alexametrics
31.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Pemko Janji Resmikan RS Sultan Suriansyah Tepat Waktu, Realistis Kah?

BANJARMASIN – Pemko kukuh ingin membuka pelayanan Rumah Sakit Sultan Suriansyah pada hari jadi kota 24 September mendatang. Pertanyaannya, apakah realistis?

Direktur Utama RSUD Sultan Suriansyah, Sukotjo Hartono memberikan jawaban ya. Gambarannya, sebagian besar alat kesehatan sudah dibeli. Hanya tinggal menunggu proses pengiriman.

Beberapa peralatan penting dan besar dikirimkan melalui laut. Sebut saja seperti alat rontgen. “Kan dipesan di luar negeri. Dan pengirimannya melalui jalur laut. Mungkin ini yang sedikit memakan waktu,” katanya.

Pemesanan barang sebagian besar dilakukan melalui e-Katalog. Diurus oleh lembaga resmi milik pemerintah. Untuk pembelian alkes pemko telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 miliar.

Meski proses pengiriman barang memakan waktu, Sukotjo optimis. Bahwa alkes untuk kebutuhan operasional rumah sakit sudah sampai sebelum hari peresmian.

“Kami pastikan, alat kesehatan ini sudah siap. Sebelum launching pada September nanti,” janjinya.

Terlepas dari itu, Sukotjo mengakui, bahwa pembangunan rumah sakit di Jalan Rantauan Darat itu belum sepenuhnya tuntas. Maka ketika sudah beroperasi nanti, sementara hanya melayani pasien untuk klinik bedah, penyakit dalam, dan poli anak. Sisanya menyusul secara bertahap.

“Sedangkan pelayanan penyakit THT, jiwa dan mata, akan tersedia nanti,” tukasnya.

Sebagai pengingat, rumah sakit ini mulai dikerjakan sejak tahun 2015 silam. Sampai sekarang belum benar-benar rampung. Yang memungkinkan untuk dipakai cuma gedung I dan II. Sedangkan pembangunan tahap III masih dalam proses. Kali ini ongkosnya lebih besar, mencapai Rp79 miliar.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah berjanji akan fokus mengawasi pembangunan rumah sakit tersebut. Agar bisa mengejar tenggat waktu 24 September tersebut. (nur/fud/ema)

BANJARMASIN – Pemko kukuh ingin membuka pelayanan Rumah Sakit Sultan Suriansyah pada hari jadi kota 24 September mendatang. Pertanyaannya, apakah realistis?

Direktur Utama RSUD Sultan Suriansyah, Sukotjo Hartono memberikan jawaban ya. Gambarannya, sebagian besar alat kesehatan sudah dibeli. Hanya tinggal menunggu proses pengiriman.

Beberapa peralatan penting dan besar dikirimkan melalui laut. Sebut saja seperti alat rontgen. “Kan dipesan di luar negeri. Dan pengirimannya melalui jalur laut. Mungkin ini yang sedikit memakan waktu,” katanya.

Pemesanan barang sebagian besar dilakukan melalui e-Katalog. Diurus oleh lembaga resmi milik pemerintah. Untuk pembelian alkes pemko telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 miliar.

Meski proses pengiriman barang memakan waktu, Sukotjo optimis. Bahwa alkes untuk kebutuhan operasional rumah sakit sudah sampai sebelum hari peresmian.

“Kami pastikan, alat kesehatan ini sudah siap. Sebelum launching pada September nanti,” janjinya.

Terlepas dari itu, Sukotjo mengakui, bahwa pembangunan rumah sakit di Jalan Rantauan Darat itu belum sepenuhnya tuntas. Maka ketika sudah beroperasi nanti, sementara hanya melayani pasien untuk klinik bedah, penyakit dalam, dan poli anak. Sisanya menyusul secara bertahap.

“Sedangkan pelayanan penyakit THT, jiwa dan mata, akan tersedia nanti,” tukasnya.

Sebagai pengingat, rumah sakit ini mulai dikerjakan sejak tahun 2015 silam. Sampai sekarang belum benar-benar rampung. Yang memungkinkan untuk dipakai cuma gedung I dan II. Sedangkan pembangunan tahap III masih dalam proses. Kali ini ongkosnya lebih besar, mencapai Rp79 miliar.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Hermansyah berjanji akan fokus mengawasi pembangunan rumah sakit tersebut. Agar bisa mengejar tenggat waktu 24 September tersebut. (nur/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/