alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Apes!! Kabel Jatuh Buat Aksi Pencurian Diketahui Warga

BANJARBARU – Ade Ramadhan (29) dan Fahmi (34), dua warga Kelurahan Kuin Selatan Banjarmasin tak berkutik kala diamankan jajaran Polsek Banjarbaru Barat. Mereka tertangkap basah ingin mencuri kabel milik Telkom, di Jalan Manggis, Kelurahan Syamsudin Noor, Minggu (16/12) tadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, keduanya berhasil diciduk usai salah seorang saksi melaporkan aksi mereka ke kepolisian melalui aplikasi Siharat Polres Banjarbaru. 

Saksi mengetahui percobaan pencurian tersebut, lantaran mendengar suara benda yang jatuh. Ketika berkunjung ke rumah keluarganya di dekat TKP.

“Saat mendengar suara, saksi lalu melihat kabel jatuh. Tidak lama dia mendapati ada dua orang sedang memotong kabel dan menggulungnya,” terang Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Aryansyah.

Lantaran merasa heran dengan tingkah kedua orang tersebut. Saksi ini langsung memanggil temannya yang juga seorang karyawan Telkom. Temannya langsung mendatangi kedua pelaku. Dengan maksud menanyakan perihal surat tugas pemotongan kabel.

Karena bukan resmi utusan Telkom. Kedua pelaku tidak bisa menunjukkan surat tugasnya. Alhasil saksi beserta temannya langsung berinisiatif melaporkan ke kepolisian lewat aplikasi Siharat.

“Usai dapat laporan, tim dari Polsek Banjarbaru Barat langsung menuju TKP tidak kurang dari lima menit. Lalu meminta keterangan saksi,” cerita Aryansyah.

Usai mendapatkan keterangan dan beberapa data. Anggota Polsek Banjarbaru Barat lalu mengamankan kedua pelaku dan langsung diproses di Mapolsek Banjarbaru Barat.

“Adapun barang bukti yang berhasil disita yakni satu pembentang gergaji besi warna kuning hitam, dua mata gergaji besi, satu gulung tali rafia dan satu unit sepeda motor,” papar Aryansyah.

Secara terpisah, Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob, mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan bernisiatif melaporkan hal-hal yang mencurigakan, apalagi mengarah ke tindakan kriminal. 

“Masyarakat dapat mendownload aplikasi Siharat Polres Banjarbaru, lalu laporkan jika ada kejadian, agar anggota bisa segera ke lokasi,” pesannya.

Kedua tersangka sendiri disangkakan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun tahun kurungan pidana. (rvn)

BANJARBARU – Ade Ramadhan (29) dan Fahmi (34), dua warga Kelurahan Kuin Selatan Banjarmasin tak berkutik kala diamankan jajaran Polsek Banjarbaru Barat. Mereka tertangkap basah ingin mencuri kabel milik Telkom, di Jalan Manggis, Kelurahan Syamsudin Noor, Minggu (16/12) tadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Radar Banjarmasin, keduanya berhasil diciduk usai salah seorang saksi melaporkan aksi mereka ke kepolisian melalui aplikasi Siharat Polres Banjarbaru. 

Saksi mengetahui percobaan pencurian tersebut, lantaran mendengar suara benda yang jatuh. Ketika berkunjung ke rumah keluarganya di dekat TKP.

“Saat mendengar suara, saksi lalu melihat kabel jatuh. Tidak lama dia mendapati ada dua orang sedang memotong kabel dan menggulungnya,” terang Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Aryansyah.

Lantaran merasa heran dengan tingkah kedua orang tersebut. Saksi ini langsung memanggil temannya yang juga seorang karyawan Telkom. Temannya langsung mendatangi kedua pelaku. Dengan maksud menanyakan perihal surat tugas pemotongan kabel.

Karena bukan resmi utusan Telkom. Kedua pelaku tidak bisa menunjukkan surat tugasnya. Alhasil saksi beserta temannya langsung berinisiatif melaporkan ke kepolisian lewat aplikasi Siharat.

“Usai dapat laporan, tim dari Polsek Banjarbaru Barat langsung menuju TKP tidak kurang dari lima menit. Lalu meminta keterangan saksi,” cerita Aryansyah.

Usai mendapatkan keterangan dan beberapa data. Anggota Polsek Banjarbaru Barat lalu mengamankan kedua pelaku dan langsung diproses di Mapolsek Banjarbaru Barat.

“Adapun barang bukti yang berhasil disita yakni satu pembentang gergaji besi warna kuning hitam, dua mata gergaji besi, satu gulung tali rafia dan satu unit sepeda motor,” papar Aryansyah.

Secara terpisah, Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob, mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan bernisiatif melaporkan hal-hal yang mencurigakan, apalagi mengarah ke tindakan kriminal. 

“Masyarakat dapat mendownload aplikasi Siharat Polres Banjarbaru, lalu laporkan jika ada kejadian, agar anggota bisa segera ke lokasi,” pesannya.

Kedua tersangka sendiri disangkakan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun tahun kurungan pidana. (rvn)

Most Read

Artikel Terbaru

/