alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Ririen Hadiri Peringatan Maulid

BANJARBARU – Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Landasan Ulin Fitrah Subhan dan Ketua TP PKK Kelurahan Syamsudin Noor Ika Maulida, Selasa (29/10) tadi menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Noor Ikhsan, Jalan Manggis, Kelurahan Syamsudin Noor.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani menyampaikan bahwa Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan gembira.

“Kegiatan ini juga untuk mengajak umat Islam mengenal sejarah perjalanan hidup Rasulullah dan mengambil hikmah dari Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Sementara itu, Ustazah Maryam dalam ceramahnya menyampaikan tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW yang ketika masih berusia tujuh bulan di dalam kandungan ibunda sudah menjadi anak yatim.

“Abdullah, sang ayah meninggal sebelum sempat menimang Nabi. Kemudian pengasuhan dipercayakan kepada Halimah, seorang ibu susuan dari Bani Sa’ad,” ucapnya.

Lanjutnya, Nabi Muhammad tinggal bersama keluarga Sa’ad hingga mencapai usia lima tahun. Usai berada dalam asuhan Halimah, kembalilah kepada ibundanya, Aminah.

“Namun Aminah pun akhirnya wafat. Nabi Muhammad lalu diasuh sang kakek. Untuk selanjutnya, perjuangan dan kesulitan hidup senantiasa mendera Rasul pilihan dan pencerah umat di dunia itu,” pungkasnya. (ris/bin/ema)

BANJARBARU – Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Landasan Ulin Fitrah Subhan dan Ketua TP PKK Kelurahan Syamsudin Noor Ika Maulida, Selasa (29/10) tadi menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Noor Ikhsan, Jalan Manggis, Kelurahan Syamsudin Noor.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani menyampaikan bahwa Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan gembira.

“Kegiatan ini juga untuk mengajak umat Islam mengenal sejarah perjalanan hidup Rasulullah dan mengambil hikmah dari Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Sementara itu, Ustazah Maryam dalam ceramahnya menyampaikan tentang kelahiran Nabi Muhammad SAW yang ketika masih berusia tujuh bulan di dalam kandungan ibunda sudah menjadi anak yatim.

“Abdullah, sang ayah meninggal sebelum sempat menimang Nabi. Kemudian pengasuhan dipercayakan kepada Halimah, seorang ibu susuan dari Bani Sa’ad,” ucapnya.

Lanjutnya, Nabi Muhammad tinggal bersama keluarga Sa’ad hingga mencapai usia lima tahun. Usai berada dalam asuhan Halimah, kembalilah kepada ibundanya, Aminah.

“Namun Aminah pun akhirnya wafat. Nabi Muhammad lalu diasuh sang kakek. Untuk selanjutnya, perjuangan dan kesulitan hidup senantiasa mendera Rasul pilihan dan pencerah umat di dunia itu,” pungkasnya. (ris/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/