alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

BIKIN BANGGA..! Berhasil Kawinkan Kambing Afrika dan Lokal

TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong berhasil kembangkan kawin silang kambing pedaging asal Afrika jenis boer dan kambing lokal jenis kacang di peternakan milik warga Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong. 
 
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani langsung menjenguk keberhasilan itu Rabu (12/6/19) kemarin. Dia juga bertekad memberikan perhatian.
 
 “Atas nama pemerintah kabupaten Tabalong menyampaikan ucapan terimakasih sekaligus memberikan apresiasi dan tentu saja akan memberikan dukungan,” katanya.
 
Ia mengatakan akan mencarikan kelompok-kelompok yang siap untuk bermitra dengan sentra budidaya pola plasma. Masyarakat diharapkan bisa menjadikannya usaha pokok. 
 
Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong, Saswoko memberitahukan, keberhasilan itu untuk memenuhi kebutuhan daging kambong di Tabalong yang selama ini kurang. 
 
“Kebutuhan kambing di Tabalong sebanyak 7.000 ekor pertahun. Sedangkan populasinya hanya 2.000 ekor. Jadi kebutuhan daging masih kurang,” katanya.
 
Ia memberitahukan, selama ini kebutuhan itu ditutupi dengan mendatangkan kambing dari luar daerah. Pasalnya, budidaya lokal tidak bisa memenuhi. (ibn/ema)
TANJUNG – Pemerintah Kabupaten Tabalong berhasil kembangkan kawin silang kambing pedaging asal Afrika jenis boer dan kambing lokal jenis kacang di peternakan milik warga Desa Maburai, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong. 
 
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani langsung menjenguk keberhasilan itu Rabu (12/6/19) kemarin. Dia juga bertekad memberikan perhatian.
 
 “Atas nama pemerintah kabupaten Tabalong menyampaikan ucapan terimakasih sekaligus memberikan apresiasi dan tentu saja akan memberikan dukungan,” katanya.
 
Ia mengatakan akan mencarikan kelompok-kelompok yang siap untuk bermitra dengan sentra budidaya pola plasma. Masyarakat diharapkan bisa menjadikannya usaha pokok. 
 
Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Tabalong, Saswoko memberitahukan, keberhasilan itu untuk memenuhi kebutuhan daging kambong di Tabalong yang selama ini kurang. 
 
“Kebutuhan kambing di Tabalong sebanyak 7.000 ekor pertahun. Sedangkan populasinya hanya 2.000 ekor. Jadi kebutuhan daging masih kurang,” katanya.
 
Ia memberitahukan, selama ini kebutuhan itu ditutupi dengan mendatangkan kambing dari luar daerah. Pasalnya, budidaya lokal tidak bisa memenuhi. (ibn/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/