alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Pemko dan Polres Banjarbaru Tutup THM dan Billiar Selama Dua Hari

BANJARBARU – Dua hari ke depan. Para penikmat dunia malam di Banjarbaru harus gigit jari. Sebab, tempat hiburan malam (THM) dan biliar di wilayah Banjarbaru tidak diperbolehkan beroperasi. Dimulai dari Senin (24/12) hingga Rabu (26/12).

Kebijakan ini sendiri telah disepakati dalam rapat Koordinasi antara Pemerintah Kota Banjarbaru dan Polres Banjarbaru.

Kedua instansi ini juga mengundang Pengelola dan pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Banjarbaru dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin (24/12) di Aula Sanika Satyawada Polres Banjarbaru.

Di hadapan para pengelola dan pemilik THM. Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya, memberikan pandangannya terkait kebijakan ini. Menurutnya hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kerawanan yang terjadi saat malam natal maupun pergantian tahun.

“Ada beberapa tingkat kerawanan di Kota Banjarbaru saat Natal dan Tahun baru 2019. Saya mengimbau kepada Pengelola dan pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) agar bekerja sama untuk mengantisipasi kerawanan yang bakal terjadi,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda Olahraga kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru, Hidayaturahman sudah menyebarkan surat edaran tentang penutupan THM terkait perayaan Natal 2018 di Kota Banjarbaru.

“Surat edaran itu dibuat sebagai bentuk perlakuan yang sama dan penghormatan dari pemerintah kepada seluruh umat beragama. Ini untuk menjaga ketertiban dan kedamaian dalam melaksanakan aktivitas ibadah di Kota Banjarbaru,” sebutnya.

Kasat Intelkam Polres Banjarbaru, AKP Tatang Suryawan juga mengamini pandangan Kadisporabudpar. Diungkapkannya bahwa keputusan ini menekankan kepada Pengelola dan pemilik THM untuk menghormati dan menjalankan kesepakatan yang sudah disetujui bersama.

“Semoga rakor ini momentum untuk menandai kebersamaan kita mengantisipasi hal-hal menjelang Natal dan tahun baru. Khususnya terkait keamanan di Kota Banjarbaru,” pesannya.

Adapun dalam surat edaran ini disebutkan bahwa THM dan biliar hanya boleh beroperasi di hari Senin (24/12) hingga pukul 17.00 WITA. Lalu diizinkan beroperasi kembali pada Rabu (26/12) pukul 11.00 WITA.

Larangan ini sendiri tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwali) No. 80 tahun 2016. Yakni tentang Pengaturan izin usaha hiburan Umum, Rekreasi, Olahraga pada BAB IV pasal 5 poin 2 disebutkan bahwa berkewajiban menutup usahanya di hari besar keagamaan. (rvn/al/bin)

BANJARBARU – Dua hari ke depan. Para penikmat dunia malam di Banjarbaru harus gigit jari. Sebab, tempat hiburan malam (THM) dan biliar di wilayah Banjarbaru tidak diperbolehkan beroperasi. Dimulai dari Senin (24/12) hingga Rabu (26/12).

Kebijakan ini sendiri telah disepakati dalam rapat Koordinasi antara Pemerintah Kota Banjarbaru dan Polres Banjarbaru.

Kedua instansi ini juga mengundang Pengelola dan pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Banjarbaru dalam rapat koordinasi yang digelar pada Senin (24/12) di Aula Sanika Satyawada Polres Banjarbaru.

Di hadapan para pengelola dan pemilik THM. Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya, memberikan pandangannya terkait kebijakan ini. Menurutnya hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kerawanan yang terjadi saat malam natal maupun pergantian tahun.

“Ada beberapa tingkat kerawanan di Kota Banjarbaru saat Natal dan Tahun baru 2019. Saya mengimbau kepada Pengelola dan pemilik Tempat Hiburan Malam (THM) agar bekerja sama untuk mengantisipasi kerawanan yang bakal terjadi,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda Olahraga kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Banjarbaru, Hidayaturahman sudah menyebarkan surat edaran tentang penutupan THM terkait perayaan Natal 2018 di Kota Banjarbaru.

“Surat edaran itu dibuat sebagai bentuk perlakuan yang sama dan penghormatan dari pemerintah kepada seluruh umat beragama. Ini untuk menjaga ketertiban dan kedamaian dalam melaksanakan aktivitas ibadah di Kota Banjarbaru,” sebutnya.

Kasat Intelkam Polres Banjarbaru, AKP Tatang Suryawan juga mengamini pandangan Kadisporabudpar. Diungkapkannya bahwa keputusan ini menekankan kepada Pengelola dan pemilik THM untuk menghormati dan menjalankan kesepakatan yang sudah disetujui bersama.

“Semoga rakor ini momentum untuk menandai kebersamaan kita mengantisipasi hal-hal menjelang Natal dan tahun baru. Khususnya terkait keamanan di Kota Banjarbaru,” pesannya.

Adapun dalam surat edaran ini disebutkan bahwa THM dan biliar hanya boleh beroperasi di hari Senin (24/12) hingga pukul 17.00 WITA. Lalu diizinkan beroperasi kembali pada Rabu (26/12) pukul 11.00 WITA.

Larangan ini sendiri tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwali) No. 80 tahun 2016. Yakni tentang Pengaturan izin usaha hiburan Umum, Rekreasi, Olahraga pada BAB IV pasal 5 poin 2 disebutkan bahwa berkewajiban menutup usahanya di hari besar keagamaan. (rvn/al/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/