alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Arus Penerbangan Keluar Kalsel Mulai Meningkat

BANJARBARU – Beberapa hari menjelang tahun baru 2019, Bandara Syamsudin Noor Kamis (27/12) kemarin tampak lebih ramai dari biasanya. Puluhan calon penumpang terlihat duduk di lobi, menunggu panggilan ceck-in dari maskapai yang mereka gunakan.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun Posko Terpadu Bandara Syamsudin Noor jumlah penumpang dalam tiga hari terakhir memang mulai mengalami peningkatan.

Senin (24/12) tadi, jumlah penumpang hanya 8.974 orang. Meningkat menjadi 10.376 penumpang pada hari berikutnya. Kemudian, pada Rabu (26/12) tadi jumlah penumpang sempat menurun. Namun, relatif kecil karena masih di atas 10 ribu orang. Yaitu, 10.210 penumpang.

Para penumpang yang memadati Bandara Syamsudin Noor sendiri, sebagian besar ingin pulang ke kampung halaman atau berpergian untuk menghabiskan waktu libur tahun baru. Seperti halnya, Santoso, warga Guntung manggis ini mengajak anak dan istrinya pulang kampung ke Banyuwangi, Jawa Timur.

“Mumpung anak libur sekolah Mas. Nanti, setelah tahun baru balik lagi ke sini,” katanya kepada Radar Banjarmasin saat menunggu panggilan check-in di lobi Bandara Syamsudin Noor, kemarin.

Sementara itu, General Manager Bandara Syamsudin Noor, Indah Preastuty mengungkapkan bahwa penumpang mulai meningkat sejak libur sekolah tiba beberapa hari yang lalu.

Untuk menghadapi lonjakan penumpang, dia menyampaikan, Bandara Syamsudin Noor telah mendirikan posko monitoring. “Posko dibuka selama 18 hari dari 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019 mendatang,” katanya.

Dia menambahkan, posko diisi oleh berbagai instansi. Diantaranya, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Darat, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Polri, Air Navigation Indonesia, BMKG, Basarnas, maskapai dan groundhandling.

“Kami siap melayani angkutan natal dan tahun baru. Untuk kesiapannya, kami sudah koordinasikan dengan seluruh jajaran posko agar selalu siaga,” tambahnya.

Selain mendirikan posko, wanita yang akrab disapa Indah ini menyampaikan bahwa pihaknya juga mempersiapkan tempat beristirahat bagi penumpang yang datang mendahului jadwal keberangkatannya.

“Penumpang yang ingin beristirahat bisa dialokasikan ke ruangan sebelah ATM Center dan teras Masjid yang berada di lingkungan Bandara Syamsuddin Noor,” ucapnya.

Sedangkan, jika terjadi penumpukan kendaraan di area parkir. Bandara Syamsudin Noor membuka area VVIP, sebagai parkir sementara. Serta alternatif lain dengan menggunakan parkir inap Kokapura, parkir inap APS, lahan parkir perkantoran, serta lapangan bola.

“Diharapkan semua upaya ini mampu mengurangi kendala penumpukan penumpang,” pungkas Indah. (ris/ay/ran)

BANJARBARU – Beberapa hari menjelang tahun baru 2019, Bandara Syamsudin Noor Kamis (27/12) kemarin tampak lebih ramai dari biasanya. Puluhan calon penumpang terlihat duduk di lobi, menunggu panggilan ceck-in dari maskapai yang mereka gunakan.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun Posko Terpadu Bandara Syamsudin Noor jumlah penumpang dalam tiga hari terakhir memang mulai mengalami peningkatan.

Senin (24/12) tadi, jumlah penumpang hanya 8.974 orang. Meningkat menjadi 10.376 penumpang pada hari berikutnya. Kemudian, pada Rabu (26/12) tadi jumlah penumpang sempat menurun. Namun, relatif kecil karena masih di atas 10 ribu orang. Yaitu, 10.210 penumpang.

Para penumpang yang memadati Bandara Syamsudin Noor sendiri, sebagian besar ingin pulang ke kampung halaman atau berpergian untuk menghabiskan waktu libur tahun baru. Seperti halnya, Santoso, warga Guntung manggis ini mengajak anak dan istrinya pulang kampung ke Banyuwangi, Jawa Timur.

“Mumpung anak libur sekolah Mas. Nanti, setelah tahun baru balik lagi ke sini,” katanya kepada Radar Banjarmasin saat menunggu panggilan check-in di lobi Bandara Syamsudin Noor, kemarin.

Sementara itu, General Manager Bandara Syamsudin Noor, Indah Preastuty mengungkapkan bahwa penumpang mulai meningkat sejak libur sekolah tiba beberapa hari yang lalu.

Untuk menghadapi lonjakan penumpang, dia menyampaikan, Bandara Syamsudin Noor telah mendirikan posko monitoring. “Posko dibuka selama 18 hari dari 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2019 mendatang,” katanya.

Dia menambahkan, posko diisi oleh berbagai instansi. Diantaranya, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Darat, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Polri, Air Navigation Indonesia, BMKG, Basarnas, maskapai dan groundhandling.

“Kami siap melayani angkutan natal dan tahun baru. Untuk kesiapannya, kami sudah koordinasikan dengan seluruh jajaran posko agar selalu siaga,” tambahnya.

Selain mendirikan posko, wanita yang akrab disapa Indah ini menyampaikan bahwa pihaknya juga mempersiapkan tempat beristirahat bagi penumpang yang datang mendahului jadwal keberangkatannya.

“Penumpang yang ingin beristirahat bisa dialokasikan ke ruangan sebelah ATM Center dan teras Masjid yang berada di lingkungan Bandara Syamsuddin Noor,” ucapnya.

Sedangkan, jika terjadi penumpukan kendaraan di area parkir. Bandara Syamsudin Noor membuka area VVIP, sebagai parkir sementara. Serta alternatif lain dengan menggunakan parkir inap Kokapura, parkir inap APS, lahan parkir perkantoran, serta lapangan bola.

“Diharapkan semua upaya ini mampu mengurangi kendala penumpukan penumpang,” pungkas Indah. (ris/ay/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/