alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Dewan Imbau Perbaikan Jalan Longsor Jadi Prioritas

PARINGIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Balangan bersama Komisi III DPRD setempat, belum lama tadi turun ke lapangan untuk mengecek kondisi jalan longsor di Desa Matang Lurus.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Balangan Erly Satriana berharap, kerusakan jalan akibat longsor ini bisa ditangani secepatnya, karena merupakan akses jalan yang padat dilalui warga.

Erly juga meminta kepada dinas terkait agar memprioritaskan perbaikan jalan Desa Matang Lurus dan sesegeranya mengajukan anggaran perbaikan.

“Mengingat pentingnya akses jalan desa ini, instansi terkait harus cepat menanggulanginya. Sebab, ditakutkan kondisinya bisa tambah parah, kami dari DPRD akan membantu untuk dapat usulan penganggaran perbaikan jalan ini,” tandasnya.

Kepala Dinas PUPR Balangan Tuhalus mengatakan, kerusakan memang cukup berat. Menurutnya, kerusakan akibat longsor itu tidak bisa ditangani dengan anggaran pemeliharaan, karena kerusakannya kurang lebih 30 meter. Terlebih itu merupakan jalan beraspal.

“Dari lebar jalan sekitar 6 meter, yang bisa digunakan kini hanya sekitar 2,5 meter,” jelasnya.

Karena anggaran terbatas, lanjut Tuhalus, perbaikan akan dilakukan pada 2020 mendatang. Perbaikan jalan longsor ini ditegaskannya akan jadi prioritas. Sementara ini pihaknya mengusahakan alternatif perbaikan lain dan amankan lokasi jalanan dengan memberikan pembatas. (why/ema)

PARINGIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Kabupaten Balangan bersama Komisi III DPRD setempat, belum lama tadi turun ke lapangan untuk mengecek kondisi jalan longsor di Desa Matang Lurus.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Balangan Erly Satriana berharap, kerusakan jalan akibat longsor ini bisa ditangani secepatnya, karena merupakan akses jalan yang padat dilalui warga.

Erly juga meminta kepada dinas terkait agar memprioritaskan perbaikan jalan Desa Matang Lurus dan sesegeranya mengajukan anggaran perbaikan.

“Mengingat pentingnya akses jalan desa ini, instansi terkait harus cepat menanggulanginya. Sebab, ditakutkan kondisinya bisa tambah parah, kami dari DPRD akan membantu untuk dapat usulan penganggaran perbaikan jalan ini,” tandasnya.

Kepala Dinas PUPR Balangan Tuhalus mengatakan, kerusakan memang cukup berat. Menurutnya, kerusakan akibat longsor itu tidak bisa ditangani dengan anggaran pemeliharaan, karena kerusakannya kurang lebih 30 meter. Terlebih itu merupakan jalan beraspal.

“Dari lebar jalan sekitar 6 meter, yang bisa digunakan kini hanya sekitar 2,5 meter,” jelasnya.

Karena anggaran terbatas, lanjut Tuhalus, perbaikan akan dilakukan pada 2020 mendatang. Perbaikan jalan longsor ini ditegaskannya akan jadi prioritas. Sementara ini pihaknya mengusahakan alternatif perbaikan lain dan amankan lokasi jalanan dengan memberikan pembatas. (why/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/