alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Warga Anjir Pengedar Sabu Berhasil di Ringkus Polisi

BANJARMASIN – Suriyadi alias Yadi sudah lima hari mendekam di rumah tahanan Mapolresta Banjarmasin. Warga Desa Anjir Serapat Baru Kabupaten Barito Kuala itu terjerat kasus narkotika.

Lelaki 24 tahun itu mengedarkan sabu-sabu. Diringkus setelah bertransaksi dengan polisi yang menyamar menjadi pembeli. Dia dicokok di Jalan Gatot Subroto V pada Jumat (14/12).

Kasat Resnarkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Herry Purwanto menceritakan, penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat. Bahwa tersangka kerap mengedarkan sabu di kawasan Banjarmasin Timur.

Setelah diselidiki, polisi berhasil menghubungi tersangka. Polisi kemudian memancingnya dengan memesan barang haram tersebut. Seusai negosiasi singkat, lokasi dan waktu untuk transaksi disepakati.

“Lokasinya sudah kami kepung duluan. Begitu dia datang dan menyerahkan barang bukti, langsung disergap anggota,” jelas Herry, kemarin (18/12).

Dalam penangkapan, polisi menyita empat paket sabu siap edar. “Total beratnya 1,39 gram. Bukti lainnya, kami juga menyita ponsel milik tersangka,” imbuhnya.

Kasus ini sedang dalam pengembangan. Keterangan terus coba digali dari tersangka untuk mengungkap jaringannya. “Disinyalir dia terkait dengan suatu jaringan. Masih kami dalami,” pungkasnya.

Berdasarkan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, warga Anjir Muara itu diancam dengan hukuman penjara paling singkat empat tahun. (lan)

BANJARMASIN – Suriyadi alias Yadi sudah lima hari mendekam di rumah tahanan Mapolresta Banjarmasin. Warga Desa Anjir Serapat Baru Kabupaten Barito Kuala itu terjerat kasus narkotika.

Lelaki 24 tahun itu mengedarkan sabu-sabu. Diringkus setelah bertransaksi dengan polisi yang menyamar menjadi pembeli. Dia dicokok di Jalan Gatot Subroto V pada Jumat (14/12).

Kasat Resnarkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Herry Purwanto menceritakan, penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat. Bahwa tersangka kerap mengedarkan sabu di kawasan Banjarmasin Timur.

Setelah diselidiki, polisi berhasil menghubungi tersangka. Polisi kemudian memancingnya dengan memesan barang haram tersebut. Seusai negosiasi singkat, lokasi dan waktu untuk transaksi disepakati.

“Lokasinya sudah kami kepung duluan. Begitu dia datang dan menyerahkan barang bukti, langsung disergap anggota,” jelas Herry, kemarin (18/12).

Dalam penangkapan, polisi menyita empat paket sabu siap edar. “Total beratnya 1,39 gram. Bukti lainnya, kami juga menyita ponsel milik tersangka,” imbuhnya.

Kasus ini sedang dalam pengembangan. Keterangan terus coba digali dari tersangka untuk mengungkap jaringannya. “Disinyalir dia terkait dengan suatu jaringan. Masih kami dalami,” pungkasnya.

Berdasarkan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, warga Anjir Muara itu diancam dengan hukuman penjara paling singkat empat tahun. (lan)

Most Read

Artikel Terbaru

/