari rumah korban. Sesampainya di rumah orang tuanya, tidak begitu lama korban menuju rumah kosong yang lokasinya tepat berada di belakang rumah orang tua korban.

Salah satu kerabat sempat melihat korban menuju rumah kosong tersebut. Namun tidak curiga korban akan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Kecurigan baru muncul ketika korban tidak kunjung keluar dari rumah kosong tersebut.

Memastikan korban tidak terjadi apa-apa, apalagi korban memiliki riwayat penyakit keras yang belum sembuh-sembuh, meski sudah pernah berobat. Kerabat korban mendatangi rumah kosong tersebut.

Namun, alangkah terkejutnya kerabat korban mengetahui korban sudah dalam keadaan tergantung menggunakan tali jemuran. Ia pun langsung memberitahukan kepada suami korban, dibantu warga korban langsung diturunkan. Tetapi sayang nyawanya tidak tertolong. Korban meninggal dunia.

Kapolres HSS, AKBP Dedy Eka Jaya melalui Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Polsek Daha Selatan Ipda Syarifudin saat dikonfirmasi membenarkan ada seorang perempuan mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Untuk penyebab pastinya, Syarifudin belum bisa memastikan karena masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. “Diduga penyebab korban gantung diri karena penyakit dideritanya tidak kunjung sembuh,” ujarnya.

Pihak keluarga korban menerima kematian korban dan menolak dilakukan Visum et repertum (VeR). (shn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/