alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Duh, Susahnya Cuma Cari Wakil Bupati HST

BARABAI – Entah bagaimana, kontestasi calon Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) kembali berjalan alot. Bupati HST H A Chairansyah yang melakukan musyawarah dengan Partai Gerindra, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), kemarin (12/6) siang tak kunjung menemukan titik temu.

Yang mengejutkan, Partai Gerindra yang merupakan salah satu partai pengusung menyatakan menarik diri. Mereka tidak lagi mengusulkan satu pun nama kadernya, untuk masuk ke dalam bursa Calon Wakil Bupati (Cawabup) HST.

“Selepas pengunduran diri Mahmud sebagai Cawabup HST, kami tidak ingin proses pemilihan Cawabup HST menjadi lambat lagi. Maka, kami putuskan untuk menarik diri dengan tidak mengajukan nama. Biar dua partai yang lain saja yang mengusulkan,” beber Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten HST Rachmadi Jingga, ketika dikonfirmasi Radar Banjarmasin, kemarin.

Penarikan diri yang dilakukan oleh Partai Gerindra, tak serta merta diamini oleh Bupati HST, H A Chairansyah. Justru sebaliknya, orang nomor satu Bumi Murakata ini kembali menyarankan Partai Gerindra tetap mengajukan nama.

Meski demikian, Rachmadi tetap bersikeras. “Kami sudah berkoordinasi dengan Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel Kalsel, H Abidin HH. Beliau sepakat agar Partai Gerindra tidak ikut mengusulkan nama Cawabup HST,” ungkap Rachmadi. Dia menambahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan bila dua nama yang telah ditetapkan oleh PKS dan PBB sebelumnya yakni Faqih Jarjani dan Berry Nahdian Forqan, kembali diajukan.

Pertemuan yang digelar kemarin dihadiri oleh ketua serta sekretaris partai pengusung. Hingga akhir pertemuan, partai pengusung masih diminta merembukkan kembali siapa nama-nama Cawabup yang bakal diusulkan.

Dikonfirmasi secara terpisah, Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten HST, H Ainur Rafiq, menagatakan Pemerintah Kabupaten HST dalam hal ini hanya menunggu nama-nama Cawabup dari Partai pengusung. Tidak ada upaya untuk memperlambat prosesnya. Dia menjelaskan Selasa (11/6) lalu, pihaknya dipanggil oleh DPRD HST yang mempertanyakan tindak lanjut proses Cawabup HST.

“Kami jelaskan bahwa semuanya diserahkan kepada partai pengusung,” ucapnya.

Lantas, bagaimana tanggapan PKS dan PBB? Kepada Radar Banjarmasin, Ketua DPD PKS Kabupaten HST melalui Sekretarisnya yakni Haslian Syahruni mengungkapkan bahwa pihaknya tetap dengan pilihan awal.

“Dari PKS, kami berkomitmen tetap mengusung Ustaz Faqih Jarjani. Dan setahu saya, PBB pun juga tetap dengan nama Berry Nahdian Forqan,” ujarnya. Dia menambahkan, pihaknya juga bakal kembali melakukan pertemuan bersama kedua partai pengusung lainnya, mengingat kemarin, Bupati kembali mengusulkan agar ketiga partai kembali berembuk.

Adapun Ketua DPD PBB HST, Abu Permadi, hingga berita ini diturunkan, belum bisa dimintai tanggapan terkait hal tersebut. (war/ran/ema)

BARABAI – Entah bagaimana, kontestasi calon Wakil Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) kembali berjalan alot. Bupati HST H A Chairansyah yang melakukan musyawarah dengan Partai Gerindra, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), kemarin (12/6) siang tak kunjung menemukan titik temu.

Yang mengejutkan, Partai Gerindra yang merupakan salah satu partai pengusung menyatakan menarik diri. Mereka tidak lagi mengusulkan satu pun nama kadernya, untuk masuk ke dalam bursa Calon Wakil Bupati (Cawabup) HST.

“Selepas pengunduran diri Mahmud sebagai Cawabup HST, kami tidak ingin proses pemilihan Cawabup HST menjadi lambat lagi. Maka, kami putuskan untuk menarik diri dengan tidak mengajukan nama. Biar dua partai yang lain saja yang mengusulkan,” beber Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten HST Rachmadi Jingga, ketika dikonfirmasi Radar Banjarmasin, kemarin.

Penarikan diri yang dilakukan oleh Partai Gerindra, tak serta merta diamini oleh Bupati HST, H A Chairansyah. Justru sebaliknya, orang nomor satu Bumi Murakata ini kembali menyarankan Partai Gerindra tetap mengajukan nama.

Meski demikian, Rachmadi tetap bersikeras. “Kami sudah berkoordinasi dengan Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel Kalsel, H Abidin HH. Beliau sepakat agar Partai Gerindra tidak ikut mengusulkan nama Cawabup HST,” ungkap Rachmadi. Dia menambahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan bila dua nama yang telah ditetapkan oleh PKS dan PBB sebelumnya yakni Faqih Jarjani dan Berry Nahdian Forqan, kembali diajukan.

Pertemuan yang digelar kemarin dihadiri oleh ketua serta sekretaris partai pengusung. Hingga akhir pertemuan, partai pengusung masih diminta merembukkan kembali siapa nama-nama Cawabup yang bakal diusulkan.

Dikonfirmasi secara terpisah, Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten HST, H Ainur Rafiq, menagatakan Pemerintah Kabupaten HST dalam hal ini hanya menunggu nama-nama Cawabup dari Partai pengusung. Tidak ada upaya untuk memperlambat prosesnya. Dia menjelaskan Selasa (11/6) lalu, pihaknya dipanggil oleh DPRD HST yang mempertanyakan tindak lanjut proses Cawabup HST.

“Kami jelaskan bahwa semuanya diserahkan kepada partai pengusung,” ucapnya.

Lantas, bagaimana tanggapan PKS dan PBB? Kepada Radar Banjarmasin, Ketua DPD PKS Kabupaten HST melalui Sekretarisnya yakni Haslian Syahruni mengungkapkan bahwa pihaknya tetap dengan pilihan awal.

“Dari PKS, kami berkomitmen tetap mengusung Ustaz Faqih Jarjani. Dan setahu saya, PBB pun juga tetap dengan nama Berry Nahdian Forqan,” ujarnya. Dia menambahkan, pihaknya juga bakal kembali melakukan pertemuan bersama kedua partai pengusung lainnya, mengingat kemarin, Bupati kembali mengusulkan agar ketiga partai kembali berembuk.

Adapun Ketua DPD PBB HST, Abu Permadi, hingga berita ini diturunkan, belum bisa dimintai tanggapan terkait hal tersebut. (war/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/