alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Panitia Antisipasi Membeludaknya Jamaah Haul ke-14 Guru Sekumpul

MARTAPURA – Haul ke-14 Guru Sekumpul jatuh pada tanggal 9-10 Maret 2019 nanti. Diprediksi, jumlah jemaah membeludak lebih besar dari tahun sebelumnya. Karena itu panitia juga mempersiapkan acara jauh-jauh hari sebelumnya.

Saat ini, ratusan tandon air dan beberapa dapur umum sedang dipersiapkan. Jumlah nasi bungkus sekitar satu juta. H Abdurrahman, Koordinator Dapur Umum Haul menegaskan, total dapur yang ada di posko sekitar 85 tempat.

Data ini tercatat rapi dalam buku induk mulai koordinator dapur, kontak person, wilayah didistribusi nasi bungkus serta sumber air. Sekitar 6.350 lebih juru masak, mengolah 38.100 kg daging menjadi 952.500 nasi bungkus.

Favehotel Banjarmasin

“Angka itu belum final. Saat pertemuan dengan tim kesehatan ada lagi tambahan, Dinkes Banjar mengabarkan total 97 dapur umum. Bisa saja bertambah lagi. Kami tidak mencatat dapur pribadi di rumah warga,” kata H Durahman, biasanya Abdurrahman disapa, kemarin.

Terpisah, Tim Sound System Haul H Safik menegaskan, pemasangan pengeras suara yang jadi kewajiban anggotanya juga meningkat. Radiusnya makin jauh dari tahun sebelumnya.

Total 10 speaker jenis corong telah dipasang, dicicil pelan-pelan selama 1 bulan. Kurang lebih, 25 hari sebelum hari H, ditarget selesai. Akan diuji coba pekan depan, ketika digelar maulid di Musala Ar Raudah Sekumpul.

“Kalau tahun lalu kami perkirakan sekitar 150 corong yang berhasil dipasang, karena tim berbeda jadi kami tidak mengetahui total pastinya. Untuk haul ke-14 saya perkirakan lebih banyak karena stok corong milik kami kehabisan dan harus beli yang baru, tahun lalu 102, pada 2019 ini kami tambah jadi 120 unit,” ujar Safik.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banjar juga membuka lahan baru untuk parkir. Kepala Bidang Bina Marta Ahmad Solhan mengatakan ada lokasi yang telah dirapikan tanpa alat berat yang dikelola oleh masyarakat sendiri.

“13 titik lahan parkir yang diratakan oleh alat berat atas permintaan masyarakat. Land clearing seperti ini atas usulan Kelurahan Sekumpul, datanya dari warga,” kata Solhan.

Pihaknya terus memantau 1.898,08 km jalan yang ada di Kabupaten Banjar. Itu terbagi dua yaitu 781,39 km jalan kabupaten dan 1.116,69 km ruas jalan desa. Kondisi jalan ini terus disurvei, bila ada yang rusak secepatnya diperbaiki. Apalagi itu menyangkut akses rute jemaah haul.

PDAM Intan Banjar tak mau ketinggalan. Kabag Humas M Azwar mengatakan pihaknya menambah 500 kran air untuk kebutuhan jemaah.

Selama 6 hari air bersih dari PDAM Intan Banjar gratis, sumber air itu dari jaringan yang telah ada. Tim mulai memasang, tiga hari sebelum peringatan harus selesai di 25 titik berbeda.

“Prioritas untuk dapur umum dan keran wudu para jemaah. Bisa saja jumlahnya ditambah. Saat ini kami masih menghitung tekanan air di Sekumpul. Selama 1 hari itu puncak pemakaian,” pungkasnya.(mam/ay/ran)

MARTAPURA – Haul ke-14 Guru Sekumpul jatuh pada tanggal 9-10 Maret 2019 nanti. Diprediksi, jumlah jemaah membeludak lebih besar dari tahun sebelumnya. Karena itu panitia juga mempersiapkan acara jauh-jauh hari sebelumnya.

Saat ini, ratusan tandon air dan beberapa dapur umum sedang dipersiapkan. Jumlah nasi bungkus sekitar satu juta. H Abdurrahman, Koordinator Dapur Umum Haul menegaskan, total dapur yang ada di posko sekitar 85 tempat.

Data ini tercatat rapi dalam buku induk mulai koordinator dapur, kontak person, wilayah didistribusi nasi bungkus serta sumber air. Sekitar 6.350 lebih juru masak, mengolah 38.100 kg daging menjadi 952.500 nasi bungkus.

Favehotel Banjarmasin

“Angka itu belum final. Saat pertemuan dengan tim kesehatan ada lagi tambahan, Dinkes Banjar mengabarkan total 97 dapur umum. Bisa saja bertambah lagi. Kami tidak mencatat dapur pribadi di rumah warga,” kata H Durahman, biasanya Abdurrahman disapa, kemarin.

Terpisah, Tim Sound System Haul H Safik menegaskan, pemasangan pengeras suara yang jadi kewajiban anggotanya juga meningkat. Radiusnya makin jauh dari tahun sebelumnya.

Total 10 speaker jenis corong telah dipasang, dicicil pelan-pelan selama 1 bulan. Kurang lebih, 25 hari sebelum hari H, ditarget selesai. Akan diuji coba pekan depan, ketika digelar maulid di Musala Ar Raudah Sekumpul.

“Kalau tahun lalu kami perkirakan sekitar 150 corong yang berhasil dipasang, karena tim berbeda jadi kami tidak mengetahui total pastinya. Untuk haul ke-14 saya perkirakan lebih banyak karena stok corong milik kami kehabisan dan harus beli yang baru, tahun lalu 102, pada 2019 ini kami tambah jadi 120 unit,” ujar Safik.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Banjar juga membuka lahan baru untuk parkir. Kepala Bidang Bina Marta Ahmad Solhan mengatakan ada lokasi yang telah dirapikan tanpa alat berat yang dikelola oleh masyarakat sendiri.

“13 titik lahan parkir yang diratakan oleh alat berat atas permintaan masyarakat. Land clearing seperti ini atas usulan Kelurahan Sekumpul, datanya dari warga,” kata Solhan.

Pihaknya terus memantau 1.898,08 km jalan yang ada di Kabupaten Banjar. Itu terbagi dua yaitu 781,39 km jalan kabupaten dan 1.116,69 km ruas jalan desa. Kondisi jalan ini terus disurvei, bila ada yang rusak secepatnya diperbaiki. Apalagi itu menyangkut akses rute jemaah haul.

PDAM Intan Banjar tak mau ketinggalan. Kabag Humas M Azwar mengatakan pihaknya menambah 500 kran air untuk kebutuhan jemaah.

Selama 6 hari air bersih dari PDAM Intan Banjar gratis, sumber air itu dari jaringan yang telah ada. Tim mulai memasang, tiga hari sebelum peringatan harus selesai di 25 titik berbeda.

“Prioritas untuk dapur umum dan keran wudu para jemaah. Bisa saja jumlahnya ditambah. Saat ini kami masih menghitung tekanan air di Sekumpul. Selama 1 hari itu puncak pemakaian,” pungkasnya.(mam/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/