alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Kebakaran di Rantau Hanguskan 8 Bangunan

RANTAU – Di saat masih jam istirahat perkantoran, warga dikagetkan dengan munculnya asap tebal. Ternyata, asap itu berasal dari api yang berkobar di Jalan Pelita Kelurahan Rangda Malingkung Kecamatan Tapin Utara, Rabu (6/11) sekitar pukul 13.35 Wita.

Mengetahui terjadi kebakaran, warga langsung berhamburan keluar rumah. Para aparatur sipil negara (PNS) juga kaget melihat api tersebut. Pasalnya karena dekat dengan salah satu perpustakaan milik daerah. 

Radar Banjarmasin yang saat itu sedang santai juga langsung menuju lokasi. Setelah sampai di lokasi ternyata beberapa mobil barisan pemadam kebakaran sudah berada di lokasi.

Api begitu cepat menyebar ke beberapa rumah. Bahkan, rumah beton milik H Rudy juga dijilat. Melihat rumah ini terbakar, penjaga perpustakaan yang ada di sampingnya langsung mengeluarkan berkas dan buku-buku. Dibantu para anggota pemadam dan warga masyarakat.

Selama satu jam berjibaku, akhirnya si jago merah dapat dipadamkan oleh puluhan anggota BPK Tapin dan dibantu dengan BPK dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Lator, warga sekitar menceritakan awal api berawal dari salah satu rumah yang berada di belakang, kemudian menyebar ke rumah depan. “Saat saya melihat api sudah langsung membesar,” ucapnya.
Informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, ada 8 rumah terbakar. Diantaranya rumah H Rudi, H Sukri, H Isbat, H Anang, Yani Hamra, Asul, satu buah bangunan dan dua buah bedakan.

Saat kejadian, ada satu orang yang mengalami luka bakar atas nama Rima. Ia dibawa ke Rumah Sakit Datu Sanggul Rantau. Seorang petugas pemadam kebakaran juga jatuh saat melakukan proses pemadaman api.

Kapolsek Tapin Utara, Iptu Salahuddin Kurdi mengatakan bahwa menurut keterangan dari masyarakat dan pantauan pihaknya, api dimulai dari rumah H Anang, kemudian menjalar. Akbatnya 8 buah rumah terbakar. “Dugaan sementara masih dalam tahap penyelidikan,” ucapnya. (dly/ema)

RANTAU – Di saat masih jam istirahat perkantoran, warga dikagetkan dengan munculnya asap tebal. Ternyata, asap itu berasal dari api yang berkobar di Jalan Pelita Kelurahan Rangda Malingkung Kecamatan Tapin Utara, Rabu (6/11) sekitar pukul 13.35 Wita.

Mengetahui terjadi kebakaran, warga langsung berhamburan keluar rumah. Para aparatur sipil negara (PNS) juga kaget melihat api tersebut. Pasalnya karena dekat dengan salah satu perpustakaan milik daerah. 

Radar Banjarmasin yang saat itu sedang santai juga langsung menuju lokasi. Setelah sampai di lokasi ternyata beberapa mobil barisan pemadam kebakaran sudah berada di lokasi.

Api begitu cepat menyebar ke beberapa rumah. Bahkan, rumah beton milik H Rudy juga dijilat. Melihat rumah ini terbakar, penjaga perpustakaan yang ada di sampingnya langsung mengeluarkan berkas dan buku-buku. Dibantu para anggota pemadam dan warga masyarakat.

Selama satu jam berjibaku, akhirnya si jago merah dapat dipadamkan oleh puluhan anggota BPK Tapin dan dibantu dengan BPK dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Lator, warga sekitar menceritakan awal api berawal dari salah satu rumah yang berada di belakang, kemudian menyebar ke rumah depan. “Saat saya melihat api sudah langsung membesar,” ucapnya.
Informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, ada 8 rumah terbakar. Diantaranya rumah H Rudi, H Sukri, H Isbat, H Anang, Yani Hamra, Asul, satu buah bangunan dan dua buah bedakan.

Saat kejadian, ada satu orang yang mengalami luka bakar atas nama Rima. Ia dibawa ke Rumah Sakit Datu Sanggul Rantau. Seorang petugas pemadam kebakaran juga jatuh saat melakukan proses pemadaman api.

Kapolsek Tapin Utara, Iptu Salahuddin Kurdi mengatakan bahwa menurut keterangan dari masyarakat dan pantauan pihaknya, api dimulai dari rumah H Anang, kemudian menjalar. Akbatnya 8 buah rumah terbakar. “Dugaan sementara masih dalam tahap penyelidikan,” ucapnya. (dly/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/