alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Sempat Buron Satu Bulan, Pembunuh Seorang Nenek di Mabuun Berhasil di Amankan

TANJUNG – Setelah sebulan lebih berhasil kabur dari kejaran petugas, akhirnya Kahar (33) Warga Muara Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala, berhasil dibekuk jajaran Polres Tabalong.

Pria berambut cepak itu diringkus Unit Opsnal Satreskrim Polres Tabalong ketika sedang istirahat di rumahnya.

Pengamanan itu dilakukan karena Kahar merupakan dugaan pelaku pembunuhan nenek beusia 65 tahun bernama H Rumiah, yang dibunuh di rumahnya Pasar Mabuun Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong, Minggu (18/11) lalu.

Ketika diintrogasi, ternyata dia pun mengakui perbuatan melakukan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban nenek Rumiah (Alm) meninggal dunia.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasatreskrim Polres Tabalong, Iptu Matnur membenarkan peristiwa tersebut. “Pelaku setelah lakukan aksinya kabur ke rumahnya di Kabupaten Batola,” katanya, Rabu (26/12/18).

Ia memberitahukan, penangkapan pelaku pada Minggu (18/12/18) kemarin itu berkat kerja keras Jajaran Opsnal Polres Tabalong.

Dari keterangan yang berhasil diperoleh Polres Tabalong, pelaku melakukan aksinya dengan berpura-pura membeli minuman kemasan botol yang dijual korban, seketika melihat korban mengenakan kalung emas.

Saat suasana sepi menjelang Magrib, pelaku mendorong nenek Rumiah ke dalam rumah dan menganiayanya hingga meninggal dunia. Kemudian dia kabur membawa kalung dan telpon genggam korban.

“Motif pelaku masalah ekonomi. Karena kehabisan uang setelah datang dari Kalimantan Timur,” jelasnya.

Baju daster panjang, tali warna putih sepanjang sekitar satu meter, sarung motif kotak-kotak ungu hijau, bra putih, celana dalam putih dan kasur merah menjadi barang bukti pembunuhan tersebut. (ibn)

 

TANJUNG – Setelah sebulan lebih berhasil kabur dari kejaran petugas, akhirnya Kahar (33) Warga Muara Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala, berhasil dibekuk jajaran Polres Tabalong.

Pria berambut cepak itu diringkus Unit Opsnal Satreskrim Polres Tabalong ketika sedang istirahat di rumahnya.

Pengamanan itu dilakukan karena Kahar merupakan dugaan pelaku pembunuhan nenek beusia 65 tahun bernama H Rumiah, yang dibunuh di rumahnya Pasar Mabuun Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong, Minggu (18/11) lalu.

Ketika diintrogasi, ternyata dia pun mengakui perbuatan melakukan pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban nenek Rumiah (Alm) meninggal dunia.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui Kasatreskrim Polres Tabalong, Iptu Matnur membenarkan peristiwa tersebut. “Pelaku setelah lakukan aksinya kabur ke rumahnya di Kabupaten Batola,” katanya, Rabu (26/12/18).

Ia memberitahukan, penangkapan pelaku pada Minggu (18/12/18) kemarin itu berkat kerja keras Jajaran Opsnal Polres Tabalong.

Dari keterangan yang berhasil diperoleh Polres Tabalong, pelaku melakukan aksinya dengan berpura-pura membeli minuman kemasan botol yang dijual korban, seketika melihat korban mengenakan kalung emas.

Saat suasana sepi menjelang Magrib, pelaku mendorong nenek Rumiah ke dalam rumah dan menganiayanya hingga meninggal dunia. Kemudian dia kabur membawa kalung dan telpon genggam korban.

“Motif pelaku masalah ekonomi. Karena kehabisan uang setelah datang dari Kalimantan Timur,” jelasnya.

Baju daster panjang, tali warna putih sepanjang sekitar satu meter, sarung motif kotak-kotak ungu hijau, bra putih, celana dalam putih dan kasur merah menjadi barang bukti pembunuhan tersebut. (ibn)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/