alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Saturday, 28 May 2022

Desember, PDIP Tetapkan Paslon

BANJARMASIN – Pendaftaran bakal calon Pilwali 2020 telah lama ditutup PDI Perjuangan. Lalu, siapa yang akan diusung? Kapan hasil penjaringan diumumkan?

Ketua DPC PDI Perjuangan Banjarmasin, Muhaimin memastikan, PDIP akan memprioritaskan kader internal partai sebagai calon Wali Kota Banjarmasin. “Peluang untuk kader sendiri lebih besar,” ucapnya.

Dari internal sendiri, PDIP setidaknya punya tiga nama. Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah, Ketua KNPI Kalsel Fazlur Rahman, dan Muhaimin sendiri.

Hermansyah dan Muhaimin mengincar kursi wali kota. Sedangkan Fazlur hanya kepincut menjadi calon wakil wali kota.

“Beberapa waktu lalu sudah dipanggil DPP terkait peta politik Pilkada di Banjarmasin. Kami sampaikan potensi yang mendaftar. Yang jelas, PDIP belum bisa mengusung calon sendiri, jadi mau tidak mau harus berkoalisi,” jelasnya.

Selain ketiga nama di atas, juga ada pendaftar bakal calon dari parpol lain. Yakni Ketua DPD Golkar Banjarmasin Ananda dan Sekdaprov Kalsel Abdul Haris Makkie.

PDIP sendiri sudah melakukan survei elektabilitas setiap calon kepala daerah. Termasuk untuk Banjarmasin. Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan nama calon yang akan diusung.

“Biasanya ada rekomendasi khusus untuk penugasan kepada calon yang ditunjuk untuk berkoordinasi menjaring koalisi dan pasangan. Insyaallah November ini sudah ada surat penugasan itu,” sebutnya.

Rencananya, DPP bakal menetapkan calon pasangan wali kota dan wakilnya pada Desember mendatang. Termasuk penetapan pasangan untuk Pilgub Kalsel 2020.

Terlepas dari itu, apakah nama Muhaimin akan ditunjuk atau tidak, ia menyerahkan sepenuhnya ke DPP dan DPD. Dirinya manut saja, mengikuti arahan partai. “Intinya, semuanya kami serahkan kepada partai. Tentunya harus dijalani,” katanya. (nur/fud/ema)

BANJARMASIN – Pendaftaran bakal calon Pilwali 2020 telah lama ditutup PDI Perjuangan. Lalu, siapa yang akan diusung? Kapan hasil penjaringan diumumkan?

Ketua DPC PDI Perjuangan Banjarmasin, Muhaimin memastikan, PDIP akan memprioritaskan kader internal partai sebagai calon Wali Kota Banjarmasin. “Peluang untuk kader sendiri lebih besar,” ucapnya.

Dari internal sendiri, PDIP setidaknya punya tiga nama. Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah, Ketua KNPI Kalsel Fazlur Rahman, dan Muhaimin sendiri.

Hermansyah dan Muhaimin mengincar kursi wali kota. Sedangkan Fazlur hanya kepincut menjadi calon wakil wali kota.

“Beberapa waktu lalu sudah dipanggil DPP terkait peta politik Pilkada di Banjarmasin. Kami sampaikan potensi yang mendaftar. Yang jelas, PDIP belum bisa mengusung calon sendiri, jadi mau tidak mau harus berkoalisi,” jelasnya.

Selain ketiga nama di atas, juga ada pendaftar bakal calon dari parpol lain. Yakni Ketua DPD Golkar Banjarmasin Ananda dan Sekdaprov Kalsel Abdul Haris Makkie.

PDIP sendiri sudah melakukan survei elektabilitas setiap calon kepala daerah. Termasuk untuk Banjarmasin. Hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan nama calon yang akan diusung.

“Biasanya ada rekomendasi khusus untuk penugasan kepada calon yang ditunjuk untuk berkoordinasi menjaring koalisi dan pasangan. Insyaallah November ini sudah ada surat penugasan itu,” sebutnya.

Rencananya, DPP bakal menetapkan calon pasangan wali kota dan wakilnya pada Desember mendatang. Termasuk penetapan pasangan untuk Pilgub Kalsel 2020.

Terlepas dari itu, apakah nama Muhaimin akan ditunjuk atau tidak, ia menyerahkan sepenuhnya ke DPP dan DPD. Dirinya manut saja, mengikuti arahan partai. “Intinya, semuanya kami serahkan kepada partai. Tentunya harus dijalani,” katanya. (nur/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/