alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Perguruan Karate Bersatu, Sepakat Pilih Paman Birin

BANJARMASIN – Perguruan karate di Kalsel nampaknya bakal bersatu padu. Pasalnya, perguruan karate yang ada di Kalsel sudah sepakat memilih Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor sebagai Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kalsel.

Kesepakatan ini diraih usai pelaksanaan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Forki Kalsel di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Kamis (27/12).

Agenda Musprovlub Forki Kalsel dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Forki Pusat, Lumban Sianipar, serta Kepala Bidang Organisasi Forki Pusat, Rudy Gunarto.

“Saya ke Banjarmasin atas inisiatif dari Kadispora Kalsel, Zakly Asswan. Yakni, untuk membenahi kepengurusan Forki Kalsel yang sudah demisioner sejak November tadi,” ujar Lumban.

Ditambahkan Lumban, kepengurusan Forki Kalsel yang diketuai oleh Marudut Tampubolon tak bisa diperpanjang lagi karena tidak ada sesuatu yang darurat.

“Permohonan perpanjangan kepengurusan baru bisa dilakukan apabila terkait dengan suatu hal yang tidak bisa ditinggalkan. Misalnya, susunan kepengurusan Forki Pusat seharusnya berakhir Juli tadi, namun karena berdekatan dengan penyelenggaraan Asian Games 2018, maka dikeluarkanlah Surat Keputusan (SK) Perpanjangan. Kalau diadakan kongres, maka akan kesulitan menangani pertandingan cabor karate di Asian Games,” tambahnya.

Status demisioner Pengprov Forki Kalsel juga akan berdampak pada kelancaran pembinaan atlet karate di Kalsel.

“Sekarang kan sudah terpilih Ketua Pengprov Forki yang baru untuk masa bakti 2018-2022 dan akan disusun dengan proses pelantikan. Dengan demikian Forki Kalsel berhak untuk mengajukan bantuan dana dari pemerintah, dalam hal ini melalui Dispora Kalsel. Dengan demikian, proses pembinaan atlet karate di Kalsel bisa berjalan dengan optimal,” paparnya.

Dalam Musprovlub Forki Kalsel tersebut dihadiri oleh tujuh dari delapan perguruan karate di Kalsel. Yakni, Inkanas Kalsel, Inkai Kalsel, Wadokai Kalsel, Amura Kalsel, BKC (Bandung Karate Club) Kalsel, Kyokushinkai Kalsel, serta Lemkari Kalsel, kecuali Inkado Kalsel.

“Alhamdulillah, semua perguruan karate se-Kalsel sepakat bersatu di bawah kepemimpinan Paman Birin. Mudah-mudahan, ini jadi awal kebangkitan prestasi karate Kalsel,” papar Hamzah Noor, Ketua Umum Inkanas Kalsel.(oza)

BANJARMASIN – Perguruan karate di Kalsel nampaknya bakal bersatu padu. Pasalnya, perguruan karate yang ada di Kalsel sudah sepakat memilih Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor sebagai Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kalsel.

Kesepakatan ini diraih usai pelaksanaan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Forki Kalsel di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, Kamis (27/12).

Agenda Musprovlub Forki Kalsel dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Forki Pusat, Lumban Sianipar, serta Kepala Bidang Organisasi Forki Pusat, Rudy Gunarto.

“Saya ke Banjarmasin atas inisiatif dari Kadispora Kalsel, Zakly Asswan. Yakni, untuk membenahi kepengurusan Forki Kalsel yang sudah demisioner sejak November tadi,” ujar Lumban.

Ditambahkan Lumban, kepengurusan Forki Kalsel yang diketuai oleh Marudut Tampubolon tak bisa diperpanjang lagi karena tidak ada sesuatu yang darurat.

“Permohonan perpanjangan kepengurusan baru bisa dilakukan apabila terkait dengan suatu hal yang tidak bisa ditinggalkan. Misalnya, susunan kepengurusan Forki Pusat seharusnya berakhir Juli tadi, namun karena berdekatan dengan penyelenggaraan Asian Games 2018, maka dikeluarkanlah Surat Keputusan (SK) Perpanjangan. Kalau diadakan kongres, maka akan kesulitan menangani pertandingan cabor karate di Asian Games,” tambahnya.

Status demisioner Pengprov Forki Kalsel juga akan berdampak pada kelancaran pembinaan atlet karate di Kalsel.

“Sekarang kan sudah terpilih Ketua Pengprov Forki yang baru untuk masa bakti 2018-2022 dan akan disusun dengan proses pelantikan. Dengan demikian Forki Kalsel berhak untuk mengajukan bantuan dana dari pemerintah, dalam hal ini melalui Dispora Kalsel. Dengan demikian, proses pembinaan atlet karate di Kalsel bisa berjalan dengan optimal,” paparnya.

Dalam Musprovlub Forki Kalsel tersebut dihadiri oleh tujuh dari delapan perguruan karate di Kalsel. Yakni, Inkanas Kalsel, Inkai Kalsel, Wadokai Kalsel, Amura Kalsel, BKC (Bandung Karate Club) Kalsel, Kyokushinkai Kalsel, serta Lemkari Kalsel, kecuali Inkado Kalsel.

“Alhamdulillah, semua perguruan karate se-Kalsel sepakat bersatu di bawah kepemimpinan Paman Birin. Mudah-mudahan, ini jadi awal kebangkitan prestasi karate Kalsel,” papar Hamzah Noor, Ketua Umum Inkanas Kalsel.(oza)

Most Read

Artikel Terbaru

/