alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Perpisahan Empat Pemain Asing Barito

BANJARMASIN – Barito Putera sudah memastikan tak memperpanjang kontrak empat pemain asingnya pada Liga 1 2018. Mereka adalah Matias Cordoba, Aaron Evans, Marcel Sacramento hingga Douglas Packer. 

Keempat pemain tersebut sejatinya memiliki kualitas masing-masing. Bahkan Matias adalah playmaker yahud yang punya statistik operan terbaik. Jacksen Tiago pun punya alasan khusus soal hal ini. 

“Douglas bisa cetak sepuluh gol, Aaron juga sangat dominan bisa bermain di belakang dan tengah. Saya mengakui kemampuan teknis mereka luar biasa,” beber Jacksen.

“Tapi dampaknya secara kolektif kepada tim. Kami mencari pemain selain aspek teknisnya, juga lebih berwibawa. Sehingga bisa lebih mengangkat tim saat mengalami masa paceklik atau kesulitan,” jelasnya. 

Musim ini Barito sempat bersaing di papan atas. Sayangnya performa mereka kemudian inkonsisten hingga akhirnya harus finis di posisi sembilan klasemen.

Meski didepak, sederet pemain asing ini ternyata memiliki respek begitu besar kepada Barito. Salah satunya Aaron Evans. Pemain bertahan kelahiran Australia ini mengaku sangat sedih harus berpisah dengan Barito.

Bersama Barito, adalah tim Indonesia pertama yang dibela selama karir sepak bolanya.

“Sedih rasanya bagi saya. Hal ini tidak pernah saya harapkan setelah kebersamaan yang indah selama dua musim terakhir dengan Barito Putera,” tulis Evans dalam akun instagram pribadinya @aaronevans_. 

Ia juga mengaku berterima kasih kepada seluruh staf, pemain, tim pelatih dan suporter yang terus memberikan dukungan kepada tim dan dirinya. “Aku mencintai kalian semua. Itu berarti segalanya bagi saya untuk bermain di klub ini,” lanjutnya.

Di akhir, Evans pun tak lupa untuk mendoakan kesuksesan Barito musim depan. “Saya berharap semua yang terbaik di masa depan untuk tim ini. Terima kasih untuk semuanya,” tutup Evans.(bir/jy/dye)

BANJARMASIN – Barito Putera sudah memastikan tak memperpanjang kontrak empat pemain asingnya pada Liga 1 2018. Mereka adalah Matias Cordoba, Aaron Evans, Marcel Sacramento hingga Douglas Packer. 

Keempat pemain tersebut sejatinya memiliki kualitas masing-masing. Bahkan Matias adalah playmaker yahud yang punya statistik operan terbaik. Jacksen Tiago pun punya alasan khusus soal hal ini. 

“Douglas bisa cetak sepuluh gol, Aaron juga sangat dominan bisa bermain di belakang dan tengah. Saya mengakui kemampuan teknis mereka luar biasa,” beber Jacksen.

“Tapi dampaknya secara kolektif kepada tim. Kami mencari pemain selain aspek teknisnya, juga lebih berwibawa. Sehingga bisa lebih mengangkat tim saat mengalami masa paceklik atau kesulitan,” jelasnya. 

Musim ini Barito sempat bersaing di papan atas. Sayangnya performa mereka kemudian inkonsisten hingga akhirnya harus finis di posisi sembilan klasemen.

Meski didepak, sederet pemain asing ini ternyata memiliki respek begitu besar kepada Barito. Salah satunya Aaron Evans. Pemain bertahan kelahiran Australia ini mengaku sangat sedih harus berpisah dengan Barito.

Bersama Barito, adalah tim Indonesia pertama yang dibela selama karir sepak bolanya.

“Sedih rasanya bagi saya. Hal ini tidak pernah saya harapkan setelah kebersamaan yang indah selama dua musim terakhir dengan Barito Putera,” tulis Evans dalam akun instagram pribadinya @aaronevans_. 

Ia juga mengaku berterima kasih kepada seluruh staf, pemain, tim pelatih dan suporter yang terus memberikan dukungan kepada tim dan dirinya. “Aku mencintai kalian semua. Itu berarti segalanya bagi saya untuk bermain di klub ini,” lanjutnya.

Di akhir, Evans pun tak lupa untuk mendoakan kesuksesan Barito musim depan. “Saya berharap semua yang terbaik di masa depan untuk tim ini. Terima kasih untuk semuanya,” tutup Evans.(bir/jy/dye)

Most Read

Artikel Terbaru

GOR Hasanuddin Memerah

Kejurprov Atletik Dihelat Agustus

/