alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Thursday, 26 May 2022

Adaro Kenalkan "I MORE", Garuda Group Ajarkan Teamwork

Program Kelas Inspirasi berlanjut. Hajatan tahunan buah kerjasama antara GMC+ dengan Pemko Banjarbaru melalui Dinas Pendidikan ini digelar lagi di tahun 2019. Di hari kemarin, giliran SMP Islam Al Azhar 47 Banjarbaru & SMPN 15 Banjarbaru disambangi relawan pengajar.

— Oleh: MUHAMMAD RIFANI, Banjarbaru —

Rombongan PT Adaro Indonesia Kantor Perwakilan Banjarbaru hadir di SMP Islam Al Azhar 47 Banjarbaru. Mereka hadir sebagai relawan Kelas Inspirasi yang hadir perdana di SMP yang terletak di Kelurahan Palam ini.

Hadir dengan full team, BRO Departemen Head PT Adaro Indonesia Kantor Perwakilan di Banjarbaru, Abdurrahman menjadi narasumber utama. Kepada siswa, ia mengenalkan nilai-nilai dan budaya Adaro, I MORE; Integrity, Meritocracy, Openness, Respect dan Excellence.

“Nilai dan budaya ini bisa diimplementasikan dalam diri masing-masing. Termasuk saat rutinitas di sekolah. Karena I MORE ini dapat menuntun dan membentuk karakter seseorang,” serunya.

Integrity katanya merupakan kejujuran, modal dasar untuk menjalani kehidupan. Kejujuran sebutnya sangat penting untuk diterapkan dalam apapun dan dimanapun.

Meritocracy sebut Abdurrahman menanamkan agar seseorang tidak membeda-bedakan seseorang dari suku atau latar belakangnya. Namun katanya harus dinilai dari kompetensi serta kemampuannya.

“Di sekolah juga harus begitu, ini melatih kita untuk berinteraksi dengan siapa saja, jangan membeda-bedakan,” tambahnya.

Kemudian, Openness yang merupakan keterbukaan ucapnya mengajarkan agar bisa menerima pada kritik, pendapat dan saran orang lain. “Juga berani menyampaikan pendapat serta mengakui kesalahan. Artinya keterbukaan penting untuk menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik.”

Lanjut, Respect yang diartikan menghargai atau menghormati katanya membuat seseorang lebih bisa beradaptasi dan menjunjung sopan santun terhadap sesama. Sedangkan Excellence adalah keunggulan yang melampai hal biasa. Hal ini katanya dapat meningkatkan keseimbangan yang optimal dan efisien.

Kepala Sekolah SMP Islam Al Azhar 47 Banjarbaru, Desy Setyowati mengatakan sangat mengapresiasi program Kelas Inspirasi yang datang ke sekolah.

Sementara itu, di SMPN 15 Banjarbaru. Rombongan dari Garuda Indonesia Group hadir membagikan pengalaman dan kisahnya. Kali ini, pimpinan empat maskapai yang tergabung di grup Garuda Indonesia; Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air serta Nam Air berkolaborasi tampil di hadapan ratusan siswa.

Sales & Service Manager Garuda Indonesia cabang Banjarmasin, Tomy Chrisbiantoko didapuk sebagai pemateri perdana. Kemudian dilanjutkan oleh District Sales Manager Citilink Banjarmasin, Redemtus Pramono serta Branch Manager Sriwijaya & Nam Air cabang Banjarmasin.

Secara garis besarnya, menurut Tomy, materi yang disampaikannya dengan rekan-rekan terkait pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik di sebuah tim atau lingkungan.

“Kita tadi memberikan contoh bagaimana pelayanan yang dijaga dan selalu ditingkatkan di perusahaan maskapai. Betapa pentingnya koordinasi agar tidak terjadi sebuah kesalahan yang sangat fatal,” katanya.

Selain itu, ia juga mendorong agar para siswa sejak dini menentukan dan mulai memikirkan bagaimana meraih cita-citanya. Lantaran, tak ditampiknya memang masih ada kadang anak-anak yang bingung akan cita-cita dan tujuannya.

“Jadi kita mencoba menanamkan agar fokus dan menguasai di satu cita-cita, tidak perlu semua. Tapi dari keahlian di satu profesi itu ketika digabungkan dengan yang lainnya akan jadi satu kekuatan, ini untuk teamwork dan koordinasi tadi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa semua orang berhak punya dan ingin menggapai cita-citanya masing-masing. “Entah itu di dunia maskapai atau profesi lainnya. Yang penting harus sungguh-sungguh.”

Soal harapan, ia berharap agar anak-anak dapat terus tumbuh dalam menjalani kehidupannya, termasuk meraih cita-citanya. “Gali minat atau hobinya apa, karena kalau profesi berbasis hobi maka akan senang melakukannya,” pesannya.

Adapun, Kepsek SMPN 15 Banjarbaru, Faizah menyambut baik kedatangan relawan Kelas Inspirasi. Ia pun berharap jika program ini bisa terus berlanjut ke depannya.

“Ini tambahan wawasan bagi anak-anak, tidak hanya soal maskapai, namun juga bagaimana meraih cita-cita,” kata Faizah yang menghadirkan 100 siswanya dalam kegiatan. (rvn/bin/ema)

Program Kelas Inspirasi berlanjut. Hajatan tahunan buah kerjasama antara GMC+ dengan Pemko Banjarbaru melalui Dinas Pendidikan ini digelar lagi di tahun 2019. Di hari kemarin, giliran SMP Islam Al Azhar 47 Banjarbaru & SMPN 15 Banjarbaru disambangi relawan pengajar.

— Oleh: MUHAMMAD RIFANI, Banjarbaru —

Rombongan PT Adaro Indonesia Kantor Perwakilan Banjarbaru hadir di SMP Islam Al Azhar 47 Banjarbaru. Mereka hadir sebagai relawan Kelas Inspirasi yang hadir perdana di SMP yang terletak di Kelurahan Palam ini.

Hadir dengan full team, BRO Departemen Head PT Adaro Indonesia Kantor Perwakilan di Banjarbaru, Abdurrahman menjadi narasumber utama. Kepada siswa, ia mengenalkan nilai-nilai dan budaya Adaro, I MORE; Integrity, Meritocracy, Openness, Respect dan Excellence.

“Nilai dan budaya ini bisa diimplementasikan dalam diri masing-masing. Termasuk saat rutinitas di sekolah. Karena I MORE ini dapat menuntun dan membentuk karakter seseorang,” serunya.

Integrity katanya merupakan kejujuran, modal dasar untuk menjalani kehidupan. Kejujuran sebutnya sangat penting untuk diterapkan dalam apapun dan dimanapun.

Meritocracy sebut Abdurrahman menanamkan agar seseorang tidak membeda-bedakan seseorang dari suku atau latar belakangnya. Namun katanya harus dinilai dari kompetensi serta kemampuannya.

“Di sekolah juga harus begitu, ini melatih kita untuk berinteraksi dengan siapa saja, jangan membeda-bedakan,” tambahnya.

Kemudian, Openness yang merupakan keterbukaan ucapnya mengajarkan agar bisa menerima pada kritik, pendapat dan saran orang lain. “Juga berani menyampaikan pendapat serta mengakui kesalahan. Artinya keterbukaan penting untuk menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik.”

Lanjut, Respect yang diartikan menghargai atau menghormati katanya membuat seseorang lebih bisa beradaptasi dan menjunjung sopan santun terhadap sesama. Sedangkan Excellence adalah keunggulan yang melampai hal biasa. Hal ini katanya dapat meningkatkan keseimbangan yang optimal dan efisien.

Kepala Sekolah SMP Islam Al Azhar 47 Banjarbaru, Desy Setyowati mengatakan sangat mengapresiasi program Kelas Inspirasi yang datang ke sekolah.

Sementara itu, di SMPN 15 Banjarbaru. Rombongan dari Garuda Indonesia Group hadir membagikan pengalaman dan kisahnya. Kali ini, pimpinan empat maskapai yang tergabung di grup Garuda Indonesia; Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air serta Nam Air berkolaborasi tampil di hadapan ratusan siswa.

Sales & Service Manager Garuda Indonesia cabang Banjarmasin, Tomy Chrisbiantoko didapuk sebagai pemateri perdana. Kemudian dilanjutkan oleh District Sales Manager Citilink Banjarmasin, Redemtus Pramono serta Branch Manager Sriwijaya & Nam Air cabang Banjarmasin.

Secara garis besarnya, menurut Tomy, materi yang disampaikannya dengan rekan-rekan terkait pentingnya koordinasi dan komunikasi yang baik di sebuah tim atau lingkungan.

“Kita tadi memberikan contoh bagaimana pelayanan yang dijaga dan selalu ditingkatkan di perusahaan maskapai. Betapa pentingnya koordinasi agar tidak terjadi sebuah kesalahan yang sangat fatal,” katanya.

Selain itu, ia juga mendorong agar para siswa sejak dini menentukan dan mulai memikirkan bagaimana meraih cita-citanya. Lantaran, tak ditampiknya memang masih ada kadang anak-anak yang bingung akan cita-cita dan tujuannya.

“Jadi kita mencoba menanamkan agar fokus dan menguasai di satu cita-cita, tidak perlu semua. Tapi dari keahlian di satu profesi itu ketika digabungkan dengan yang lainnya akan jadi satu kekuatan, ini untuk teamwork dan koordinasi tadi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa semua orang berhak punya dan ingin menggapai cita-citanya masing-masing. “Entah itu di dunia maskapai atau profesi lainnya. Yang penting harus sungguh-sungguh.”

Soal harapan, ia berharap agar anak-anak dapat terus tumbuh dalam menjalani kehidupannya, termasuk meraih cita-citanya. “Gali minat atau hobinya apa, karena kalau profesi berbasis hobi maka akan senang melakukannya,” pesannya.

Adapun, Kepsek SMPN 15 Banjarbaru, Faizah menyambut baik kedatangan relawan Kelas Inspirasi. Ia pun berharap jika program ini bisa terus berlanjut ke depannya.

“Ini tambahan wawasan bagi anak-anak, tidak hanya soal maskapai, namun juga bagaimana meraih cita-cita,” kata Faizah yang menghadirkan 100 siswanya dalam kegiatan. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/