alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Pemko Harus Tangani Penerangan Jalan Trikora

BANJARBARU – Di Kota Banjarbaru terdapat dua jalan yang secara wewenang masuk ranah Pemerintah Provinsi. Yakni Jalan HM Mistar Cokrokusumo serta Jalan Trikora.

Sayangnya, selama ini masih ada sebagian masyarakat yang belum mengetahui perihal wewenang tersebut. Tak ayal banyak masyarakat yang berpandangan apabila kondisi kedua jalan tersebut rusak atau bermasalah merupakan tanggung jawab Pemko Banjarbaru.

Fenomena ini pun tak ditampik oleh Wakil Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Wartono. Diakuinya masih ada sebagian masyarakat yang memandang bahwa kedua jalan tersebut tanggungjawab Pemko secara keseluruhan.

“Yang jadi polemik nanti ketika di kondisi jalan ini ada yang dikeluhkan. Salah satunya penerangan malam di Jalan Trikora. Nah kalau tidak ada perbaikan, masyarakat yang belum mengetahui soal wewenangnya bisa saja menilai bahwa pemerintah Kota terkesan membiarkan. Ini yang harus diatasi,” pandangnya

Legislator dari PDIP Banjarbaru ini pun memberikan pandangan agar Pemko bisa terus berkoordinasi dengan Pemprov soal kondisi jalan di sini. Sebab katanya tak sedikit masyarakat yang kerap mengeluhkan kondisi jalan tersebut.

“Memang seyogianya pihak Pemprov juga bisa mengecek langsung kondisi di Lapangan. Sehingga mengetahui apa permasalahannya. Pemko juga dalam hal ini harus terus intens melaporkan permasalahan kepada Pemprov,” nilainya.

Apalagi kata Wartono tak ditampik bahwa Jalan Trikora saat malam hari minim sekali penerangan. Bahkan katanya cenderung gelap gulita di beberapa titik. “Tidak bisa dipungkiri kondisi ini. Juga sangat rawan terjadi kecelakaan, bahkan beberapa hingga memakan korban jiwa,” tambahnya.

Terakhir, Wartono menyarankan agar Pemko bisa mengambil langkah tegas untuk menjembatani keluhan ini kepada pihak pemangku jalan. Sebab katanya jangan sampai menunggu baru ada kejadian lagi lalu ada tindakan.

“Yang pertama jelas harus intens koordinasi dengan Pemprov. Juga saya kira Pemko melalui SKPD terkait bisa menjadikan polemik penerangan Jalan Trikora ini sebagai skala prioritas untuk dilaporkan ke Pemprov,” pesannya. (rvn/ram/ema)

BANJARBARU – Di Kota Banjarbaru terdapat dua jalan yang secara wewenang masuk ranah Pemerintah Provinsi. Yakni Jalan HM Mistar Cokrokusumo serta Jalan Trikora.

Sayangnya, selama ini masih ada sebagian masyarakat yang belum mengetahui perihal wewenang tersebut. Tak ayal banyak masyarakat yang berpandangan apabila kondisi kedua jalan tersebut rusak atau bermasalah merupakan tanggung jawab Pemko Banjarbaru.

Fenomena ini pun tak ditampik oleh Wakil Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Wartono. Diakuinya masih ada sebagian masyarakat yang memandang bahwa kedua jalan tersebut tanggungjawab Pemko secara keseluruhan.

“Yang jadi polemik nanti ketika di kondisi jalan ini ada yang dikeluhkan. Salah satunya penerangan malam di Jalan Trikora. Nah kalau tidak ada perbaikan, masyarakat yang belum mengetahui soal wewenangnya bisa saja menilai bahwa pemerintah Kota terkesan membiarkan. Ini yang harus diatasi,” pandangnya

Legislator dari PDIP Banjarbaru ini pun memberikan pandangan agar Pemko bisa terus berkoordinasi dengan Pemprov soal kondisi jalan di sini. Sebab katanya tak sedikit masyarakat yang kerap mengeluhkan kondisi jalan tersebut.

“Memang seyogianya pihak Pemprov juga bisa mengecek langsung kondisi di Lapangan. Sehingga mengetahui apa permasalahannya. Pemko juga dalam hal ini harus terus intens melaporkan permasalahan kepada Pemprov,” nilainya.

Apalagi kata Wartono tak ditampik bahwa Jalan Trikora saat malam hari minim sekali penerangan. Bahkan katanya cenderung gelap gulita di beberapa titik. “Tidak bisa dipungkiri kondisi ini. Juga sangat rawan terjadi kecelakaan, bahkan beberapa hingga memakan korban jiwa,” tambahnya.

Terakhir, Wartono menyarankan agar Pemko bisa mengambil langkah tegas untuk menjembatani keluhan ini kepada pihak pemangku jalan. Sebab katanya jangan sampai menunggu baru ada kejadian lagi lalu ada tindakan.

“Yang pertama jelas harus intens koordinasi dengan Pemprov. Juga saya kira Pemko melalui SKPD terkait bisa menjadikan polemik penerangan Jalan Trikora ini sebagai skala prioritas untuk dilaporkan ke Pemprov,” pesannya. (rvn/ram/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/