alexametrics
26.3 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Lama Dinanti, Jembatan Sungai Puting Mulai Beroperasi

RANTAU – Akhirnya jembatan penghubung antara Kabupaten Tapin dan Barito Kuala yang pengerjaannya menggunakan dana CSR perusahaan selesai dibangun. Rabu (6/10) akan dilakukan uji traffic jembatan.

Jembatan yang berada di Desa Sungai Puting Kecamatan Candi Laras Utara ini sangat dinantikan oleh masyarakat. Jembatan ini merupakan alternatif terdekat untuk menuju Banjarmasin dari Hulu Sungai.

“Memang benar besok (hari ini) dibuka tepatnya pada pukul 12.00 Wita,” ucap Camat Candi Laras Utara, Parianata, Selasa (5/11).

Dijelaskan, untuk uji traffic tidak hanya untuk roda dua saja, tapi roda empat maupun roda enam dan lain-lain bisa melintas di jembatan tersebut. “Pembukaan jembatan ini tidak hanya dilakukan sementara, tapi untuk seterusnya,” katanya.

Ditambahkan, jalan Sungai Puting selama ini adalah jalan alternatif warga di Hulu Sungai apabila ingin ke Banjarmasin. Karena jaraknya cukup dekat dan yang lebih penting terhindar dari kemacetan 

“Selama ini masyarakat kalau mau lewat harus naik kapal penyeberangan yang kondisinya sering rusak. Karena itu, dengan beroperasinya jembatan tersebut sangat membantu pengguna jalan,” kata Parianata.

Adapun pendanaan pembangunan jembatan Sungai Puting tersebut berasal dari dana CSR PT Antang Gunung Meratus sebesar Rp 70 miliar. (dly/ema)

RANTAU – Akhirnya jembatan penghubung antara Kabupaten Tapin dan Barito Kuala yang pengerjaannya menggunakan dana CSR perusahaan selesai dibangun. Rabu (6/10) akan dilakukan uji traffic jembatan.

Jembatan yang berada di Desa Sungai Puting Kecamatan Candi Laras Utara ini sangat dinantikan oleh masyarakat. Jembatan ini merupakan alternatif terdekat untuk menuju Banjarmasin dari Hulu Sungai.

“Memang benar besok (hari ini) dibuka tepatnya pada pukul 12.00 Wita,” ucap Camat Candi Laras Utara, Parianata, Selasa (5/11).

Dijelaskan, untuk uji traffic tidak hanya untuk roda dua saja, tapi roda empat maupun roda enam dan lain-lain bisa melintas di jembatan tersebut. “Pembukaan jembatan ini tidak hanya dilakukan sementara, tapi untuk seterusnya,” katanya.

Ditambahkan, jalan Sungai Puting selama ini adalah jalan alternatif warga di Hulu Sungai apabila ingin ke Banjarmasin. Karena jaraknya cukup dekat dan yang lebih penting terhindar dari kemacetan 

“Selama ini masyarakat kalau mau lewat harus naik kapal penyeberangan yang kondisinya sering rusak. Karena itu, dengan beroperasinya jembatan tersebut sangat membantu pengguna jalan,” kata Parianata.

Adapun pendanaan pembangunan jembatan Sungai Puting tersebut berasal dari dana CSR PT Antang Gunung Meratus sebesar Rp 70 miliar. (dly/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/