alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Parah!! Tumpukan Sampah Mencapai Puluhan Meter

BANJARBARU – Permasalahan tempat pembuangan sementara (TPS) tidak resmi atau liar di Banjarbaru tak ada habisnya. Hingga kini, masih marak sampah menumpuk di beberapa tempat yang seharusnya tidak boleh dijadikan TPS.

Seperti yang terlihat di Jalan Lingkar Utara, Kecamatan Liang Anggang, Sabtu (29/12) kemarin. Terlihat sampah menumpuk di sepanjang jalan yang seharusnya tidak diperkenankan jadi tempat pembuangan.

Sampah yang menumpuk sendiri seakan dibiarkan oleh instansi terkait, sebab panjangnya diperkirakan mencapai 20 meter. Sementara jenis sampahnya bermacam-macam. Ada sampah plastik, bekas botol air mineral hingga ranting pohon.

Saat dikonfirmasi, Kabid Persampahan Dinas LH Banjarbaru Subhan mengatakan bahwa pihaknya sudah memetakan di mana saja lokasi TPS liar. Termasuk yang berada di Jalan Lingkar Utara.

“Semua TPS liar selalu kami swepping. Kalau sudah banyak baru kami angkut. Kalau yang di Jalan Lingkar Utara masih menunggu giliran angkut,” katanya.

Dia menambahkan, dari data yang mereka himpun total ada 30 lebih TPS liar yang tersebar di Kota Banjarbaru. “Kami cukup kewalahan mengangkut sampah di TPS liar. Tapi, mau tidak mau harus kami angkut. Kalau tidak akan bertambah banyak,” tambahnya.

Namun yang membuat dia jengkel, ketika sampah di TPS liar mereka angkut pada pagi hari. Di siang harinya, sampah ternyata kembali menumpuk. “Ini lantaran kebiasaan masyarakat yang tak mau ribet membuang sampah di TPS resmi yang jaraknya lebih jauh dari TPS liar,” ungkapnya. (ris/al/ram)

BANJARBARU – Permasalahan tempat pembuangan sementara (TPS) tidak resmi atau liar di Banjarbaru tak ada habisnya. Hingga kini, masih marak sampah menumpuk di beberapa tempat yang seharusnya tidak boleh dijadikan TPS.

Seperti yang terlihat di Jalan Lingkar Utara, Kecamatan Liang Anggang, Sabtu (29/12) kemarin. Terlihat sampah menumpuk di sepanjang jalan yang seharusnya tidak diperkenankan jadi tempat pembuangan.

Sampah yang menumpuk sendiri seakan dibiarkan oleh instansi terkait, sebab panjangnya diperkirakan mencapai 20 meter. Sementara jenis sampahnya bermacam-macam. Ada sampah plastik, bekas botol air mineral hingga ranting pohon.

Saat dikonfirmasi, Kabid Persampahan Dinas LH Banjarbaru Subhan mengatakan bahwa pihaknya sudah memetakan di mana saja lokasi TPS liar. Termasuk yang berada di Jalan Lingkar Utara.

“Semua TPS liar selalu kami swepping. Kalau sudah banyak baru kami angkut. Kalau yang di Jalan Lingkar Utara masih menunggu giliran angkut,” katanya.

Dia menambahkan, dari data yang mereka himpun total ada 30 lebih TPS liar yang tersebar di Kota Banjarbaru. “Kami cukup kewalahan mengangkut sampah di TPS liar. Tapi, mau tidak mau harus kami angkut. Kalau tidak akan bertambah banyak,” tambahnya.

Namun yang membuat dia jengkel, ketika sampah di TPS liar mereka angkut pada pagi hari. Di siang harinya, sampah ternyata kembali menumpuk. “Ini lantaran kebiasaan masyarakat yang tak mau ribet membuang sampah di TPS resmi yang jaraknya lebih jauh dari TPS liar,” ungkapnya. (ris/al/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/