alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Optimalkan Potensi Daerah lewat e-Government

BANJARBARU – Gelaran Seminar Nasional Ilmu Komputer Soliter 2019 mengusung tema; Sistem e-government pada era Revolusi Industri 4.0 resmi digelar. Acara dihelat di Ballroom Rotensia Hotel Roditha Banjarbaru, kemarin (31/10).

Dalam acara yang menggandeng Radar Banjarmasin sebagai madia partner ini. Seminar langsung menghadirkan para profesional di bidang industri IT, Akademisi dan Pemerintahan ini. Disebutkan, seminar ini kembali terselenggara usai digelar dua tahun lalu.

Sebagai bentuk keseriusan dengan tema dan maksud yang diusung. Seminar kali ini menghadirkan pembicara yang tidak sembarangan. Seperti Founder dan CEO PT Braindev, Tomi Satria Wahono dan Kepala Bidang E-Government Diskominfo Kalsel Bachrum Majie. Adapun, turut hadir juga pembicara dari kalangan Akademisi, Kepala UPT PTIK Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Radityo Adi Nugroho.

Ketua Pelaksana Seminar Nasional Soliter 2019, Irwan Budiman menyebut, seminar ini diawali dari keterlibatan para akademisi Ilkom FMIPA ULM. Dengan visi misi untuk mengoptimalkan potensi daerah untuk e-government.

“Kami dari tahun 2010 telah aktif dalam kegiatan pemerintahan. Kami juga membantu pembuatan master plan dan aplikasi lainnya. Untuk beberapa daerah di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar,” bukanya.

Hal itulah kata Irwan yang membuat pihaknya akhirnya berinisiatif untuk melaksanakan seminar Nasional Soliter tersebut.

Lanjutnya, Soliter 2019 merupakan Seminar Nasional kedua, setelah sebelumnya dilaksanakan pada 2017 lalu. Dia berharap dengan dilaksanakan seminar ini, e-government dilaksanakan secara utuh oleh pemerintah, bukan gimmic saja.

“Dengan adanya seminar ini, ke depan kami berharap e-government bisa diterapkan mulai dari hal dasar di pemerintahan. Mulai dari e-government di bidang pelayanan, kesehatan, keuangan dan pembangunan di Pemerintahan daerah. Serta hal ini harus terus dikembangkan,” bebernya.

Dijelaskannya lagi, sebuah pemerintahan Kota atau Daerah belum bisa dikatakan Smart City apabila Aplikasi dasar tersebut belum dibangun. “Dengan Seminar Nasional inilah, diharapkan pemerintah daerah seperti di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar bisa mengaplikasikan e-government dalam pemerintahannya.”

Ke depannya, pihaknya katanya juga akan berkomitmen dan konsisten mengusung tema e-government ini. Ia pun menjelaskan juga akan rutin melaksanakan program Seminar Nasional setiap tahunnya.

“Dengan pembicara lain yang lebih baik lagi dan lebih heboh lagi,” terangnya.

Seminar Nasional Ilmu Komputer Soliter 2019, dengan tema Sistem e-government pada era Revolusi Industri 4.0 ini. Diikuti oleh 190 peserta dan undangan. Sebagian besarnya adalah peserta dari pemerintahan dan 30 persen lainnya dari Mahasiswa dan para dosen. (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Gelaran Seminar Nasional Ilmu Komputer Soliter 2019 mengusung tema; Sistem e-government pada era Revolusi Industri 4.0 resmi digelar. Acara dihelat di Ballroom Rotensia Hotel Roditha Banjarbaru, kemarin (31/10).

Dalam acara yang menggandeng Radar Banjarmasin sebagai madia partner ini. Seminar langsung menghadirkan para profesional di bidang industri IT, Akademisi dan Pemerintahan ini. Disebutkan, seminar ini kembali terselenggara usai digelar dua tahun lalu.

Sebagai bentuk keseriusan dengan tema dan maksud yang diusung. Seminar kali ini menghadirkan pembicara yang tidak sembarangan. Seperti Founder dan CEO PT Braindev, Tomi Satria Wahono dan Kepala Bidang E-Government Diskominfo Kalsel Bachrum Majie. Adapun, turut hadir juga pembicara dari kalangan Akademisi, Kepala UPT PTIK Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Radityo Adi Nugroho.

Ketua Pelaksana Seminar Nasional Soliter 2019, Irwan Budiman menyebut, seminar ini diawali dari keterlibatan para akademisi Ilkom FMIPA ULM. Dengan visi misi untuk mengoptimalkan potensi daerah untuk e-government.

“Kami dari tahun 2010 telah aktif dalam kegiatan pemerintahan. Kami juga membantu pembuatan master plan dan aplikasi lainnya. Untuk beberapa daerah di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar,” bukanya.

Hal itulah kata Irwan yang membuat pihaknya akhirnya berinisiatif untuk melaksanakan seminar Nasional Soliter tersebut.

Lanjutnya, Soliter 2019 merupakan Seminar Nasional kedua, setelah sebelumnya dilaksanakan pada 2017 lalu. Dia berharap dengan dilaksanakan seminar ini, e-government dilaksanakan secara utuh oleh pemerintah, bukan gimmic saja.

“Dengan adanya seminar ini, ke depan kami berharap e-government bisa diterapkan mulai dari hal dasar di pemerintahan. Mulai dari e-government di bidang pelayanan, kesehatan, keuangan dan pembangunan di Pemerintahan daerah. Serta hal ini harus terus dikembangkan,” bebernya.

Dijelaskannya lagi, sebuah pemerintahan Kota atau Daerah belum bisa dikatakan Smart City apabila Aplikasi dasar tersebut belum dibangun. “Dengan Seminar Nasional inilah, diharapkan pemerintah daerah seperti di Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar bisa mengaplikasikan e-government dalam pemerintahannya.”

Ke depannya, pihaknya katanya juga akan berkomitmen dan konsisten mengusung tema e-government ini. Ia pun menjelaskan juga akan rutin melaksanakan program Seminar Nasional setiap tahunnya.

“Dengan pembicara lain yang lebih baik lagi dan lebih heboh lagi,” terangnya.

Seminar Nasional Ilmu Komputer Soliter 2019, dengan tema Sistem e-government pada era Revolusi Industri 4.0 ini. Diikuti oleh 190 peserta dan undangan. Sebagian besarnya adalah peserta dari pemerintahan dan 30 persen lainnya dari Mahasiswa dan para dosen. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/