alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Sunday, 3 July 2022

ULM Rancang Penginapan Terapung Dengan Konsep Rumah Lanting

BANJARMASIN – Tim ahli Falkultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat merancang penginapan apung. Diperuntukan untuk kawasan Kampung Sasirangan. Konstruksikanya berkonsep rumah lanting.

Jika melihat desainnya, rumah ini benar-benar terapung. Artinya tanpa tiang pondasi. Hanya menggunakan drum plastik. Selain itu juga bergantung pada kondisi alam. Dalam hal ini pasang surut air sungai.

Kalau sungai sedang pasang, rumah otomatis akan terangkat lebih tinggi. Jika surut, makan bakal makin rendah dari permukaan tanah.

Favehotel Banjarmasin

Ira Mentayani, salah satu tim perancana mengatakan, sejauh ini rancangannya sudah jadi. Sekarang dalam tahap pengajuan desain kepada para investor.

“Untuk sementara kami masih mencari investor yang mau berinvestasi,” ucapnya.

Biar tahu saja. Konsep rumah lanting ini adalah hasil pemikiran para dosen Fakultas Teknik ULM. Begitu pula rancangan desainnya. Mereka bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin.

Menurut Ira, pertumbuhan dan perkembangan sebuah kota semestinya berlandas potensi kearifan lokal. Plus budaya kehidupan masyarakatnya.

Atas dasar itulah ide rumah lanting muncul. Karena warga Banjarmasin begitu dekat dengan kehidupan sungai.

“Rumah lanting sebagai bagian dari arsitektur tepi sungai yang unik. Karena tidak banyak dimiliki kota-kota lainnya. Maka dari itu, sesuai intruksi Pak wali Kota, agar memanfaatkan lagi penataan kampung tepi sungai,” jelas Ira.

Kapan pembangunan rumah lanting ini terealisasi? Ira belum bisa memastikan. Tergantung pada investor.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin, Khuzaimi menyebut, rumah lanting ini diharapkan dapat menaikkan tingkat kunjungan wisatawan. Baik wisatawan lokal, nasional maupun internasional.

Khuzaimi sepakat, bahwa penginapan apung menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi para pelancong.

“Apalagi hal semacam ini unik. Patut dikunjungi dan dinikmati para pelancong wisata,” ucapnya. (mr-154/at/nur)

BANJARMASIN – Tim ahli Falkultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat merancang penginapan apung. Diperuntukan untuk kawasan Kampung Sasirangan. Konstruksikanya berkonsep rumah lanting.

Jika melihat desainnya, rumah ini benar-benar terapung. Artinya tanpa tiang pondasi. Hanya menggunakan drum plastik. Selain itu juga bergantung pada kondisi alam. Dalam hal ini pasang surut air sungai.

Kalau sungai sedang pasang, rumah otomatis akan terangkat lebih tinggi. Jika surut, makan bakal makin rendah dari permukaan tanah.

Favehotel Banjarmasin

Ira Mentayani, salah satu tim perancana mengatakan, sejauh ini rancangannya sudah jadi. Sekarang dalam tahap pengajuan desain kepada para investor.

“Untuk sementara kami masih mencari investor yang mau berinvestasi,” ucapnya.

Biar tahu saja. Konsep rumah lanting ini adalah hasil pemikiran para dosen Fakultas Teknik ULM. Begitu pula rancangan desainnya. Mereka bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin.

Menurut Ira, pertumbuhan dan perkembangan sebuah kota semestinya berlandas potensi kearifan lokal. Plus budaya kehidupan masyarakatnya.

Atas dasar itulah ide rumah lanting muncul. Karena warga Banjarmasin begitu dekat dengan kehidupan sungai.

“Rumah lanting sebagai bagian dari arsitektur tepi sungai yang unik. Karena tidak banyak dimiliki kota-kota lainnya. Maka dari itu, sesuai intruksi Pak wali Kota, agar memanfaatkan lagi penataan kampung tepi sungai,” jelas Ira.

Kapan pembangunan rumah lanting ini terealisasi? Ira belum bisa memastikan. Tergantung pada investor.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banjarmasin, Khuzaimi menyebut, rumah lanting ini diharapkan dapat menaikkan tingkat kunjungan wisatawan. Baik wisatawan lokal, nasional maupun internasional.

Khuzaimi sepakat, bahwa penginapan apung menjadi sebuah daya tarik tersendiri bagi para pelancong.

“Apalagi hal semacam ini unik. Patut dikunjungi dan dinikmati para pelancong wisata,” ucapnya. (mr-154/at/nur)

Most Read

Artikel Terbaru

/