alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Pemkab Targetkan 11 Isu Strategis

BATULICIN – Dalam rangka memaksimalkan penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Pemkab Tanbu menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD tahun 2019 untuk rencana 2020, di Mahligai Bersujud Kapet Batulicin.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor itu, diikuti oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala SOPD, pimpinan lembaga, badan dan instansi vertikal, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Sekretaris Bappeda Tanbu Ahmad Subari dalam laporannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk menjaring aspirasi dan harapan dari pemangku kepentingan terhadap rencana prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2020 mendatang.

Favehotel Banjarmasin

Menurutnya, forum konsultasi publik merupakan kegiatan penting, karena menjadi salah satu tahapan dalam penyusunan RKPD Tahun 2020, sebelum pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan RKPD Kabupaten Tanah Bumbu dan Musrenbang.

“Melalui kegiatan ini diharapkan ada sinergisitas antara pemerintah kabupaten dan para pemangku kepentingan dalam upaya memaksimalkan rencana kerja tahun 2020 mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dalam sambutannya mengatakan, di tahun 2020 mendatang, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menargetkan 11 isu strategis rencana pembangunan daerah, yang merupakan penjabaran dari program nasional dan nawacita pembangunan yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia H Joko Widodo.

Sebanyak 11 isu tersebut antara lain pembangunan bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata, lingkungan hidup, industri dan sosial, serta pemerintahan dan otonomi daerah.

“Di samping itu kita juga akan tetap memperhatikan pembangunan di bidang lainnya seperti peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan ekonomi maritim serta pemerintahan yang akuntabel yang selaras dengan nawacita Presiden kita,” jelasnya.

Dikatakannya, salah satu poin penting dalam nawacita Presiden Jokowi, adalah meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan kualitas pendidikan melalui Program Indonesia Pintar, serta program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera.

“Disamping itu dalam nawacita, juga ada program yang bertujuan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik, yang juga menjadi fokus perhatian kita dalam menyusun RKPD tahun 2020,” paparnya.

Mengingat pentingnya kegiatan tersebut, bupati mengimbau seluruh Kepala SOPD dan pemangku kepentingan serta stakeholder untuk berpikiran terbuka, integratif dan inovatif dalam mewujudkan penyelenggaraan pembangunan yang lebih terarah, terukur dan akuntabel pada tahun 2020 yang akan datang.

Perencanaan yang dilakukan seoptimal mungkin merujuk kepada hasil dari Musrenbang desa dan kecamatan.

“Usulan yang telah dibuat pemerintah desa dan kecamatan menjadi salah satu dasar dalam menyusun kegiatan SKPD sesuai dengan pagu anggaran yang tersedia,” terangnya.

Ditegaskannya, pemerintah daerah tidak pernah mengintervensi desa dalam merencanakan pembangunan di wilayahnya masing-masing.

 

“Pedoman pelaksanaannya telah jelas. Baik itu Undang-Undang maupun Perbup maupun pendampingan yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan anggaran,” jelasnya. (kry/ij/ram)

SAMBUTAN: Bupati Tanbu H Sudian Noor menyampaikan sambutan pada Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD tahun 2019 untuk rencana 2020, di Mahligai Bersujud Kapet Batulicin. (Foto Karyono/Radar Banjarmasin).

BATULICIN – Dalam rangka memaksimalkan penyusunan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Pemkab Tanbu menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD tahun 2019 untuk rencana 2020, di Mahligai Bersujud Kapet Batulicin.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor itu, diikuti oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kepala SOPD, pimpinan lembaga, badan dan instansi vertikal, camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Sekretaris Bappeda Tanbu Ahmad Subari dalam laporannya mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk menjaring aspirasi dan harapan dari pemangku kepentingan terhadap rencana prioritas dan sasaran pembangunan tahun 2020 mendatang.

Favehotel Banjarmasin

Menurutnya, forum konsultasi publik merupakan kegiatan penting, karena menjadi salah satu tahapan dalam penyusunan RKPD Tahun 2020, sebelum pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan RKPD Kabupaten Tanah Bumbu dan Musrenbang.

“Melalui kegiatan ini diharapkan ada sinergisitas antara pemerintah kabupaten dan para pemangku kepentingan dalam upaya memaksimalkan rencana kerja tahun 2020 mendatang,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor dalam sambutannya mengatakan, di tahun 2020 mendatang, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menargetkan 11 isu strategis rencana pembangunan daerah, yang merupakan penjabaran dari program nasional dan nawacita pembangunan yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia H Joko Widodo.

Sebanyak 11 isu tersebut antara lain pembangunan bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata, lingkungan hidup, industri dan sosial, serta pemerintahan dan otonomi daerah.

“Di samping itu kita juga akan tetap memperhatikan pembangunan di bidang lainnya seperti peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan ekonomi maritim serta pemerintahan yang akuntabel yang selaras dengan nawacita Presiden kita,” jelasnya.

Dikatakannya, salah satu poin penting dalam nawacita Presiden Jokowi, adalah meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dan kualitas pendidikan melalui Program Indonesia Pintar, serta program peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program Indonesia Kerja dan Indonesia Sejahtera.

“Disamping itu dalam nawacita, juga ada program yang bertujuan untuk mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik, yang juga menjadi fokus perhatian kita dalam menyusun RKPD tahun 2020,” paparnya.

Mengingat pentingnya kegiatan tersebut, bupati mengimbau seluruh Kepala SOPD dan pemangku kepentingan serta stakeholder untuk berpikiran terbuka, integratif dan inovatif dalam mewujudkan penyelenggaraan pembangunan yang lebih terarah, terukur dan akuntabel pada tahun 2020 yang akan datang.

Perencanaan yang dilakukan seoptimal mungkin merujuk kepada hasil dari Musrenbang desa dan kecamatan.

“Usulan yang telah dibuat pemerintah desa dan kecamatan menjadi salah satu dasar dalam menyusun kegiatan SKPD sesuai dengan pagu anggaran yang tersedia,” terangnya.

Ditegaskannya, pemerintah daerah tidak pernah mengintervensi desa dalam merencanakan pembangunan di wilayahnya masing-masing.

 

“Pedoman pelaksanaannya telah jelas. Baik itu Undang-Undang maupun Perbup maupun pendampingan yang dilakukan oleh berbagai pihak dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan anggaran,” jelasnya. (kry/ij/ram)

SAMBUTAN: Bupati Tanbu H Sudian Noor menyampaikan sambutan pada Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD tahun 2019 untuk rencana 2020, di Mahligai Bersujud Kapet Batulicin. (Foto Karyono/Radar Banjarmasin).

Most Read

Artikel Terbaru

/