alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Saturday, 2 July 2022

Tingginya Potensi Petir di Banjarbaru Jadi Perhatian Warga

BANJARBARU – Akhir Januari lalu. Dua orang anak di Banjarbaru meregang nyawa akibat tersambar petir. Berselang kurang lebih satu bulan kemudian. Seorang warga di Kabupaten Banjar juga mengalami nasib serupa.

Memang, Akhir-akhir ini petir sering menggelegar di wilayah Banjarbaru dan sekitarnya. Munculnya petir biasanya diiringi hujan deras atau cuaca gelap. Dentuman petir juga keras terdengar.

Fenomena ini pun jadi perhatian warga. Terlebih beberapa waktu lalu ada warga yang jadi korban hingga menghembuskan nafas terakhir.

Favehotel Banjarmasin

Benar saja, M Ari, warga Banjarbaru ini mengaku cukup kaget dengan seringnya petir yang seakan tak henti menyambar dari langit. Bahkan katanya, dentuman petir begitu keras sampai membuatnya was-was.

“Kalau sudah terdengar petir saya tidak berani keluar rumah. Takut sekali. Soalnya keras sekali dentumannya. Apalagi kalau teringat ada korbannya,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Khalis Fuad. Warga Sungai Ulin Banjarbaru ini menyebutkan kurang dari sepekan terakhir sempat melihat petir yang sangat keras dan menyala.

“Bahkan katanya sampai menyambar atap Qmall. Ya petir memang agak mengerikan akhir-akhir ini. Takut sih kalau di luar rumah jika sedang cuaca buruk,” ungkapnya.

Terkait fenomena ini, Badan Meteorologi, Klimatologi & Geofisika (BMKG) Syamsudin Noor di Banjarbaru memberikan penjelasan. Maraknya petir disebutkan dalam kondisi normal.

“Memang pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat menghasilkan petir sedang kuat,” kata Prakirawan BMKG Syamsudin Noor, Aji Purwo.

Kondisi pada siang hingga sore hari kata Aji ketersediaan uap air sangat banyak. Lalu pada pagi hingga siang penyinaran matahari kuat, kondisinya katanya relatif cerah.

“Sehingga proses penguapan pada siang hari cukup kuat. Nah kondisi ini menyebabkan pertumbuhan awan yang kuat pada siang-sore hari,” paparnya
Kondisi ini katanya diperparah dengan kondisi angin yang tidak begitu kencang. Yang mana awan jadi tumbuh menjulang tinggi.

“Jenis awan cumulonimbus (cb) ini kuat dan tebal. Makanya petirnya di bawah awan tersebut juga kuat,” tambahnya.

Untuk prakiraan ke depannya. Aji mengatakan jika dalam minggu-minggu ini potensi petir masih cukup tinggi.

“Dalam pekan ini masih tinggi. Untuk wilayah hampir merata potensinya di seluruh Kalsel. Namun bagian Selatan sama Barat cenderung tinggi,” infonya.

Wilayah selatan dan barat sendiri meliputi beberapa kab/kota. Termasuk Kota Idaman.

“Ada di Tanah Laut lalu sebagian Tanah bumbu, Banjar, Banjarbaru, Banjarmasin dan Batola,” terangnya.

Terkait kondisi ini, Aji mengimbau agar masyarakat tidak perlu kawatir berlebihan.

“Intinya tetap waspada. Hati-hati saat berteduh dan penggunaan alat elektronik ketika cuaca sedang buruk,” sarannya. (rvn/by/bin)

BANJARBARU – Akhir Januari lalu. Dua orang anak di Banjarbaru meregang nyawa akibat tersambar petir. Berselang kurang lebih satu bulan kemudian. Seorang warga di Kabupaten Banjar juga mengalami nasib serupa.

Memang, Akhir-akhir ini petir sering menggelegar di wilayah Banjarbaru dan sekitarnya. Munculnya petir biasanya diiringi hujan deras atau cuaca gelap. Dentuman petir juga keras terdengar.

Fenomena ini pun jadi perhatian warga. Terlebih beberapa waktu lalu ada warga yang jadi korban hingga menghembuskan nafas terakhir.

Favehotel Banjarmasin

Benar saja, M Ari, warga Banjarbaru ini mengaku cukup kaget dengan seringnya petir yang seakan tak henti menyambar dari langit. Bahkan katanya, dentuman petir begitu keras sampai membuatnya was-was.

“Kalau sudah terdengar petir saya tidak berani keluar rumah. Takut sekali. Soalnya keras sekali dentumannya. Apalagi kalau teringat ada korbannya,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Khalis Fuad. Warga Sungai Ulin Banjarbaru ini menyebutkan kurang dari sepekan terakhir sempat melihat petir yang sangat keras dan menyala.

“Bahkan katanya sampai menyambar atap Qmall. Ya petir memang agak mengerikan akhir-akhir ini. Takut sih kalau di luar rumah jika sedang cuaca buruk,” ungkapnya.

Terkait fenomena ini, Badan Meteorologi, Klimatologi & Geofisika (BMKG) Syamsudin Noor di Banjarbaru memberikan penjelasan. Maraknya petir disebutkan dalam kondisi normal.

“Memang pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat menghasilkan petir sedang kuat,” kata Prakirawan BMKG Syamsudin Noor, Aji Purwo.

Kondisi pada siang hingga sore hari kata Aji ketersediaan uap air sangat banyak. Lalu pada pagi hingga siang penyinaran matahari kuat, kondisinya katanya relatif cerah.

“Sehingga proses penguapan pada siang hari cukup kuat. Nah kondisi ini menyebabkan pertumbuhan awan yang kuat pada siang-sore hari,” paparnya
Kondisi ini katanya diperparah dengan kondisi angin yang tidak begitu kencang. Yang mana awan jadi tumbuh menjulang tinggi.

“Jenis awan cumulonimbus (cb) ini kuat dan tebal. Makanya petirnya di bawah awan tersebut juga kuat,” tambahnya.

Untuk prakiraan ke depannya. Aji mengatakan jika dalam minggu-minggu ini potensi petir masih cukup tinggi.

“Dalam pekan ini masih tinggi. Untuk wilayah hampir merata potensinya di seluruh Kalsel. Namun bagian Selatan sama Barat cenderung tinggi,” infonya.

Wilayah selatan dan barat sendiri meliputi beberapa kab/kota. Termasuk Kota Idaman.

“Ada di Tanah Laut lalu sebagian Tanah bumbu, Banjar, Banjarbaru, Banjarmasin dan Batola,” terangnya.

Terkait kondisi ini, Aji mengimbau agar masyarakat tidak perlu kawatir berlebihan.

“Intinya tetap waspada. Hati-hati saat berteduh dan penggunaan alat elektronik ketika cuaca sedang buruk,” sarannya. (rvn/by/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/