alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Thursday, 19 May 2022

Yakin Syarat Dukungan Perseorangan Terpenuhi, Denny Tetap Incar Dukungan Gerindra

BANJARMASIN – Denny Indrayana begitu percaya diri maju sebagai bakal calon gubernur Kalsel pada Pilgub 2020 mendatang. Tak hanya mendekati partai politik, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM itu rupanya sudah menyiapkan syarat dukungan maju perseorangan jika parpol tak mengusung dirinya.

Dia mengklaim persyaratan KTP sudah mulai terkumpul jika nantinya harus bertarung melalui jalur perseorangan. “Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, bukti keseriusan saya maju di Pilgub dengan strategi double track. Tak diusung parpol, antisipasinya maju melalui perseorangan,” ujar Denny kemarin.

Namun sebutnya, dia masih berharap akan diusung parpol pada Pilgub nanti. Alasannya membangun Kalsel perlu kerjasama dengan semua pihak, salah satunya dengan parpol. “Parpol tetap dan terus dikuatkan penjajakannya, sambil menyiapkan pengumpulan dukungan copy KTP,” terangnya.

Meski tak menyebut sudah berapa banyak dukungan yang terkumpul, namun Denny mengaku data berkas dukungan yang dihimpun sudah mulai dirapikan. “Jumat malam kami akan rapat koordinasi dengan relawan untuk merapikan dukungan KTP ini,” tambahnya.

Untuk diketahui, jumlah minimal syarat dukungan untuk maju melalui jalur perseorangan adalah 243.880 lembar dukungan. Denny sangat optimis bisa mengumpulkan syarat dukungan tersebut sebelum jadwal yang ditetapkan KPU berakhir. 

Pengumpulan syarat dukungan sendiri dimulai pada 9 Desember hingga 3 Maret 2020 mendatang. “Saya sangat optimis bisa terpenuhi. Bahkan lebih,” yakinnya.

Untuk jalur parpol, Denny sudah mengambil formulir pendaftaran kebeberapa parpol. Pertama dia melamar ke NasDem, setelah itu dia juga melamar ke Partai Demokrat dan PKS. Tiga Parpol ini jika berkoalisi memang berpeluang mengusung bakal calon.

Syarat jumlah kursi DPRD Kalsel untuk mengusung bakal calon sebanyak 20 persen atau 11 kursi DPRD jika tiga parpol ini berkoalisi sudah terpenuhi. NasDem memiliki 4 kursi, Demokrat 3 kursi dan PKS 5 kursi.

Bahkan, Denny juga mengincar kursi DPRD dari Partai Gerindra. Parpol besutan Prabowo Subianto ini di Rumah Banjar memiliki 8 kursi. Dia sendiri mengungkapkan, siang ini akan datang langsung melamar ke DPD Gerindra Kalsel. “Semua Parpol di level pusat dan daerah terus dan sedang dilakukan komunikasi yang efektif. Termasuk besok (hari ini), saya melamar ke Gerindra,” bebernya.

Disinggung munculnya nama mantan Kepala Dinas PU Kalsel, Martinus yang digadang bakal mendampinginya dirinya, Denny menuturkan menghormati proses komunikasi yang sedang berjalan. Dia mengakui, memang ada beberapa nama Cawagub yang muncul. Namun dia belum bisa memastikan.

“Semua ada waktu dan tahapannya. Sekarang baiknya bicara kriteria dulu, nanti akan ada saatnya bicara figur,” tandasnya. (mof/ran/ema)

 

BANJARMASIN – Denny Indrayana begitu percaya diri maju sebagai bakal calon gubernur Kalsel pada Pilgub 2020 mendatang. Tak hanya mendekati partai politik, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM itu rupanya sudah menyiapkan syarat dukungan maju perseorangan jika parpol tak mengusung dirinya.

Dia mengklaim persyaratan KTP sudah mulai terkumpul jika nantinya harus bertarung melalui jalur perseorangan. “Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, bukti keseriusan saya maju di Pilgub dengan strategi double track. Tak diusung parpol, antisipasinya maju melalui perseorangan,” ujar Denny kemarin.

Namun sebutnya, dia masih berharap akan diusung parpol pada Pilgub nanti. Alasannya membangun Kalsel perlu kerjasama dengan semua pihak, salah satunya dengan parpol. “Parpol tetap dan terus dikuatkan penjajakannya, sambil menyiapkan pengumpulan dukungan copy KTP,” terangnya.

Meski tak menyebut sudah berapa banyak dukungan yang terkumpul, namun Denny mengaku data berkas dukungan yang dihimpun sudah mulai dirapikan. “Jumat malam kami akan rapat koordinasi dengan relawan untuk merapikan dukungan KTP ini,” tambahnya.

Untuk diketahui, jumlah minimal syarat dukungan untuk maju melalui jalur perseorangan adalah 243.880 lembar dukungan. Denny sangat optimis bisa mengumpulkan syarat dukungan tersebut sebelum jadwal yang ditetapkan KPU berakhir. 

Pengumpulan syarat dukungan sendiri dimulai pada 9 Desember hingga 3 Maret 2020 mendatang. “Saya sangat optimis bisa terpenuhi. Bahkan lebih,” yakinnya.

Untuk jalur parpol, Denny sudah mengambil formulir pendaftaran kebeberapa parpol. Pertama dia melamar ke NasDem, setelah itu dia juga melamar ke Partai Demokrat dan PKS. Tiga Parpol ini jika berkoalisi memang berpeluang mengusung bakal calon.

Syarat jumlah kursi DPRD Kalsel untuk mengusung bakal calon sebanyak 20 persen atau 11 kursi DPRD jika tiga parpol ini berkoalisi sudah terpenuhi. NasDem memiliki 4 kursi, Demokrat 3 kursi dan PKS 5 kursi.

Bahkan, Denny juga mengincar kursi DPRD dari Partai Gerindra. Parpol besutan Prabowo Subianto ini di Rumah Banjar memiliki 8 kursi. Dia sendiri mengungkapkan, siang ini akan datang langsung melamar ke DPD Gerindra Kalsel. “Semua Parpol di level pusat dan daerah terus dan sedang dilakukan komunikasi yang efektif. Termasuk besok (hari ini), saya melamar ke Gerindra,” bebernya.

Disinggung munculnya nama mantan Kepala Dinas PU Kalsel, Martinus yang digadang bakal mendampinginya dirinya, Denny menuturkan menghormati proses komunikasi yang sedang berjalan. Dia mengakui, memang ada beberapa nama Cawagub yang muncul. Namun dia belum bisa memastikan.

“Semua ada waktu dan tahapannya. Sekarang baiknya bicara kriteria dulu, nanti akan ada saatnya bicara figur,” tandasnya. (mof/ran/ema)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/