alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Dinas Pertanian Gagas Bengkel Keliling Alsintan

BATULICIN – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik terutama dalam bidang pertanian, Dinas Pertanian Tanbu melakukan inovasi Bengkel Keliling Alat Mesin Pertanian (Alsintan) untuk masyarakat. Program tersebut diluncurkan secara resmi oleh Bupati Tanbu H Sudian Noor di Desa Salimuran Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (5/11).

Saat peluncuran, Bupati mengungkapkan kalau program ini adalah hal yang menggembirakan karena menjadi salah satu harapan masyarakat dan sangat mendukung program tersebut. “Inovasi ini sangat luar biasa. Ini adalah yang diharapkan oleh masyarakat selama ini,” ujarnya.

Dia juga berharap melalui program Bengkel Keliling Alsintan itu, tidak terjadi lagi permasalahan terkait kerusakan alsintan di lapangan, karena sudah ditangani oleh tim dari bengkel keliling tersebut.

“Semoga program ini akan menambah kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian dan menjadi inovasi yang luar biasa. Sukses untuk Bapak Budi selaku Kepala Dinas Pertanian Tanbu dan rekan-rekan. Lanjutkan terus. Semoga pertanian kita menjadi semakin maju,” jelas Bupati.

Sebagai informasi, Bengkel Keliling Alsintan merupakan proyek perubahan strategis yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian H Setia Budi dalam rangka pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat II di Badan Pengembangan Sumber Daya Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam pelayanannya, kata Budi Bengkel Keliling Alsintan menggunakan armada satu unit mobil double cabin untuk mendatangi lokasi alat masyarakat yang rusak.

“Untuk laporan kerusakan, Bengkel keliling Alsintan dapat dihubungi via telepon. Sedangkan apabila tidak ada jadwal perbaikan, maka tim akan melakukan kunjungan rutin sesuai jadwal yang ditentukan ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu,” jelasnya.

Untuk Kabupaten Tanbu, diperkirakan ada sekitar 3000 alsintan yang dimiliki masyarakat, baik pribadi, kelompok tani dan lainnya. Dari mulai traktor, combine harvester, rice planter hingga waterpump. Dengan populasi alat paling tinggi di wilayah Kecamatan Kusan Hilir, Kusan Hulu dan Batulicin.

“Bengkel Keliling Alsintan akan melayani servis berkala seperti penggantian oli dan filter bahan bakar, maupun kerusakan lainnya. Dan bengkel tidak memungut jasa servis alias gratis, hanya dikenakan tarif untuk suku cadang,” pungkas Budi. (kry/ram/ema)

BATULICIN – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik terutama dalam bidang pertanian, Dinas Pertanian Tanbu melakukan inovasi Bengkel Keliling Alat Mesin Pertanian (Alsintan) untuk masyarakat. Program tersebut diluncurkan secara resmi oleh Bupati Tanbu H Sudian Noor di Desa Salimuran Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (5/11).

Saat peluncuran, Bupati mengungkapkan kalau program ini adalah hal yang menggembirakan karena menjadi salah satu harapan masyarakat dan sangat mendukung program tersebut. “Inovasi ini sangat luar biasa. Ini adalah yang diharapkan oleh masyarakat selama ini,” ujarnya.

Dia juga berharap melalui program Bengkel Keliling Alsintan itu, tidak terjadi lagi permasalahan terkait kerusakan alsintan di lapangan, karena sudah ditangani oleh tim dari bengkel keliling tersebut.

“Semoga program ini akan menambah kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian dan menjadi inovasi yang luar biasa. Sukses untuk Bapak Budi selaku Kepala Dinas Pertanian Tanbu dan rekan-rekan. Lanjutkan terus. Semoga pertanian kita menjadi semakin maju,” jelas Bupati.

Sebagai informasi, Bengkel Keliling Alsintan merupakan proyek perubahan strategis yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian H Setia Budi dalam rangka pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat II di Badan Pengembangan Sumber Daya Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam pelayanannya, kata Budi Bengkel Keliling Alsintan menggunakan armada satu unit mobil double cabin untuk mendatangi lokasi alat masyarakat yang rusak.

“Untuk laporan kerusakan, Bengkel keliling Alsintan dapat dihubungi via telepon. Sedangkan apabila tidak ada jadwal perbaikan, maka tim akan melakukan kunjungan rutin sesuai jadwal yang ditentukan ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu,” jelasnya.

Untuk Kabupaten Tanbu, diperkirakan ada sekitar 3000 alsintan yang dimiliki masyarakat, baik pribadi, kelompok tani dan lainnya. Dari mulai traktor, combine harvester, rice planter hingga waterpump. Dengan populasi alat paling tinggi di wilayah Kecamatan Kusan Hilir, Kusan Hulu dan Batulicin.

“Bengkel Keliling Alsintan akan melayani servis berkala seperti penggantian oli dan filter bahan bakar, maupun kerusakan lainnya. Dan bengkel tidak memungut jasa servis alias gratis, hanya dikenakan tarif untuk suku cadang,” pungkas Budi. (kry/ram/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/