alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

SUKSES..! Adidot Juara di Motoprix Kalimantan

TANJUNG – Tampil konstan sepanjang 2019, Adieta Herianoor sukses menjadi juara umum kelas novice di Kejurnas Motoprix Region C Kalimantan 2019. Kepastian gelar tersebut diperoleh pembalap Kalimantan Selatan ini di seri pamungkas yang berlangsung di Sirkuit Marido Tanjung, Sabtu dan Minggu (26-27/10).

Memang Adieta gagal memenangi dua race yang dipertandingkan. Namun perolehan total poin pria kelahiran Balangan ini sudah tidak dapat dikejar semua pesaing.

Adieta sendiri menjadi runner up race pertama. Sedangkan di race kedua, pembalap Astra Racing Team (ART) Kalimantan tersebut finish keenam.

“Terima kasih untuk kru dan mekanik yang sudah berusaha keras membantu saya sepanjang musim ini. Juga terima kasih kepada ART Kalimantan yang sudah membawa saya juara region,” ungkap Adieta.

Dari total empat seri sepanjang musim, pembalap yang biasa dipanggil Adidot ini memang tampil konstan.
Seri pembuka di Sirkuit Lanay Jaya Kutai Barat, Adieta membawa pulang kemenangan di race pertama. Demikian pula dari seri ketiga yang berlangsung di Sirkuit Bumi Rahayu Bulungan.

Sementara di seri ketiga yang dihelat di Sirkuit Taman Pasir Panjang Singkawang, Adieta malah meraih double podium alias memenangi semua race.

Tidak cuma bersama ART. Adieta juga berhasil membawa balap motor Kalsel lolos ke PON 2020 di Papua, baik di kelas beregu maupun perorangan kelas 150 cc usia di bawah 21 tahun.

Keberhasilan Adieta sekaligus membawa ART memborong gelar juara umum di semua kelas. Dari kelas expert atau tertinggi, keberhasilan ART ditentukan total poin Yossie Legisadewo.

Mampu finish sebagai runner up race kedua di Marido, pembalap dari Kalimantan Barat tersebut unggul tipis atas Hendra Rusadi yang sama-sama memperkuat ART.

Sedangkan di kelas rookie, Azi Firdaus nyaris sulit dijangkau rival. Rider muda Kalbar ini hanya sekali gagal meraih double podium di seri kedua. Selebihnya Azi selalu memenangi dua race, termasuk seri penutup di Marido.

Dengan perolehan tersebut, ART mengulang prestasi yang pernah dibukukan di musim 2012.
“Sejak seri ketiga, tercatat lima dari enam pembalap kami sudah berada di puncak klasemen sementara, sehingga hanya bersaing dengan rekan setim,” bangga Iwan Hari Susilo, manajer ART Kalimantan.(bir/ema)

TANJUNG – Tampil konstan sepanjang 2019, Adieta Herianoor sukses menjadi juara umum kelas novice di Kejurnas Motoprix Region C Kalimantan 2019. Kepastian gelar tersebut diperoleh pembalap Kalimantan Selatan ini di seri pamungkas yang berlangsung di Sirkuit Marido Tanjung, Sabtu dan Minggu (26-27/10).

Memang Adieta gagal memenangi dua race yang dipertandingkan. Namun perolehan total poin pria kelahiran Balangan ini sudah tidak dapat dikejar semua pesaing.

Adieta sendiri menjadi runner up race pertama. Sedangkan di race kedua, pembalap Astra Racing Team (ART) Kalimantan tersebut finish keenam.

“Terima kasih untuk kru dan mekanik yang sudah berusaha keras membantu saya sepanjang musim ini. Juga terima kasih kepada ART Kalimantan yang sudah membawa saya juara region,” ungkap Adieta.

Dari total empat seri sepanjang musim, pembalap yang biasa dipanggil Adidot ini memang tampil konstan.
Seri pembuka di Sirkuit Lanay Jaya Kutai Barat, Adieta membawa pulang kemenangan di race pertama. Demikian pula dari seri ketiga yang berlangsung di Sirkuit Bumi Rahayu Bulungan.

Sementara di seri ketiga yang dihelat di Sirkuit Taman Pasir Panjang Singkawang, Adieta malah meraih double podium alias memenangi semua race.

Tidak cuma bersama ART. Adieta juga berhasil membawa balap motor Kalsel lolos ke PON 2020 di Papua, baik di kelas beregu maupun perorangan kelas 150 cc usia di bawah 21 tahun.

Keberhasilan Adieta sekaligus membawa ART memborong gelar juara umum di semua kelas. Dari kelas expert atau tertinggi, keberhasilan ART ditentukan total poin Yossie Legisadewo.

Mampu finish sebagai runner up race kedua di Marido, pembalap dari Kalimantan Barat tersebut unggul tipis atas Hendra Rusadi yang sama-sama memperkuat ART.

Sedangkan di kelas rookie, Azi Firdaus nyaris sulit dijangkau rival. Rider muda Kalbar ini hanya sekali gagal meraih double podium di seri kedua. Selebihnya Azi selalu memenangi dua race, termasuk seri penutup di Marido.

Dengan perolehan tersebut, ART mengulang prestasi yang pernah dibukukan di musim 2012.
“Sejak seri ketiga, tercatat lima dari enam pembalap kami sudah berada di puncak klasemen sementara, sehingga hanya bersaing dengan rekan setim,” bangga Iwan Hari Susilo, manajer ART Kalimantan.(bir/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/