alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Sunday, 3 July 2022

Jaga Kamtibmas, Jangan Sampai Karena Pilpres Kita Bacakut

BANJARMASIN – Demi menjaga keamanan dan ketertiban jelang Pileg dan Pilpres, kepolisian terus membangun kemitraan dengan masyarakat. Seperti yang dilakukan, Sabtu (2/2) malam.

Bekerjasama dengan DPC Rabithah Alawiyah Banjarmasin, kepolisian menggelar Forum Silaturahmi Habib Ulama dan Umara. Digelar di Jalan Pekapuran B, Banjarmasin Tengah.

Meski acara baru dimulai sekitar pukul 20.00 Wita, banyak warga yang berdatangan lebih awal.

Favehotel Banjarmasin

Mereka ingin mendengarkan tausiah dari Habib Iberahim bin Hamid Assegaf dari Kintap dan Al Allamah Al Habib Ahmad bin usin Aidid, dari Hadral Maut.

Ketua DPC Rabithah Alawiyah Banjarmasin, Muhammad Ali Al Habsy menyebut, kedatangan tamu dari Hadral Maut ini memang tak sekadar silaturahmi. Tapi sekaligus memberikan pelajaran tentang agama Islam.

“Acara ini kami gelar bersama Polresta Banjarmasin,” katanya.

Pria yang biasa dipanggil Habib Ayib ini mengatakan, selain diisi dengan ceramah, kegiatan juga bermuatan imbauan dari kepolisian. Terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2019 yang sebentar lagi akan digelar serentak di seluruh Indonesia.

“Sesuai dengan tema yang diangkat; Dalam Rangka Terciptanya Pemilu Aman Damai dan Sejuk Serta Kamtibmas di Banjarmasin,” sebutnya.

Sementara itu, Wakapolresta Banjarmasin, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rahmat Budi Handoko mengatakan, mereka tak bisa bekerja sendiri.

Dalam upaya menciptakan kondisi kamtibmas, butuh bantuan semua pihak. Termasuk ulama, habib, tokoh masyarakat dan sebagainya.

“Supaya bisa menjaga situasi kamtibmas. Karena, yang penting itu adalah kedamaian,” ujar Rahmat.

Jelang Pilpres maupun Pileg, situasi memang cukup hangat. Rahmat mengimbau, jangan sampai perbedaan pilihan membuat permusuhan.

“Kita semua ini adalah saudara. Cuma berbeda, jangan jadi bermusuhan,” ucapnya.

Di hadapan ratusan jemaah, Rahmat berpesan. Jika melihat atau mendengar sesuatu yang dapat menimbulkan konflik, segeralah melapor ke kantor polisi terdekat.

“Nomor kontak saya aktif terus. Atau polsek terdekat, biar dapat segera ditindaklanjuti,” imbaunya.

Senada dengan Rahmat, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina juga punya pesan. Agar warganya tetap menjaga situasi Banjarmasin yang kondusif ini.

“Mudah-mudahan. Jangan sampai, karena Pilpres, kita becakut,” pesannya. (gmp/at/nur)

BANJARMASIN – Demi menjaga keamanan dan ketertiban jelang Pileg dan Pilpres, kepolisian terus membangun kemitraan dengan masyarakat. Seperti yang dilakukan, Sabtu (2/2) malam.

Bekerjasama dengan DPC Rabithah Alawiyah Banjarmasin, kepolisian menggelar Forum Silaturahmi Habib Ulama dan Umara. Digelar di Jalan Pekapuran B, Banjarmasin Tengah.

Meski acara baru dimulai sekitar pukul 20.00 Wita, banyak warga yang berdatangan lebih awal.

Favehotel Banjarmasin

Mereka ingin mendengarkan tausiah dari Habib Iberahim bin Hamid Assegaf dari Kintap dan Al Allamah Al Habib Ahmad bin usin Aidid, dari Hadral Maut.

Ketua DPC Rabithah Alawiyah Banjarmasin, Muhammad Ali Al Habsy menyebut, kedatangan tamu dari Hadral Maut ini memang tak sekadar silaturahmi. Tapi sekaligus memberikan pelajaran tentang agama Islam.

“Acara ini kami gelar bersama Polresta Banjarmasin,” katanya.

Pria yang biasa dipanggil Habib Ayib ini mengatakan, selain diisi dengan ceramah, kegiatan juga bermuatan imbauan dari kepolisian. Terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2019 yang sebentar lagi akan digelar serentak di seluruh Indonesia.

“Sesuai dengan tema yang diangkat; Dalam Rangka Terciptanya Pemilu Aman Damai dan Sejuk Serta Kamtibmas di Banjarmasin,” sebutnya.

Sementara itu, Wakapolresta Banjarmasin, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rahmat Budi Handoko mengatakan, mereka tak bisa bekerja sendiri.

Dalam upaya menciptakan kondisi kamtibmas, butuh bantuan semua pihak. Termasuk ulama, habib, tokoh masyarakat dan sebagainya.

“Supaya bisa menjaga situasi kamtibmas. Karena, yang penting itu adalah kedamaian,” ujar Rahmat.

Jelang Pilpres maupun Pileg, situasi memang cukup hangat. Rahmat mengimbau, jangan sampai perbedaan pilihan membuat permusuhan.

“Kita semua ini adalah saudara. Cuma berbeda, jangan jadi bermusuhan,” ucapnya.

Di hadapan ratusan jemaah, Rahmat berpesan. Jika melihat atau mendengar sesuatu yang dapat menimbulkan konflik, segeralah melapor ke kantor polisi terdekat.

“Nomor kontak saya aktif terus. Atau polsek terdekat, biar dapat segera ditindaklanjuti,” imbaunya.

Senada dengan Rahmat, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina juga punya pesan. Agar warganya tetap menjaga situasi Banjarmasin yang kondusif ini.

“Mudah-mudahan. Jangan sampai, karena Pilpres, kita becakut,” pesannya. (gmp/at/nur)

Most Read

Artikel Terbaru

/