alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 14 August 2022

Imbang Lawan Madura, di Luar Target Barito Anum

BANJARMASIN – Setelah sukses membantai Madura United di pertemuan pertama dengan skor 4-0, Sabtu (15/6). Barito Putera U-18 harus puas ditahan imbang Laskar Sape Kerrab di pertemuan keduanya di Elite Pro Academy U-18 dengan skor 1-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, kemarin sore (16/6).

Gol Barito U-18 berhasil dicetak melalui pemain asli Banua, Rafli Ariyanto di menit awal babak pertama. Sedangkan gol balasan Madura United U-18 tercipta di pertengahan babak pertama melalui kaki Hoirul Anam.

Atas hasil ini maka Barito U-18 hanya mampu mengumpulkan empat poin dari dua laga awal. Tentu raihan ini diluar target yang mereka harapakan sebelumnya, yakni meraih enam poin.

Pelatih Barito U-18, Ilham Romadhona pun mengungkapkan bahwa anak-anaknya masih terlena dengan kemenangan telak di pertemuan pertama. Oleh karena itu berakibat dengan menurunnya permainan anak-anak di atas lapangan.

“Kemenangan sebelumnya tentu tidak bisa menjadi tolak ukur untuk kembali meraih hasil yang sama di laga kedua. Jelas sekali, anak-anak bermain tidak seperti seharusnya. Finishing mereka juga masih bermasalah dalam laga ini,” ujarnya.

Namun, Ilham tetap mengambil sisi positif dari kegagalan mereka kali ini. Menurutnya, hal ini sangat bagus untuk menjadi bahan pembelajaran di laga-laga selanjutnya.

“Mereka jadi harus belajar bagaimana menyikapi suatu laga. Terlebih di laga selanjutnya lawan kami terbilang cukup kuat di bandingkan Madura saat ini,” katanya.

Pemain Barito U-18, Fadlan Lana pun meminta maaf kepada seluruh suporter yang telah mendukung mereka di laga kemarin. “Mohon maaf kami tidak bisa memberikan kemenangan di laga kedua ini. Namun, kami akan berusaha lebih baik lagi di laga selanjutnya,” tegasnya.

Pelatih Madura U-18, Rakhmad Basuki pun mengungkapkan kunci sukses mereka berhasil menahan imbang di laga kedua adalah semangat juang. Tak ada perubahan strategi dan pemain yang Ia lakukan.

“Kami belajar di laga sebelumnya. Kami beri anak-anak motivasi dan beruntungnya mereka mampu mengartikan semua dengan sangat baik,” pungkasnya.(bir/ema)

BANJARMASIN – Setelah sukses membantai Madura United di pertemuan pertama dengan skor 4-0, Sabtu (15/6). Barito Putera U-18 harus puas ditahan imbang Laskar Sape Kerrab di pertemuan keduanya di Elite Pro Academy U-18 dengan skor 1-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, kemarin sore (16/6).

Gol Barito U-18 berhasil dicetak melalui pemain asli Banua, Rafli Ariyanto di menit awal babak pertama. Sedangkan gol balasan Madura United U-18 tercipta di pertengahan babak pertama melalui kaki Hoirul Anam.

Atas hasil ini maka Barito U-18 hanya mampu mengumpulkan empat poin dari dua laga awal. Tentu raihan ini diluar target yang mereka harapakan sebelumnya, yakni meraih enam poin.

Pelatih Barito U-18, Ilham Romadhona pun mengungkapkan bahwa anak-anaknya masih terlena dengan kemenangan telak di pertemuan pertama. Oleh karena itu berakibat dengan menurunnya permainan anak-anak di atas lapangan.

“Kemenangan sebelumnya tentu tidak bisa menjadi tolak ukur untuk kembali meraih hasil yang sama di laga kedua. Jelas sekali, anak-anak bermain tidak seperti seharusnya. Finishing mereka juga masih bermasalah dalam laga ini,” ujarnya.

Namun, Ilham tetap mengambil sisi positif dari kegagalan mereka kali ini. Menurutnya, hal ini sangat bagus untuk menjadi bahan pembelajaran di laga-laga selanjutnya.

“Mereka jadi harus belajar bagaimana menyikapi suatu laga. Terlebih di laga selanjutnya lawan kami terbilang cukup kuat di bandingkan Madura saat ini,” katanya.

Pemain Barito U-18, Fadlan Lana pun meminta maaf kepada seluruh suporter yang telah mendukung mereka di laga kemarin. “Mohon maaf kami tidak bisa memberikan kemenangan di laga kedua ini. Namun, kami akan berusaha lebih baik lagi di laga selanjutnya,” tegasnya.

Pelatih Madura U-18, Rakhmad Basuki pun mengungkapkan kunci sukses mereka berhasil menahan imbang di laga kedua adalah semangat juang. Tak ada perubahan strategi dan pemain yang Ia lakukan.

“Kami belajar di laga sebelumnya. Kami beri anak-anak motivasi dan beruntungnya mereka mampu mengartikan semua dengan sangat baik,” pungkasnya.(bir/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/