alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Paman Birin: Al Qur'an Pelita dan Solusi Masalah Kehidupan

KOTABARU – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke 32 Tingkat Provinsi di Siring Laut Kotabaru, Minggu (3/11) malam.

Menurut Gubernur Kalsel, MTQ bukan hanya tempat dan ruang menunjukan kemampuan membaca Alquran dan menafsirkan serta menulis Alquran secara indah. Tetapi lebih dari itu adalah sarana untuk mensyiarkan bacaan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai kitab suci bagi umat islam Alquran memang harus dibaca, difahami, diamalkan dan dijadikan pedoman diberbagai pedoman aspek kehidupan. Orang-orang yang rajin dan istiqamah dalam membaca Alquran, Insya Allah mendapat petunjuk dan bimbingan untuk menentukan yang hak dan batil.

Mereka memiliki keramahan, kesantunan dan keadaban dalam dimensi ketuhanan maupun kemanusiaan.

“Ini karena Alquran adalah pelita, pencerah dan solusi bagi setiap persoalan hidup dan kehidupan,” ucap Paman Birin

Karena itu tidak sulit menuju masyarakat yang damai, tentram dan sejahtera apabila seluruh umat islam mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Gubernur mengajak untuk menjadikan Alquran sebagai solusi dan jalan keluar untuk menghadapi problematika kehidupan dalam bentuk apapun, demi tercapainya kehidupan yang damai dan tentram.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan H Noor Fahmi mengatakan, Kabupaten Kotabaru beruntung karena dalam beberapa hari akan mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Alquran. “Insyallah ini akan mendapatkan keberkahan, ketemtraman dan kedamaian,” katanya.

Dikatakanya, MTQ dapat meningkatkan kecintaan terhadap Alquran, sekaligus pemebelajaran bagi semua agar menjadikan Alquran sebagainiman dan petunjuk bagi manusia. “Alquran harus dijadikan teman umat islam karena penuh syarat dengan petunjuk” katanya.

Sementara itu, Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alaydrus menyampaikan kehadiran para kafilah membawa berkah bagi Kabupaten Kotabaru. Bupati juga mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas penunjukan wilayahnya sebagai tuan ramah.

MTQ berlangsung dari tanggal 3 hingga 9 Nopember 2019 dan lebih dari 1300 orang tamu yang berhadir. Untuk cabang yang dilombakan diantaranya tilawah al qur’an, hifzh al qur’an, fahmil al qur’an, syahril al qur’an, khath al qur’an, menulis makalah ilmiyah al qur’an. (syh/ran/ema)

KOTABARU – Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke 32 Tingkat Provinsi di Siring Laut Kotabaru, Minggu (3/11) malam.

Menurut Gubernur Kalsel, MTQ bukan hanya tempat dan ruang menunjukan kemampuan membaca Alquran dan menafsirkan serta menulis Alquran secara indah. Tetapi lebih dari itu adalah sarana untuk mensyiarkan bacaan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai kitab suci bagi umat islam Alquran memang harus dibaca, difahami, diamalkan dan dijadikan pedoman diberbagai pedoman aspek kehidupan. Orang-orang yang rajin dan istiqamah dalam membaca Alquran, Insya Allah mendapat petunjuk dan bimbingan untuk menentukan yang hak dan batil.

Mereka memiliki keramahan, kesantunan dan keadaban dalam dimensi ketuhanan maupun kemanusiaan.

“Ini karena Alquran adalah pelita, pencerah dan solusi bagi setiap persoalan hidup dan kehidupan,” ucap Paman Birin

Karena itu tidak sulit menuju masyarakat yang damai, tentram dan sejahtera apabila seluruh umat islam mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Gubernur mengajak untuk menjadikan Alquran sebagai solusi dan jalan keluar untuk menghadapi problematika kehidupan dalam bentuk apapun, demi tercapainya kehidupan yang damai dan tentram.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan H Noor Fahmi mengatakan, Kabupaten Kotabaru beruntung karena dalam beberapa hari akan mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Alquran. “Insyallah ini akan mendapatkan keberkahan, ketemtraman dan kedamaian,” katanya.

Dikatakanya, MTQ dapat meningkatkan kecintaan terhadap Alquran, sekaligus pemebelajaran bagi semua agar menjadikan Alquran sebagainiman dan petunjuk bagi manusia. “Alquran harus dijadikan teman umat islam karena penuh syarat dengan petunjuk” katanya.

Sementara itu, Bupati Kotabaru Sayed Jafar Alaydrus menyampaikan kehadiran para kafilah membawa berkah bagi Kabupaten Kotabaru. Bupati juga mengucapkan terima kasih dan bersyukur atas penunjukan wilayahnya sebagai tuan ramah.

MTQ berlangsung dari tanggal 3 hingga 9 Nopember 2019 dan lebih dari 1300 orang tamu yang berhadir. Untuk cabang yang dilombakan diantaranya tilawah al qur’an, hifzh al qur’an, fahmil al qur’an, syahril al qur’an, khath al qur’an, menulis makalah ilmiyah al qur’an. (syh/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/