alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Duet Kepemimpinan Kalsel Menuai Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Duet kepemimpinan Gubernur H Sahbirin Noor bersama Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan  kembali mengharumkan Banua.

Tercatat sudah puluhan prestasi nasional selama dua bulan terakhir di tahun 2018. Efek positifnya, citra provinsi tertua di Pulau Kalimantan itu semakin terangkat dan bersinar di skala nasional.

Prestasi terbaru datang dari dua lembaga resmi negara, yaitu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Bertempat di Kantor Istana Wakil Presiden RI, Rabu 19/12), Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menerima Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018, diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise.

Di hari yang sama, Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan mewakili Gubernur H Sahbirin Noor, di Gedung Utama LIPI, Jl Gatot Subroto Jakarta, juga menerima penghargaan dari Lembaga Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai apresiasi dukungan nyata kepala daerah dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pengembangan teknologi.

“ Anugerah Parahita Ekapraya layak diberikan kepada provinsi yang selama ini memiliki kepedulian nyata dalam upaya meningkatkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan terhadap anak,” terang Yohana.

Penghargaan Parahita Ekapraya , sebut menteri, bertujuan memberikan motivasi kepada daerah agar terus meningkatkan upaya peningkatan kualitas terhadap perempuan dan perlindungan anak.

“ Daerah yang mendapatkan penghargaan adalah daerah yang selama ini memiliki program nyata dan berkelanjutan dalam mendukung kebijakan nasional terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” jelas Menteri Yohana.

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan, penghargaan diperoleh tidak terlepas dari koordinasi dari seluruh elemen masyarakat dan pimpinan daerah se Kalsel yang sangat baik di bidang pengarusutamaan gender dan peningkatan perlindungan anak.

“Masyarakat Kasel memang produktif dan berpikiran terbuka. Kultur pembangunannya sudah matang. Ini semua tidak terlepas dari dukungan luas segenap komponen masyarakat,” jelasnya. (bdm/ay/ran).

Duet kepemimpinan Gubernur H Sahbirin Noor bersama Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan  kembali mengharumkan Banua.

Tercatat sudah puluhan prestasi nasional selama dua bulan terakhir di tahun 2018. Efek positifnya, citra provinsi tertua di Pulau Kalimantan itu semakin terangkat dan bersinar di skala nasional.

Prestasi terbaru datang dari dua lembaga resmi negara, yaitu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Bertempat di Kantor Istana Wakil Presiden RI, Rabu 19/12), Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menerima Anugerah Parahita Ekapraya (APE) 2018, diserahkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise.

Di hari yang sama, Wakil Gubernur Kalsel H Rudy Resnawan mewakili Gubernur H Sahbirin Noor, di Gedung Utama LIPI, Jl Gatot Subroto Jakarta, juga menerima penghargaan dari Lembaga Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai apresiasi dukungan nyata kepala daerah dalam memajukan ilmu pengetahuan dan pengembangan teknologi.

“ Anugerah Parahita Ekapraya layak diberikan kepada provinsi yang selama ini memiliki kepedulian nyata dalam upaya meningkatkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan terhadap anak,” terang Yohana.

Penghargaan Parahita Ekapraya , sebut menteri, bertujuan memberikan motivasi kepada daerah agar terus meningkatkan upaya peningkatan kualitas terhadap perempuan dan perlindungan anak.

“ Daerah yang mendapatkan penghargaan adalah daerah yang selama ini memiliki program nyata dan berkelanjutan dalam mendukung kebijakan nasional terkait pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” jelas Menteri Yohana.

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan, penghargaan diperoleh tidak terlepas dari koordinasi dari seluruh elemen masyarakat dan pimpinan daerah se Kalsel yang sangat baik di bidang pengarusutamaan gender dan peningkatan perlindungan anak.

“Masyarakat Kasel memang produktif dan berpikiran terbuka. Kultur pembangunannya sudah matang. Ini semua tidak terlepas dari dukungan luas segenap komponen masyarakat,” jelasnya. (bdm/ay/ran).

Most Read

Artikel Terbaru

/