alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Saturday, 2 July 2022

Astaga..! Terbakarnya Ponpes Ummul Qura HSU Karena Ulah Iseng Santri

AMUNTAl – Penyebab terbakarnya Pondok Pesantren Ummul Qura di Desa Bayur RT 04 Kecamatan Haur Gading, Minggu (17/2) sekira pukul 09.30 Wita diduga karena kelalaian santri.  Ponpes pun menderita kerugian tak kurang dari Rp200 juta.

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan SIK melalui Kapolsek Amuntai Utara Ipda Sutopo menjelaskan bahwa setelah dilakukan olah tempat kejadian perkasa, disimpulkan bahwa kebakaran disebabkan ulah iseng santri yang membakar sudut ranjang yang kemudian dimatikan.

“Santri berinisial AFB iseng membakar tempat tidur di ruang UKS lantai 2 kemudian dimatikan lagi dengan tangan.Lalu dibakar lagi dan dimatikan lagi secara berulang-ulang. Kemudian oleh santri An. Muhammad Abqori Bin Nurdin ditegur agar jangan bermain api,” ungkap Topo sapaan akrabnya.

Favehotel Banjarmasin

Namun, tanpa sengaja api tersebut membakar sebagian tempat tidur bagian atas yang ada di ruang tersebut, mengetahui ada sebagian tempat tidur (terbuat dari busa) terbakar kemudian pelaku berusaha mematikan dengan cara menyiram dengan air menggunakan gayung namun upayanya gagal, sebab api terus membesar.

“UKS dan seluruh isi kantin yang berada dilantai 3 bangunan tersebut habis terbakar. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian -/+ sebesar Rp 200.000.000,” pungkasnya.  Selengkapnya baca koran Radar Banjarmasin edisi Senin 18 Feruari 2019.  (mar/ema)

 

AMUNTAl – Penyebab terbakarnya Pondok Pesantren Ummul Qura di Desa Bayur RT 04 Kecamatan Haur Gading, Minggu (17/2) sekira pukul 09.30 Wita diduga karena kelalaian santri.  Ponpes pun menderita kerugian tak kurang dari Rp200 juta.

Kapolres HSU AKBP Ahmad Arif Sopiyan SIK melalui Kapolsek Amuntai Utara Ipda Sutopo menjelaskan bahwa setelah dilakukan olah tempat kejadian perkasa, disimpulkan bahwa kebakaran disebabkan ulah iseng santri yang membakar sudut ranjang yang kemudian dimatikan.

“Santri berinisial AFB iseng membakar tempat tidur di ruang UKS lantai 2 kemudian dimatikan lagi dengan tangan.Lalu dibakar lagi dan dimatikan lagi secara berulang-ulang. Kemudian oleh santri An. Muhammad Abqori Bin Nurdin ditegur agar jangan bermain api,” ungkap Topo sapaan akrabnya.

Favehotel Banjarmasin

Namun, tanpa sengaja api tersebut membakar sebagian tempat tidur bagian atas yang ada di ruang tersebut, mengetahui ada sebagian tempat tidur (terbuat dari busa) terbakar kemudian pelaku berusaha mematikan dengan cara menyiram dengan air menggunakan gayung namun upayanya gagal, sebab api terus membesar.

“UKS dan seluruh isi kantin yang berada dilantai 3 bangunan tersebut habis terbakar. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian -/+ sebesar Rp 200.000.000,” pungkasnya.  Selengkapnya baca koran Radar Banjarmasin edisi Senin 18 Feruari 2019.  (mar/ema)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/